TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

BAGAIMANA MENGINJIL?PART 1

BAGAIMANA MENGINJIL?
CARANYA : HARUS DENGAN LEMAH LEMBUT(2 TIM 2:25 =>dan dengan LEMAH LEMBUT dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan MEMBERIKAN KESEMPATAN KEPADA MEREKA untuk BERTOBAT dan memimpin mereka sehingga mereka MENGENAL KEBENARAN,)
JIKA DENGAN MAKIAN LEBIH BAIK JANGAN MENGINJIL/BERDIALOG DENGAN MEREKA....KARENA KRISTEN DIMATA MEREKA(ISLAM) DIANGGAP SEBAGAI ORANG-ORANG YANG ZALIM(Q 9:47;Q 9:52=>DALAM PANDANGAN MEREKA,KITA AKAN MENERIMA AZAB)....

SEBAB TIDAK SEORANGPUN DAPAT DISELAMATKAN JIKA TIDAK DITARIK OLEH BAPA UNTUK DATANG KEPADA TUHAN YESUS...(Yoh. 6:44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.).JADI JIKA ADA ORANG YANG MENJADI PERCAYA KRISTUS BUKAN HASIL USAHA KITA....TETAPI KASIH KARUNIA ELOHIM SEMATA....

1. MEMAHAMI KESALAH PAHAMAN DAN FITNAH MEREKA(ISLAM) TERHADAP KE-KRISTEN-AN....

POINT-POINT PENTING KESALAH PAHAMAN TERSEBUT :

>>MENJELASKAN POSISI ISA(TUHAN YESUS) SEBAGAI ANAK ALLAH.

DALAM PANDANGAN MEREKA :
Q 9:30 Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah". Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dila'nati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?

Q 9:31 Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahibnya sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putra Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

JAWAB :


Tidak ada bukti bahwa kalangan Yahudi dan/atau Kristen menjadikan orang alim plus rahib sebagai Tuhan.
TIDAK ADA AYATNYA DITAURAT DAN KITAB PARA NABI BAHWA UZAIR(EZRA SEBAGAI PUTERA ALLAH dalam PEMAHAMAN DILAHIRKAN OLEH ALLAH tidak ada ayatnya...).


Tidak ada dalam sejarah dan keyakinan Yahudi bahwa 'Uzair (atau Ezra) itu mati selama 100 tahun dan kemudian bangkit, dan tidak benar bahwa Nebukadnezar membakar habis Tanakh Ibrani.
Ezra 7:6
Ezra ini berangkat pulang dari Babel. Ia adalah seorang ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa yang diberikan TUHAN, Allah Israel. Dan raja memberi dia segala yang diingininya, oleh karena tangan TUHAN, Allahnya, melindungi dia.
Translit, HU' 'EZRA' 'ALAH MIBAVEL VEHU'-SOFER MAHIR BETORAT MOSHEH 'ASHER-NATAN YEHOVAH 'ELOHEI YISRA'EL VAYITTEN-LO HAMELEKH KEYAD-YEHOVAH 'ELOHAV 'ALAV KOL BAKASHATO
_______
***AL MASIH ITU PUTERA ALLAH=>MEREKA(ISLAM) MENYANGKA ALLAH BERANAK....

DAKWAAN SBB :

 Q.S. 112:3
"LAM (tidak) YALID (Dia memperanakkan) WA (dan) LAM (tidak) YUULAD (Dia diperanakkan)"

Pengertian memperanakkan dan diperanakkan menurut ayat Qur'an di atas adalah pengertian anak secara biologis, bandingkan dengan kata Ibrani ילד - YALAD yõd - lâmed - dâlet . Sedangkan pengertian Anak Allah menurut Alkitab bukanlah pengertian biologis. Yesus Kristus bukanlah Anak Allah secara biologis.

Memang latar belakang zaman Jahiliyyah Arab, hanya dapat mengartikan "anak" dalam satu konteks, yakni hasil perkawinan seorang pria dengan wanita. Oleh anggapan sepihak ini, maka gencarlah ayat-ayat yang mengutuki mereka yang mengatakan "Tuhan punya anak", karena dianggapnya telah mengotorkan kemaha-sucian Allah ("Bapa") dengan menghadirkan "istri" dan "anak" yang di-Tuhan-kan bersama Allah.

"Dia tidak beristri dan tidak beranak" (Qs 6:101)
"Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri" (Qs 6:101)
"Maha suci Allah dari yang mempunyai anak" (Qs 4:171)
"Orang Nasrani berkata : 'Al-Masih itu putera Allah'....
Dilaknati Allah-lah mereka. "Hai Isa putra Maryam, adalah kamu mengatakan kepada manusia: jadikan aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah" (Qs 9:30 dan 5:116)

Dan untuk memperkuat kemanusiaan sejati dari Isa dan ibunya, Qur'an menambahkan :

"Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang rasul... dan ibunya seorang yang sangat benar, keduanya memakan makanan." (Qs 5:75)

Namun bagi umat Kristiani, wahyu ini sia-sia jikalau dimaksudkan untuk menegor mereka, karena sungguh tidak kena-mengena dengan ajaran dan iman Kristiani yang ingin dikecam.

Umat Kristiani paling percaya, lebih dari siapapun bahwa kehamilan Maria mengandung Yesus, bukan karena diperistrikan oleh siapapun dan dia adalah perawan ketika mengandung Yesus dalam tubuhnya. Yesus bukan hasil karena pembuahan biologis benih manusia, melainkan karena kandungan Roh Kudus :

* Matius 1:20
LAI TB, Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus
KJV, But while he thought on these things, behold, the angel of the LORD appeared unto him in a dream, saying, Joseph, thou son of David, fear not to take unto thee Mary thy wife: for that which is conceived in her is of the Holy Ghost.
TR, ταυτα δε αυτου ενθυμηθεντος ιδου αγγελος κυριου κατ οναρ εφανη αυτω λεγων ιωσηφ υιος δαβιδ μη φοβηθης παραλαβειν μαριαμ την γυναικα σου το γαρ εν αυτη γεννηθεν εκ πνευματος εστιν αγιου
Translit. Interlinear, tauta {hal-hal ini} de {tetapi} hautou {dia } enthumêthentos {ketika memikirkan } idou {perhatikanlah} aggelos {malaikat} kuriou {Tuhan } kat {kedalam} onar {mimpi} ephanê {menampakkan diri } autô {kepada dia} legôn {berkata} iôsêph {yusuf } huios {anak (keturunan)} dabid {daud} mê {janganlah} phobêthês {engkau merasa takut } paralabein {untuk mengambil} mariam ten {maria} gunaika {tunangan} sou {-mu} to {(Anak yang)} gar {sebab} en {didalam} autê {dia (her)} gennêthen {(dilahirkan)} ek {adalah dari/ keluar dari} pneumatos {Roh } estin hagiou {Kudus}

* Lukas 1:35 
LAI TB, Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah 
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.
TR, τ και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου
Translit. Interlinear, kai {lalu} apokritheis {menjawab } ho aggelos {malaikat} eipen {berkata} autê {kepadanya} pneuma {Roh} hagion {Kudus} epeleusetai {akan datangG} epi {atas} se {-mu} kai {dan} dunamis {kuasa} hupsistou {Yang Mahatinggi} episkiasei {akan menaungi} soi {engkau} dio {karena itu} kai {juga} to {yang} to gennômenon {dilahirkan} hagion {Kudus} klêthêsetai {akan dipanggil} huios {Anak} theou {Allah} 

Allah "Bapa" tidak mungkin mempunyai istri, dan tidak berhubungan seks dengan siapapun untuk menghasilkan anak. Itu hanya tuduhan-nyasar yang justru mengundang pertanyaan darimana pengetahuan demikian ini diperoleh dan dimasukkan dalam kesucian keagamaan. 

Pengertian "Anak Allah" ataupun "anak-anak Allah" di dalam Alkitab, tidak pernah diartikan sebagai "anak biologis". Bandingkan dengan istilah anak sungai, anak kunci, anak petir dan istilah anak lainnya seperti anak angkat, anak baju, anak batu, anak bukit, anak Jakarta, anak kandung, anak kapal, anak lidah, anak meja, anak panah, anak rambut, anak semang, anak tangga, dan seterusnya.

Israel pun disebut sebagai anak Allah, dan ini adalah gelar, bukan anak dalam pengertian biologis.
Keluaran 4:22
LAI TB, Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;
KJV, And thou shalt say unto Pharaoh, Thus saith the LORD, Israel is my son, even my firstborn:
Hebrew, 
וְאָמַרְתָּ אֶל־פַּרְעֹה כֹּה אָמַר יְהוָה בְּנִי בְכֹרִי יִשְׂרָאֵל׃
Translit, VE'AMARTA {dan engkau harus berkata} 'EL-PAR'OH {kepada Firaun} KOH {demikian} 'AMAR {firman} YEHOVAH {baca, Adonay (TUHAN)} BENI {anak-Ku} VEKHORI {anak-Ku yang sulung} YISRA'EL {Israel}

Demikian pula Salomo (nabi Sulaiman AS) pun disebut sebagai "anak Allah" (2 Samuel 7:14).

Benar, Allah memiliki banyak anak secara harfiah tetapi bukan secara biologis dengan pengertian bahwa Allah itu kawin sama perempuan, dan perempuan itu melahirkan banyak anak bagi Allah. Alkitab menulis bahwa umat percaya juga disebut sebagai anak-anak Allah : 

* Yohanes 1:12 
LAI TB, Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
KJV, But as many as received him, to them gave he power to become the sons of God, even to them that believe on his name:
TR οσοι δε ελαβον αυτον εδωκεν αυτοις εξουσιαν τεκνα θεου γενεσθαι τοις πιστευουσιν εις το ονομα αυτου
Translit Interlinear, hosoi {semua yang} de {tetapi} elabon {menerima} auton {Dia} edôken {Ia memberi} autois {kepada mereka} exousian {kuasa} tekna {anak-anak} theou {Allah } genesthai {untuk menjadi} tois {(yaitu orang-orang yang) } pisteuousin {PERCAYA } eis {PADA} to onoma {NAMA} autou {NYA} 

* Roma 8:14 
LAI TB, Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 
KJV, For as many as are led by the Spirit of God, they are the sons of God.
TR, οσοι γαρ πνευματι θεου αγονται ουτοι εισιν υιοι θεου
Translit Interlinear, hosoi {semua (orang) yang} gar {karena} pneumati {Roh } theou {Allah } agontai {dipimpin } houtoi {(orang-orang) ini } eisin {adalah } huioi {anak-anak} theou {Allah} 

* Galatia 3:26 
LAI TB, Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. 
KJV, For ye are all the children of God by faith in Christ Jesus.
TR, παντες γαρ υιοι θεου εστε δια της πιστεως εν χριστω ιησου
Translit Interlinear, pantes {semua} gar {sebab} huioi {anak-anak} theou {Allah} este {kamu adalah} dia {melalui} tês pisteôs {iman} en {di dalam} khristô {Kristus} iêsou {Yesus} 

"Anak-anak Allah" adalah manusia yang diangkat oleh Allah menjadi anak-anak-Nya. Pengangkatan ini bersyarat, menerima dan beriman kepada Yesus Kristus.

SEDANGKAN ANAK ALLAH YANG MELEKAT DALAM DIRI TUHAN YESUS ADALAH GELAR...


YESUS, ANAK ALLAH 

Dalam Perjanjian Baru, bentuk jamak "anak-anak Allah" ditujukan kepada manusia dengan persyaratan tertentu yaitu manusia yang diangkat oleh Allah menjadi anak karena percaya kepada Yesus Kristus. 

* Yohanes 1:12, 
"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;"

* Galatia 3:26, 
"Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus." 

Namun gelar "Anak Allah" dalam bentuk tunggal ditujukan kepada Yesus Kristus merujuk kepada kesamaan hakekat dengan Allah (Yohanes 1:1-14; 5:18-25; 10:30-38) 

Tidak pernah ada seorang nabi yang disebut sebagai "Anak Allah", bahkan tidak ada gelar "Anak Allah" dalam bentuk tunggal buat manusia. Ungkapan "anak-anak Allah" dalam bentuk jamak ditujukan pertama kali kepada keturunan Set (Kejadian 6:2); kedua kepada malaikat-malaikat (Ayub 1:6); ketiga, kepada bangsa Israel; dan keempat, kepada raja-raja Israel tempo doeloe. 

Maka, gelar Anak Allah dalam bentuk tunggal hanya dimiliki oleh Yesus Kristus. 

Yesus disebut Anak Allah (bentuk tunggal). Anak Allah bukan berarti bahwa Allah itu seperti seorang perempuan beranak. Anak Allah adalah gelar yang diberikan untuk menunjukkan keakraban hubungan. Yesus dan Bapa memiliki "satu" hakekat, tidak berarti bahwa kedua-duanya itu identik. 

Ayat dibawah ini menunjukkan bahwa sebutan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah yaitu menurut "daging" atau secara manusiawi : 

* Roma 1:3, 
tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud, 
TR, περι του υιου αυτου του γενομενου εκ σπερματος δαβιδ κατα σαρκα 
Translit, peri tou huiou autou tou genomenou ek spermatos dabid kata sarka 

Lebih lanjut keterangan mengenai Anak Allah 'huios theou' , sbb : 

Anak Allah (bentuk tunggal --> dalam terjemahan bahasa-bahasa yang menggunakan huruh latin ditulis dengan awalan huruf kapital) hanya Yesus Kristus, dalam ayat dibawah ini dengan jelas disebut sebagai "Anak Allah yang tunggal, monogenê" : 

* Yohanes 3:16 : 
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 
TR, ουτως γαρ ηγαπησεν ο θεος τον κοσμον ωστε τον υιον αυτου τον μονογενη εδωκεν ινα πας ο πιστευων εις αυτον μη αποληται αλλ εχη ζωην αιωνιον 
Translit Interlinear, outôs {demikian} gar {karena} êgapêsen {mengasihi} ho theos {Allah} ton kosmon {manusia di dunia} hôste {sehingga} ton huion {anak} autou ton monogenê {yang tunggal/ yang unik} edôken {Ia telah memberikan} ina {supaya} pas {setiap (orangyang)} ho pisteuôn {percaya} eis {kepada} auton {Dia} mê {tidak} apolêtai {menjadi binasa} all {melainkan} echê {beroleh} zôên {hidup} aiônion {kekal} 

Jelas dalam Lukas 1:32,35 Gelar ‘Anak Allah’ (single) adalah sebutan bagi Yesus, ketika Yesus yang adalah Allah itu menjadi manusia : 

* Lukas 1:32 
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, 
TR, ουτος εσται μεγας και υιος υψιστου κληθησεται και δωσει αυτω κυριος ο θεος τον θρονον δαβιδ του πατρος αυτου
Translit, [color=olive]outos estai megas kai huios upsistou klêthêsetai kai dôsei autô kurios ho theos ton thronon dabid tou patros autou 


* Lukas 1:35 
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. 
TR, και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου 
Translit, kai apokritheis ho aggelos eipen autê pneuma hagion epeleusetai epi se kai dunamis upsistou episkiasei soi dio kai to gennômenon hagion klêthêsetai huios theou 

Maka, istilah "Anak Allah" itu tidak berarti Allah sebagai makhluk biologis, kawin, kemudian mempunyai anak. Di era Perjanjian Lama, istilah itu ditujukan kepada keturunan Adam lewat Set yang saleh, juga ditujukan kepada para malaikat dan bangsa Israel. Cara penggunaan kepada bangsa Israel sebagai keseluruhan dan kepada raja mereka secara khusus, menyatakan hubungan mereka dengan Allah dalam arti Allah memelihara dan melindungi mereka di satu pihak, dan pada pihak lain, pelayanan dan ketaatan manusia kepada Allah. Dalam hal ini Allah dipandang sebagai seorang Bapa. 

Yesus Kristus tahu pasti hubungan-Nya yang khas dengan Allah, yang disapanya dengan akrab "Abba". Dengan latar belakang inilah dapat dipahami jika Yesus Kristus memakai istilah "Anak" untuk menyatakan hubungan-Nya dengan Allah sebagai Bapa. Dia menyatakan keakraban antara Dia dengan Allah persis sama keakraban seorang anak dengan ayahnya. 

Bandingkan bagaimana kita sendiri dapat disebut sebagai "anak bangsa" dan tanah air Indonesia dikatakan sebagai "ibu pertiwi". 





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar