TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

MENJAWAB BOS SIMSALABIM...

Simsalabim wrote: "TI, benar Alquran membenarkan kitab2 sebelumnya (Taurat dan Injil). Pertanyaan bodoh saya apakah benar kami (Islam) harus mempercayai ayat yang haru membenci IBU kami? Apakah kami harus mengakui ayat2 PORNO mu ? Apakah Akal kami harus kami hilangkan untuk mengIMANI secar buta apa yang terdapat dalam Alkitab? Allah sudah beritahu bahwa Alkitab kamu sudah amburadul. Yang diimani bukan Alkitab berisi ayat PORNO dan membenci IBU kandung dan saudara2 sendiri.... Semoga anda faham."
_________
Pertanyaan bodoh saya apakah benar kami (Islam) harus mempercayai ayat yang haru membenci IBU kami? 
______
JAWAB :
Lukas 14:26 
LAI TB, "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. 
KJV, If any man come to me, and hate not his father, and mother, and wife, and children, and brethren, and sisters, yea, and his own life also, he cannot be my disciple. 
TR, ει τις ερχεται προς με και ου μισει τον πατερα εαυτου και την μητερα και την γυναικα και τα τεκνα και τους αδελφους και τας αδελφας ετι δε και την εαυτου ψυχην ου δυναται μου μαθητης ειναι
Translit interlinear, ei {jika} tis {seseorang} erchetai {ia datang} pros {kepada} me {-Ku} kai {dan} ou {tidak} misei {'membenci'} ton patera {ayah} heautou {-nya} kai {dan} tên mêtera {ibu} kai {dan} tên gunaika {istri} kai {dan} ta tekna {anak-anak} kai {dan} tous adelphous {saudara-saudara pria} kai {dan} tas adelphas {saudara-saudara wanita} eti {bahkan} de {tetapi} kai {dan} tên heautou {-nya sendiri} psukhên {jiwa} ou {tidak} dunatai {ia dapat} mou {-Ku} mathêtês {murid} einai {ia menjadi}

Kata yang sulit dipahami disini adalah "membenci" Yunani "μισει – misei", ditulis dalam bentuk verb - present active indicative - third person singular , dari kata μισεω - "miseô", leksikon Yunani : to detest (especially to persecute); by extension, to love less -- hate(-ful).

Kita sering menekankan makna 'kebencian' dalam konotasi negatif alias perasaan sangat tidak suka. Padahal kata "benci" dalam ayat di atas mempunyai makna lain. 
Kata itu diterjemahkan dari kata "misei" dari kata "miseô" sedangkan "miseô" sendiri berasal dari "misos". 

Orang Semit suka menggabungkan ide-ide berlawanan menjadi sepasang kata, tanpa menjelaskan warna tengahnya, kata "miseô" dapat saja berarti kurang mengasihi bila diterapkan kepada Allah atau pada sikap manusia terhadap kaum keluarganya atau terhadap dirinya sendiri bila ia mendengar panggilan Allah. Kata "miseô" ini berbeda maknanya bila misalnya dikatakan bahwa manusia harus membenci yang jahat. Leksikon Yunani juga menerangkan bahwa kata "miseô" ini juga bermakna to love less.

Seringkali keluarga justru menjadi penghalang antara kita dengan Kerajaan Allah. Bagi pengikut Tuhan Yesus, minat akan Kerajaan Allah haruslah yang utama. Segala urusan harus menjadi nomor dua, termasuk ikatan-ikatan keluarga.
Orang bisa saja begitu terbelit oleh ikatan-ikatan keluarga, sehingga tidak ada waktu dan perhatian untuk hal-hal yang lebih besar. Dan tidak ada yang lebih besar daripada hal Kerajaan Allah. Suami atau ayah tentunya menjadi kepala keluarga, seseorang bisa memandang keluarganya sebagai hal yang paling utama diatas segalanya. Tuhan Yesus dengan keras mengecam sikap yang mengarah kepada diri-sendiri semacam itu, sehingga Ia menggunakan kata-kata keras untuk menyatakan ketidaksetujuanNya. Kalau hal "miseô" (to love less; mencintai lebih sedikit (kurang)) terasa mengejutkan, hal ini memang dimaksudkan agar para pendengarNya sadar akan besarnya kekuasaan dan tuntutan Kerajaan Allah. 

Jadi konteks "membenci" disini adalah tentang "KEMELEKATAN." Manusia memiliki sifat dasar yg "melekat" atau "terikat", pada hal-hal yang berhubungan erat dengan dirinya sendiri, meliputi orang-orang terdekat, orang-tua, keluarga, teman dan juga harta/materi. Hal-hal tersbeut adalah merupakan salah satu bentuk "egoisme" manusia yang berusaha ditekan oleh Yesus. 

Keluarga, ayah, ibu, isteri, anak, dan lain sebagainya. Merupakan element-elemen kemelekatan yang lebih sulit dilepaskan daripada materi. Secara simbolik, bentuk kemelekatan terhadap keluarga diistilahkan sebagai "belenggu", yang berpotensi menghalangi seseorang untuk berkarya suci non-duniawi. 

Namun kita harus menyadari bahwa "melepaskan kemelekatan" tidak identik dengan "melepas tanggung jawab". Kita dapat bersikap tidak melekat pada materi, tetapi bukan berarti kita membuang semua materi atau berhenti bekerja sama sekali. Ketidakmelekatan dapat diwujudkan dengan sikap ikhlas, tidak tergantung, dan tidak terobsesi. Hal ini merupakan modal dasar bagi manusia untuk menghindarkan dirinya dari kondisi diperbudak oleh egoisme walaupun dalam kemasan yang seolah-olah luhur yaitu mementingkan keluarga.
Dalam hal ini, Tuhan Yesus menuntut agar kesetiaan dan kasih kepada-Nya lebih besar daripada setiap hubungan kasih sayang yang lain, sekalipun kepada keluarga sendiri. Bandingkan dengan ayat ini.

* Matius 10:37-39 
LAI TB, "Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku." 
KJV, He that loveth father or mother more than me is not worthy of me: and he that loveth son or daughter more than me is not worthy of me. 
TR, ο φιλων πατερα η μητερα υπερ εμε ουκ εστιν μου αξιος και ο φιλων υιον η θυγατερα υπερ εμε ουκ εστιν μου αξιος
Translit interlinear, ho {yang} philôn {mengasihi} patera {ayah} ê {atau} mêtera {ibu} huper {diatas, lebih daripada} eme {-Ku} ouk {tidak} estin {ia adalah} mou {-Ku} axios {layak} kai {dan} ho {yang} philôn {mengasihi} huion {anak laki-laki} hê thugatera {anak perempuan} huper {diatas, lebih daripada} eme {-Ku} ouk {tidak} estin {ia adalah} mou {-Ku} axios {layak}

10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
10:39 Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. 


Dalam Matius ini kata-katanya diikuti dengan perkataan mengenai memikul salib dan mengikut Yesus. Hubungan dua perkataan ini ialah bahwa menempatkan keluarga dalam tempat kedua setelah Kerajaan Allah adalah salah satu cara untuk memikul salib.

Kita bandingkan lagi dengan ayat ini :

* Markus 10:29-30
10:29 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
10:30 orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. 


Apakah ini tidak berarti meninggalkan tanggung jawab yang normal? Misalnya siapa yang mengurus keluarga Petrus ketika ia menjadi murid Tuhan Yesus? Alkitab tidak mencatatnya. Namun yang jelas istrinya tidak terlantar, dan kasih sayangnya pun tidak memudar, karena dalam 25 tahun kemudian Perjanjian Baru mencatat bahwa ia biasa membawa serta istrinya dalam perjalanan-perjalanan pengabaran Injilnya (1 Korintus 9:5).

Kemudian dalam masa Perjanjian Baru, saat hidup berkeluarga diakui sebagai norma orang Kristiani. Diketengahkan bahwa 'jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak-saudranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman' (1 Timotius 5:8 )

Tidak ada bukti dalam kitab-kitab Injil bahwa ini bertentangan dengan ajaran Tuhan Yesus. Tetapi ini tidak memerlukan penekanan dariNya, karena kalau orang, pria dan wanita,s ebisa-bisanya mencukupi orang-orang yang paling dekat dan paling dikasihinya. Penekanan Tuhan Yesus adalah pada perlunya memperlakukan Kerajaan Allah sebagai lebih dekat dan lebih terkasih. Karena penolakan yang biasa timbul pada pendengarNya untuk menerima kebutuhan ini dengan keseriusan yang tak dapat ditawar-tawar, Ia menegaskannya dalam perintahNya dengan kata-kata yang paling dapat menarik perhatian dan yang paling menantang.

JADI KATA kata "misei" dari kata "miseô" sedangkan "miseô" sendiri berasal dari "misos".  BUKAN BERMAKNA NEGATIF....TETAPI DIA SEDANG MENUNTUT MANUSIA MENGASIHI TUHAN LEBIH LAGI....AGAR EGOISME THD KELUARGA DITANGGALKAN....

TUHAN YESUS MASIH MENGINDAHKAN ORANG TUA DAN MEWAJIBKAN UNTUK BERBAKTI KEPADA ORANG TUA(MEMPERHATIKAN ORANG TUA)...(MRK 7:10-13)

MRK 7:10-13 :

7:10 Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
7:11 Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban--yaitu persembahan kepada Allah--,
7:12 maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya.
7:13 Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."  =>JADI TUHAN YESUS INGIN MENYATAKAN BAHWA HUKUM MENGHORMATI ORANG TUA WAJIB DIJUNJUNG TINGGI.....


JADI ANDA SALAH PAHAM DENGAN KATA "MISEI" DALAM Lukas 14:26 ....
_______________
Apakah kami harus mengakui ayat2 PORNO mu ?  Apakah Akal kami harus kami hilangkan untuk mengIMANI secar buta apa yang terdapat dalam Alkitab?
_____________
JAWAB :
SOAL PORNO :
http://www.sarapanpagi.org/alkitab-1928-porno-dan-kemudian-diedit-vt3421.html

http://www.sarapanpagi.org/tanggapan-atas-buku-combat-kit-ahmed-deedat-vt632-100.html

INTI JAWABAN DAKWAAN KITAB PORNO....HAL PENYEMBAHAN BERHALA YANG DIKERJAKAN BANGSA ISRAEL ADALAH DOSA ZINAH YANG SANGAT MENJIJIKKAN DALAM AKIDAH TAURAT....MAKA DARI ITU SERING KALI MAKNA ALEGORIS YANG DIGUNAKAN UNTUK MELUKISKAN HAL TERSEBUT DALAM PERNYATAAN KURANG SEDAP DIPANDANG.....DEMIKIAN PULA DOSA SELAMANYA MENJIJIKKAN DAN KURANG SEDAP DIPANDANG OLEH ALLAH....ITU SUATU PERINGATAN BAGI MANUSIA AGAR MENJAUHI DOSA....

AHMED DEEDAT DIPERCAYA....COBA ANDA PERHATIKAN AKHIR HIDUPNYA SPT APA....

Apa anda yakin BAHWA ANDA "TIDAK" MENGIMANI kepercayaan anda secara BUTA dan anda menggunakan akal anda dalam KEIMANAN ANDA....???Jika ya....bisa anda jelaskan dengan AKAL anda bahwa ada sebuah kitab menjelaskan SEGALA SESUATU adakah benar hal itu???COBA ANDA JELASKAN SEJAUH APA AKAL ANDA DAPAT MENJELASKAN KEIMANAN ANDA.....

silahkan jelaskan pernyataan alloh swt dengan AKAL ANDA :

>YUSUF 12:111=>Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan MENJELASKAN SEGALA SESUATU, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.;

>Al-Anaam [6:114] Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan TERPERINCI? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Qur'an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu

BUKTIKAN ANDA MENGIMANI alloh swt dengan akal anda bukan imani saja.....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Tentang ayat Yusuf 12:111 dan Al-Anaam [6:114] itu jelas Allah memberi suatu gambaran kepada manusia agar bersikap kritis dalam mempelajari kitab kitab suci terdahulu karena telah terkotori oleh tangan tangan jahil penguasa gereja itu sendiri misalnya kumpulan atau bendelan surat surat Paulus yang disisipkan oleh gereja dimana telah memegang posisi penting 30 persen dari isinya bible, sedangkan Paulus bukan salah satu dari 12 murid Yesus, dan Paulus tidak pernah kenal dan tidak pernah bertatapan muka dengan Yesus ....

Poskan Komentar