TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Jawaban terhadap tanggapan MISSIONARIS(=>SAKSI YEHOVA)....

Dari semua jawaban anda ....SAYA SIMPULKAN ANDA TIDAK MENJAWAB TO THE POINT PERTANYAAN SAYA....
______________
1.SAYA BERTANYA...ADAKAH 2 JURUSELAMAT DI JAGAD RAYA INI?=>Anda tidak menjawab pertanyaan saya....


JUSTRU ANDA MENJAWAB...
ADAKAH 2 JURUSELAMAT di JAGAD RAYA INI??baca YES 43:11=>banyak ayat serupa yang mengklaim bahwa HANYA ALLAH SAJA SATU-SATUNYA JURUSELAMAT....
================================
Sudah saya sanggah lihat penjelasan saya pada sebelumnya


JAWAB YANG HARUSNYA ANDA TULISKAN ADALAH...ADA ATAU TIDAK...
______________


2.SAYA BERTANYA...APAKAH SUBSTANSI YESUS ITU SAMA DENGAN PARA MURID? Saya tidak mendapat penjelasan dari ANDA BAHWA SUBSTANSI Yesus itu sama dengan PARA MURID....(sehingga 15 in 1 TIDAK BERDASAR...karena SUBSTANSI BEDA....)=>anda justru muter-muter ke pertanyaan apa itu roh??=>Apakah ada dalilnya BAHWA SUBSTANSI YESUS itu ciptaan=>JIKA ANDA CERMATI MAT 1:20 CUKUP JELAS YESUS KELUAR/NUZUL DARI ROH KUDUS/ROH ALLAH?(Pengkotbah 12:7=>Roh manusia berasal dari ALLAH yang menciptakan manusia).....perlu anda cermati baik-baik isi alkitab bahwa SUBSTANSI YESUS dan PARA MURID JAUH BERBEDA....
______________
3.SAYA BERTANYA....


ANDA MENJAWAB ...
Sanggahan dari Sang Misionaris:
Pernyataan anda itu seolah-olah ingin menyatakan bahwa yesus memang tidak punya dosa/salah pada seumur hidupnya,silahkan anda lihat tingkah laku atau perbuatan yesus ini:mat 21:12,mar 11:15,luk 19:45,yoh 2:15,mat 10:34,luk 12:51,mat 21:19.


MARI KITA LIHAT AYAT YANG ANDA TULIS...MENDAKWA YESUS PERNAH BERDOSA...


MAT 21:12. Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati


MRK11:15 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, 


LUK 19:45 Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ,


YOH 2:15 Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. 
__________
SANGGAHAN SAYA :
Apakah TUHAN Yesus melakukan HAL TERSEBUT tidak ada alasan?apakah HAL TERSEBUT BERDOSA??tentu tidak...mengapa?


Karena mereka ingin menjadikan RUMAH ALLAH menjadi SARANG PENYAMUN....



Mat. 21:13 dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."


Mrk. 11:17 Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"


Luk. 19:46 kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."


SEBAB ADA TERTULIS RUMAH-KU ADALAH RUMAH DOA....TETAPI KAMU(MANUSIA) MENJADIKANNYA SARANG PENYAMUN....
JADI APAKAH TUHAN YESUS BERSALAH DALAM HAL INI?TENTU TIDAK....KARENA IA INGIN MENGEMBALIKAN KEMBALI FUNGSI RUMAH ALLAH SEBAGAI RUMAH DOA....TIDAK LAGI BERFUNGSI SEBAGAI SARANG PENYAMUN....TETAPI MURNI SEBAGAI RUMAH DOA.....APAKAH HAL ITU DOSA?TENTU TIDAK....
_____________


MAT 10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. 


LUK 12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. 
_____


SANGGAHAN SAYA:
MEMBAWA PEDANG APAKAH ITU BERMAKNA SEBENARNYA?PEDANG UNTUK MEMBUNUH?TENTU TIDAK...JUSTRU RASUL PETRUS DILARANG OLEH YESUS MENGGUNAKAN PEDANG...


Mat. 26:52 Maka kata Yesus kepadanya: "Masukkan PEDANG itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.=>IA MELARANG PENGGUNAAN PEDANG DALAM MAKNA YANG SEBENARNYA...JADI YANG DIGUNAKAN DALAM PERKATAAN MAT 10:34 ADALAH KATA-KATA KIASAN...(Yoh. 16:25 Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan.)


Selanjutnya bisa kita baca dalam Matius 10:36 adalah kutipan Perjanjian Lama yang berbunyi "musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya" (Mikha 7:6)

Satu hal yang sudah pasti : Tuhan Yesus tidak menyokong pertentangan. Ia mengajar pengikutNya untuk jangan melawan atau membalas kalau mereka diserang atau diperlakukan tidak baik. "Berbahagialah orang yang membawa damai", kataNya, "Karena mereka akan disebut anak-anak Allah" (Matius 5:9). Artinya adalah Allah Damai Sejahtera, sehingga orang yang mencari dan meneruskan damai mencerminkan sifat Allah. Berita ini pula yang dikumandangkan pengikut-pengikutNya dalam namaNya setelah kenaikanNya disebut 'Injil Damai Sejahtera'(Efesus 6:15) atau 'Berita Perdamaian' (1 Korintus 5:19).

Tetapi dalam Matius 10:34 ini, Tuhan Yesus berbicara mengenai ketegangan dan konflik dalam keluarga. Ia mungkin berbicara berdasarkan pengalaman pribadi. Ada indikasi dalam kisah yang ditulis dalam Injil bahwa beberapa anggota keluargaNya sendiri tidak bersimpati dalam pelayananNya :

* Markus 3:20-21
3:20 Kemudian Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makan pun mereka tidak dapat.
3:21 Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi. 

Bandingkan dengan :
* Yohanes 7:5 
Sebab saudara-saudara-Nya sendiri pun tidak percaya kepada-Nya. 


Jadi, jikalau Tuhan Yesus berkata bahwa Ia datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang, yang Ia maksudkan ialah bahwa itu adalah akibat dari kedatanganNya, bukan karena itu menjadi tujuan kedatanganNya. Kata-kataNya menjadi kenyataan dalam kehidupan Gereja mula-mula. Dan kebenaran kata-kataNya telah terbukti kemudian dalam sejarah pelayanan misi-misi Kristen. Bahwa disaat satu atau dua keluarga atau golongan masyarakat lainnya menerima iman Kristen, maka hal ini selalu menimbulkan pertentangan dari anggota-anggota yang lain.

Matius 10:34 adalah ayat kalimat kiasan. Maksudnya orang yang mau mengikuti Yesus harus lebih mencintai Yesus daripada apapun didunia ini. Apakah ayat tersebut mutlak mengartikan Yesus memberi pengajaran sambil bawa-bawa pedang ?. Alkitab apakah pernah menuliskan Yesus bawa-bawa pedang dalam mengajar. Tetapi, Saya akan menjelaskan apa maksud pengajaran Yesus diatas, sbb : 

Sekalipun Yesus Kristus disebut "Raja Damai", kebenaranNya harus senantiasa disampaikan, Kedatangan Yesus dan pemberitaan Injil-Nya mengakibatkan pemisahan-pemisahan sbb: 

[1] Iman kepada Kristus memisahkan orang percaya dari orang berdosa dan dunia. 

*2 Korintus 6:17-18 
6:17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. 
6:18 Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa." 


Konsep mengenai pemisahan dari yang jahat ini adalah dasar dalam hubungan Allah dengan umat-Nya. Menurut Alkitab, pemisahan itu meliputi dua dimensi - yang satu negatif dan yang lain positif: 
(a ) memisahkan dirimu secara moral dan rohani dari dosa dan dari segala sesuatu yang bertentangan dengan Yesus Kristus, kebenaran, dan Firman Allah; 
(b ) mendekatkan diri kepada Allah dalam suatu persekutuan yang akrab dan intim melalui penyerahan diri, penyembahan, dan pelayanan. Pemisahan dalam pengertian ganda ini menghasilkan suatu hubungan di mana Allah menjadi Bapa sorgawi kita yang hidup bersama kita sebagai Allah kita, dan sebaliknya kita menjadi anak-anak-Nya laki-laki dan anak-anak-Nya perempuan. 

Dalam Perjanjian Lama, pemisahan merupakan suatu tuntutan Allah yang terus-menerus bagi umat-Nya. Mereka diharapkan menjadi kudus, berbeda, dan terpisah dari semua bangsa lain supaya menjadi milik Allah sendiri. Satu alasan penting yang menyebabkan Allah menghukum umat-Nya dengan membuang mereka ke Asyur dan Babilonia ialah karena mereka bersikeras ingin menyesuaikan diri dengan penyembahan berhala dan gaya hidup yang fasik dari bangsa-bangsa di sekitar mereka. 

Dalam Perjanjian Baru, Allah memerintahkan orang percaya untuk memisahkan diri, 

(a ) dari sistem dunia yang bejat dan dari tindakan kompromi yang tidak kudus; 
(b ) dari orang-orang dalam jemaat yang berbuat dosa dan menolak untuk bertobat, dan 
(c ) dari guru, jemaat, dan kepercayaan yang palsu yang mengajarkan teologi yang salah dan menyangkal kebenaran alkitabiah. 

Sikap kita dalam pemisahan ini harus nampak dalam hal: 
(a ) membenci dosa, ketidakbenaran, dan sistem dunia yang bejat 
(b ) melawan doktrin palsu; 
(c ) kasih yang tulus terhadap mereka yang darinya kita harus pisahkan diri; 
(d ) takut akan Allah sementara kita menyempurnakan kekudusan 


Maksud dari pemisahan ini ialah agar sebagai umat Allah kita dapat: 
(a ) bertekun dalam keselamatan, iman, dan kekudusan; 
(b ) hidup semata bagi Allah sebagai Tuhan dan Bapa kita; dan 
(c ) menginsafkan dunia yang tidak percaya ini akan kebenaran dan berkat-berkat Injil. 


Jikalau kita memisahkan diri sebagaimana mestinya, maka Allah sendiri akan membalas dan mendekati kita dengan perlindungan, berkat, dan pemeliharaan-Nya sebagai Bapa. Dia berjanji untuk bersikap dan bertindak sebagai seorang Bapa yang baik. Dia akan menjadi penasihat dan pembimbing kita; Dia akan mengasihi dan menghargai kita sebagai anak-anak-Nya sendiri. 

Penolakan orang percaya untuk memisahkan diri dari yang jahat pasti akan mengakibatkan hilangnya persekutuan dengan Allah, penerimaan oleh Bapa, dan hak-hak kita sebagai anak. 


[B] [2] Pemberitaan Firman Allah dan kebenarannya akan mendatangkan perlawanan, perpecahan, dan penganiayaan. 


[3] Kehidupan yang dijalani sesuai dengan standar kebenaran yang ditetapkan Kristus akan mendatangkan ejekan dan cemoohan. 

[4] Mempertahankan iman rasuli Perjanjian Baru terhadap ajaran yang sesat akan mendatangkan perpecahan. 

[5] Ajaran Kristus mengenai damai dan kesatuan harus senantiasa diperhadapkan dengan kebenaran bahwa Ia datang "bukan untuk membawa damai, melainkan pedang"



Paulus rupanya juga mengalami pertentangan semacam ini dalam keluarganya sebagai akibat dari pertobatannya, membuat perlengkapan bagi situasi semacam ini dalam hidup kekeluargaan para petobatnya. Ia tahu bahwa ketegangan bisa timbul bila seorang suami-istri menjadi Kristen sedang pasangannya tetap tidak percaya. Bila pasangan yang tidak percaya bersikeras untuk meninggalkan dan mengakhiri perkawinan, maka orang kristen tidak boleh menggunakan kekerasan atau tindakan-tindakan legal, karena 'Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera' (1 Korintus 7:12-16).

Dalam kata-kataNya ini, Tuhan Yesus memperingatkan pengikut-pengikutNya bahwa kesetiaan mereka kepadaNya bisa mengakibatkan konflik di rumah, bahkan pengusiran dari lingkungan kluarga. Adalah baik bahwa mereka diperingatkan sebelumnya, jadi mereka tidak bisa berkata "Kami tidak pernah membayangkan bahwa kami harus membayar harga ini untuk mengkuti Dia!"



____________


MAT 21:19 Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu. 


JAWAB:



Mengapa Yesus mengutuk pohon ara ? 


Yesus memakai pohon ara sebagai simbol !

Ada dua ayat di perjanjian baru Mat 21 dan Mark 11 , berhubungan dengan cerita "pohon ara", ayat Markus memberikan informasi lebih detail. mari dimulai dengan mengkaji secara lengkap peristiwa tsb :


* Markus 11:12-22
11:12 Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.

11:13 Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara.
KJV, And seeing a fig tree afar off having leaves, he came, if haply he might find any thing thereon: and when he came to it, he found nothing but leaves; for the time of figs was not yet. 
TR, και ιδων συκην μακροθεν εχουσαν φυλλα ηλθεν ει αρα ευρησει τι εν αυτη και ελθων επ αυτην ουδεν ευρεν ει μη φυλλα ου γαρ ην καιρος συκων
Translit. interlienar, kai {lalu} idôn {karena melihat} sukên {pohon ara} makrothen {(dari) jauh} echousan {(yang) mempunyai} phulla {daun-daun} êlthen {ia datang} ei ara {kalau-kalau} heurêsei {ia akan menemukan} ti {sesuatu} en {pada} autê {dia} kai {tetapi} elthôn {ketika datang} ep {pada} autên {dia} ouden {tidak satupun} euren {Ia menemukan} ei mê {kecuali} phulla {daun-dahun} ou {bukan} gar {sebab} ên kairos {musim} sukôn {buah-buah ara}

11:14 Maka kata-Nya kepada pohon itu: "Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!" Dan murid-murid-Nya pun mendengarnya.
KJV, And Jesus answered and said unto it, No man eat fruit of thee hereafter for ever. And his disciples heard it. 
TR, και αποκριθεις ο ιησους ειπεν αυτη μηκετι εκ σου εις τον αιωνα μηδεις καρπον φαγοι και ηκουον οι μαθηται αυτου
Translit. interlienar, kai {lalu} apokritheis {mulai} ho iêsous {Yesus} eipen {berkata} autê {kepadanya} mêketi {tidak lagi} ek {dari} sou {mu} eis ton aiôna {selama-lamanya} mêdeis {satupun} karpon {buah} phagoi {kiranya makan} kai {dan} êkouon {mendengar} hoi mathêtai {murid2} autou {Nya}

11:15 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya,
11:16 dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah.
11:17 Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"
11:18 Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu, dan mereka berusaha untuk membinasakan Dia, sebab mereka takut kepada-Nya, melihat seluruh orang banyak takjub akan pengajaran-Nya.
11:19 Menjelang malam mereka keluar lagi dari kota.
11:20 Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya.
11:21 Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering."

Kejadian ini dikisahkan oleh Markus, dan juga Matius. Markus mencatat Tuhan Yesus dan murid-muridNya setelah memasuki Yerusalem. Ditengah jalan Ia merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon Ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau ia mendapatkan apa-apa dari pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba disitu tiba disitu, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Kemudian Ia mengatakan "Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!".

Tuhan Yesus dan murid-muridNya kemudian meneruskan perjalanan mereka ke Yerusalem dimana hari itu Tuhan Yesus menyucikan Bait Allah. Sore harinya mereka kembali ke Betania. Keesokan harinya ketika mereka melewati tempat yang sama, mereka mendapati pohon ara itu sudah kering sampai ke akar-akarnya, maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering " (ayat 20-21).

Bukankah tidak masuk akan untuk mengutuk pohon ara itu karena tidak berbuah sebab seperti kata Markus memang mukan musim buah ara?
Problem ini telah bisa diatasi dengan sangat memuaskan dalam diskusi mengenai "Pohon Ara yang Tidak Berbuah" yang dipublikasikan bertahun-tahun yang lalu oleh WM Christie. Ia adalah seorang pendeta Gereja Skotlandia di Palestina yang berada dibawah pengawasan pemerintahan Kerajaan Inggris.
Pertama-tama ia menunjukkan dimana kejadian itu berlangsung [kalau Tuhan Yesus disalib pada tanggal 3 April tahun 30 Masehi (tanggal 14 Nisan tahun 3790 kalender Yahudi), maka kejadian itu berlangsung pada hari-hari pertama bulan April].
"Maka", tulis Dr. Christie, :

"Fakta-fakta yang bertalian dengan pohon ara ialah sebagai berikut. Menjelang akhir Maret, daun-daun mulai bersemi dan dalam waktu kira-kira satu minggu, penuhlah pohon itu dengan daun. Bersamaan dengan ini, atau bahkan kadang-kadang lebih awal, muncullah kuntum-kuntum buah yang kecil. Ini belum merupakan buah ara yang sesungguhnya, tetapi merupakan buah ara pendahulu. Kalau besarnya sudah seperti buah almond hijau, maka buah itu bisa dimakan oleh petani atau siapa saja yang lapar. Bila buah pendahulu itu sudah mencapai taraf kemasakannya, buah ini akan rontok sendiri" (WM Christie, Palestine Calling, London 1939, p 118-120)

Dalam Ensiklopedia Britanica di bab "Pohon Ara", menulis demikian 

" yang paling primitif adalah Ara Capri, pada umumnya dikenal sebagai jenis buah ara yang dapat dimakan. Pohon ara capri berbuah tiga kali pada setiap musim pertumbuhan-nya. yang pertama adalah buah musim semi (profichi), kedua buah musim panas (mammoni) dan ketiga buah musim dingin (mamme)". 

Untuk pembaca awam, yang mungkin menganggap aneh mengapa Yesus mencari buah ara ketika pada saat itu bukan musim berbuah. Dia sebenarnya tidak mengharapkan adanya buah, tetapi sesuatu yang lain.

Perhatikan dalam pasal 13, Yesus tidak mengharapkan menemukan buah ara, tetapi ia mencari "sesuatu" (Yunani, "τις - tis" . Kemungkinan yang dicari adalah tipe Mamme. yang dapat diharapkan masih ada hingga akhir musim dingin menuju musim semi. Atau juga yang dimaksud oleh Dr Christie yang ia istilahkan dengan "buah ara pendahulu" (sebelum adanya profichi). Untuk diingat bahwa pohon ara adalah termasuk salah satu makanan utama/dasar di Timur tengah. Yesus tidak menemukan "sesuatu" untuk dimakan di pohon tersebut dan Ia mengutuk-nya. 

Kalau keterangan diatas ini merupakan makna yang sebenarnya dari kata-kata Tuhan Yesua, mengapa ada orang-orang tertentu yang menganggap kejadian tersebut mempunyai arti khusus? Karena memang ada arti khusus-nya. Seperti dicatat oleh Markus, perumpamaan ini merupakan kejadian sesungguhnya. 

Peristiwa ini bukan kasus kekecewaan Yesus,yang mengakibatkan ungkapan ketidaksabaran. Hal ini adalah pelajaran iman yang sangat besar dan tak terlupakan oleh Anak Manusia tentang JANGANlah tidak berbuah. 

Pohon ara adalah lambang bangsa Yahudi, yang berlimpah-limpah dalam daun-daun pekerjaan keagamaan, tapi mandul dalam buah-buah kebenaran. Pengutukan pohon itu menubuatkan nasib para pembesar Yahudi, yang saat itu siap untuk menolak Mesias mereka. Israel Memang diumpamakan dengan pohon ara.

* Hosea 9:10 
Seperti buah-buah anggur di padang gurun Aku mendapati Israel dahulu; seperti buah sulung sebagai hasil pertama pohon ara Aku melihat nenek moyangmu. Tetapi mereka itu telah pergi kepada Baal-Peor dan telah membaktikan diri kepada dewa keaiban, sehingga mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu. 
-----
Tindakan Yesus Kristus melambangkan hukuman yang akan datang atas Israel yang tidak percaya. Israel diumpamakan dengan pohon ara dalam Hosea 9:10, suatu bagian tentang hukuman karena melanggar penjanjian Allah. 

Ada 2 pelajaran utama yang dapat kita pelajari dari kisah ini. di dalam pasal 14 kita membaca Yesus mengutuki pohon: "Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!" (Markus 11:14)

Pelajaran pertama yaitu, Pengikut Kristus harus memproduksi buah-Roh. Kegagalan melakukan ini akan mengakibatkan kutukan akhir yaitu dicampakkan ke dalam lautan api. Matius 25:14-30. 

Pelajaran kedua, tentang percaya/ iman bahwa Yesus berkuasa. Kita baca dalam di dalam :

* Markus 11:20-24
11:20 Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya. 
11:21 Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering." 
11:22 Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah! 
11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. 
11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. 


Tuhan memberikan investasi kepada umat yang dipanggil-Nya. Dia memberikan mereka harta yang berharga yaitu Roh Kudus dan dia mengharapkan pengikutNya untuk menggunakannya dan bertumbuh dalam karakter spiritual. 

-----

Pelajaran yang terkandung peristiwa pengutukan pohon ara dalam Markus 11 ini, sama dengan pelajaran yang terkandung dalam perumpamaan yang dicatat dalam Lukas mengenai Perumpamaan tentang pohon ara yang tdak berbuah :


* Lukas 13:6-9
13:6 Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. 
13:7 Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! 
13:8 Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, 
13:9 mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!" 

Didalam perumpamaan itu dikisahkan seorang pemilik kebun anggur datang selama tiga tahun berturut-turut untuk mencari buah pohon ara yang tumbuh di kebunnya. Tetapi tahun lepas tahun lewat dan ternyata pohoj ara itu tidak berbuah. Maka ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu untuk menebang pohon ara itu karena pohon itu hidup di tanah itu dengan percuma.

Maka Tuhan Yesus jelas-jelas menggunakan pohon ara sebagai simbol ketika Ia mengajar. KutukanNya pada pohon ara yang tidak menghasilkan buah itu sesungguhnya adalah kutukan terhadap orang-orang Yahudi dan kematian rohani mereka. Pohon ara juga dipakai dalam bagian lain dari Alkitab sebagai lambang para pemimpin (Hakim-hakim 9:10-11). Perhatikanlah konteksnya yakni Kristus mensucikan Bait Allah (Markus 11:15-17) dan kutipan-Nya dari Yesaya 56:7 dan Yeremia 7:11. 

Didalam kedua perumpamaan ini , baik yang merupakan kejadian sebenarnya maupun yang berupa sebuah perumpamaan, tanpa kesukarang bisa ditarik kesimpulan bahwa pohon ara itu menggambarlkan Istael. Orang-orang Yahudi yang tak mau menerima Tuhan Yesus datang membawa pesan Allah. Sikap mereka itu mengakibatkan kehancurannya. Di bagian lain Lukas mencatat bagaimana Tuhan Yesus menangisi kota Yerusalem. Kota Yerusalem sebagai pusat dari Israel yang tidak mengerti apa yang perlu bagi kesejahteraannya yang sesungguhnya. Ia menubuatkan kehancuran kota itu "karena engkau tidak mengetahui saat bilamana Allah melawat engkau" (Lukas 19:41-44).

Dalam implikasi kehidupan kita sekarang ini, Gereja/ jemaat bisa juga digambarkan sebagai pohon yang sedang bertumbuh; maka jika jemaat itu tidak ada buahnya, jemaat digambarkan seperti Pohon ara yang tidak pernah berbuah.

APAKAH TUHAN YESUS SALAH MENGUTUK POHON ARA?TENTU TIDAK...KARENA IA PADA POSISI MENGAJARKAN TENTANG HAL-HAL KEHIDUPAN....DIMANA SETIAP MANUSIA HARUS SELALU MENGHASILKAN BUAH DENGAN BUAH YANG TETAP(YOH 15:16..supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap..).....
__________





KITA KOMPARASIKAN DENGAN AYAT ALKITAB YANG LAIN TENTANG TAFSIRAN ANDA YANG SESAT(MAAF)...


APAKAH TUHAN YESUS PERNAH BERBUAT DOSA?APA KATA ALKITAB....


SAAT TUHAN YESUS BERTANYA...


Yoh. 8:46 Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? ....=>ADAKAH AHLI TAURAT DAN ORANG FARISI DAPAT MEMBUKTIKAN TUHAN YESUS BERSALAH?


JUSTRU ORANG FARISI DAN AHLI TAURAT TERUS MENERUS MENCARI-CARI KESALAHAN-NYA(MAT 12:10)...DAN MEREKA-REKA KESALAHAN TUHAN YESUS....ITU TERLIHAT SANGAT JELAS WAKTU IA INGIN MENYALIBKAN YESUS...MEREKA BINGUNG...DAN TERUS MEREKA-REKA KESALAHAN YESUS AGAR BISA DIJATUHI HUKUMAN MATI(SALIB)....


MEREKA SAMPAI-SAMPAI BERUNDING...untuk menyalibkan YESUS....


Luk. 22:4 Lalu pergilah Yudas kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan BERUNDING dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka.


Bangsa YAHUDI , khususnya AHLI TAURAT dan ORANG FARISI...selalu mencari-cari kesalahan YESUS....untuk mempersalahkan DIA....


Mat. 12:10 Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada hari Sabat?" Maksud mereka ialah supaya dapat MEMPERSALAHKAN DIA.(KALO YESUS ITU ORANG BERDOSA NGAPAIN SUSAH-SUSAH MENCARI-CARI KESALAHAN YESUS?)


BAHKAN ORANG YAHUDI INGIN LEBIH LAGI MEMBUNUH YESUS KARENA MENYATAKAN ALLAH ITU ADALAH BAPA-NYA...KARENA DENGAN DEMIKIAN IA MENYAMAKAN DIRI-NYA DENGAN ALLAH....


YOH 5:18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.


ISTRI PILATUS SENDIRI BERKATA...


Mat. 27:19 Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya: "Jangan engkau mencampuri perkara ORANG BENAR itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam."


PILATUS TIDAK MENEMUKAN KESALAHAN APA-APA DALAM DIRI TUHAN YESUS...DAN TIDAK MAU MENANGGUNG KESALAHAN KARENA MENYALIBKAN YESUS...(IA MEMBASUH TANGANNYA PERLAMBANG IA TIDAK LAGI TURUT CAMPUR AKAN KASUS TUHAN YESUS)


MAT 27:24 Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: "Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!"


DAN PARA RASUL MEMBERI KESAKSIAN BAHWA.....


Ibr. 4:15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia(YESUS) telah dicobai, hanya TIDAK BERBUAT DOSA.


1Ptr. 2:22 Ia(YESUS) TIDAK BERBUAT DOSA, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.


BAHKAN JIKA KITA TINGGAL DIDALAM DIA(YESUS)...MAKA KITA TIDAK BERBUAT DOSA LAGI...


1Yoh. 3:6 Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia(YESUS), tidak berbuat dosa lagi...
________
JUSTRU ANDA MEMBUAT KESIMPULAN SENDIRI...
Kesimpulan dialog kita,sebenarnya simple sekali,apakah anda mengakui yesus sebagai utusan Allah ataukah tidak?silahkan anda jawab,sebelum saya meneruskan dialog kita ini.selain itu ada pernyataan dari transformasi indonesia yang tidak dijawab mengenai saya:
1.bahwa saya adalah saksi yehovah,tapi tidak memberikan buktinya bahwa saya adalah saksi yehovah.
2.Saya pernah datang kerumahnya,tapi dikala minta buktinya saya pernah datang kerumahnya dia malah tidak memberikan buktinya.
________
JAWAB SAYA...MENGAPA SAYA BERKATA ANDA SAKSI YEHOVA?
KARENA SAKSI YEHOVA TIDAK PERNAH MEMPERCAYAI ADANYA SURGA DAN NERAKA....ANDA PERNAH BERKATA ANDA KRISTEN LIBERAL...DAN SEORANG MISSIONARIS.....DAN DALAM PENGETAHUAN SAYA....AGAMA KRISTEN YANG GENCAR DENGAN MISSIONARIS LIBERAL ADALAH SAKSI YEHOVA....DIMANA SAKSI YEHOVA MEMBELOKKAN KEBENARAN FIRMAN ALLAH....BUKTINYA SAMPAI DETIK INI ANDA TIDAK DAPAT MENJAWAB MENURUT AGAMA ANDA ADAKAH SURGA ATAU NERAKA?=>DETIK INI ANDA TIDAK MENJAWAB....JADI PENDAPAT SAYA CUKUPLAH BERALASAN JIKA MENGATAKAN ANDA SEORANG SAKSI YEHOVA...SEBAB SAYA TAHU PERSIS AJARAN SAKSI YEHOVA BOS....BAHWA SAKSI YEHOVA TIDAK AKAN PERNAH MEMPERCAYAI ADANYA SURGA DAN NERAKA....JADI KESIMPULAN SAYA TERHADAP AGAMA ANDA CUKUP JELAS....


JIKA ANDA BUKAN SAKSI YEHOVA TENTU ANDA DAPAT MENJAWAB PERTANYAAN SAYA KARENA CUKUP SEDERHANA...
>ADAKAH SURGA/NERAKA MENURUT AGAMA KRISTEN ANDA? => JIKA ANDA GA BISA MENJAWABNYA...JANGAN SALAHKAN SAYA MENYATAKAN ANDA SEORANG SAKSI YEHOVA....
______________
Sanggahan dari Sang Misionaris:


murid-murid yesus adalah utusan yang diutus oleh yesus untuk menyampaikan pengajaran yang mereka dengar/mereka dapatkan dari yesus kepada orang-orang yahudi pula dan mereka bukanlah nabi (Matius 10:5)


selama yang saya tahu dalam sejarah,tidak ada utusan yang Allah utus kepada israel sesudah yesus.Dan hal itu diperjelas dengan pernyataan yesus yang menyampaikan kepada mereka bahwa yesus adalah terang bagi umat israel.(SETAHU SAYA MASIH ADA JABATAN NABI DIDALAM PELAYANAN JEMAAT KRISTUS...)
_____________
Jawab :
Apakah tidak ada nabi jaman PARA RASUL?nah ini membuktikan ketidak tahuan anda soal alkitab....

Pada jaman para rasul ada 3 jabatan dalam jemaat....

1Kor. 12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: PERTAMA sebagai rasul, KEDUA sebagai nabi, KETIGA sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.

CUKUP JELAS BOS DITETAPKAN OLEH ALLAH....ADA 3 JABATAN DALAM JEMAAT....
1.RASUL
2.NABI
3.PENGAJAR

CONTOH NABIAH JAMAN RASUL PAULUS...

Kis. 13:1 Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar....

Kis. 15:32 Yudas dan Silas, yang adalah juga nabi,...=>Yudas dan Silas menerima JABATAN Nabi...

Kis. 21:10 Setelah beberapa hari kami tinggal di situ, datanglah dari Yudea seorang nabi bernama Agabus. =>AGABUS SEORANG NABI....Yang menubuatkan pelayanan RASUL PAULUS...=>NUBUATAN AGABUS dipegang teguh oleh RASUL PAULUS...dan membawa RASUL PAULUS menghadap KAISAR ROMA.....

So DAKWAAN ANDA BAHWA TIDAK ADA NABI setelah YESUS....ANDA SALAH BESAR.....
__________
MENGAPA IA MENYATAKAN DIRINYA TERANG DUNIA??KARENA IA INGIN MENYATAKAN DIRI-NYA ALLAH ITU SENDIRI...
Yoh 8:12 => AKULAH TERANG DUNIA=>YESUSLAH TERANG DUNIA....
Yoh. 9:5 Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."
============================
hmm,,,ternyata anda tidak membaca apa yang saya sampaikan dan kelihatannya anda buta sejarah pula.silahkan anda baca kembali sanggahan saya itu pada 2.a yoh 8:19.Jika yesus memang ingin menyatakan kalau dia adalah Allah sendiri,seharusnya ada pernyataan jelas dari yesus yang disampaikan bahwa dia adalah Allah sendiri.tapi tidak ada!
____________________
APAKAH DALAM DUNIA INI IA SELALU MENYATAKAN HAL YANG SESUNGGUHNYA??TENTU TIDAK..KARENA ADA SISI MANUSIA DI DALAM DIRINYA....


Yoh. 16:25 SEMUANYA INI ini Kukatakan kepadamu dengan KIASAN(TIDAK SESUNGGUHNYA). Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu.


BAHKAN DIPERTEGAS...


Mat. 13:34 SEMUANYA ITU disampaikan Yesus kepada orang banyak DALAM PERUMPAMAAN(KIASAN), dan tanpa perumpamaan suatupun tidak disampaikan-Nya kepada mereka..


ADAKAH TUHAN YESUS MENYATAKAN DIA ADALAH ALLAH SENDIRI?SEMASA HIDUP YANG IA NYATAKAN HANYA BEBERAPA DIANTARANYA...=>YOH 10:30 EGW KAI HO PATHR HEN ESMEN...

TATA BAHASA YUNANI KATA HEIN(NETRAL=ALLAH);HEIS(MASKULIN);MIA(FEMINIM)....



KATA HEIN DIGUNAKAN DALAM YOH 10:30 EGW KAI HO PATHR HEIN(SATU) ESMEN(ADANYA);YOH 17:22 KITA ADALAH HEIN(SATU)...


JADI CUKUP JELAS YESUS DAN BAPA ITU SATU ADANYA....TANPA PERNAH DISATUKAN....BERARTI SATU PRIBADI ADANYA.....KARENA TIDAK ADA SEORANGPUN CIPTAAN YANG DAPAT MENEBUS DOSA SESAMANYA...DAN TIDAK ADA SEORANGPUN CIPTAAN YANG DAPAT SEMPURNA DALAM TAURAT(PENGKOTBAH 7:20;YOH 7:19)....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar