TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Menjawab USTAD SYAMSUL ARIFIN NABABAN...

http://www.facebook.com/groups/185513771591653/doc/186882514788112/


#Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. Kejadian 49:10
  #Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Matius 21:42
  #Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu. Matius 21:43
  Mari kita saling memberikan ilmu yg dpt mmberi manfaat kpd kita semua, saya hrp pihak Islam dan Kristen dpt mmbrikan pnjelasan sesuai yg saya ajukan?
  1. Siap dia yg brhak atas tongkat kerajaan(Kenabian) Yehuda?
2. Siapa dia yg datang dan akn takluk bangsa-bangsa kpd dia yg berhak atas tongkat kerajaan tersebut? Kejadian 49:10
  3. apa yg di maksud batu penjuru? Siapa yg di maksud batu penjuru? Matius 21:42
4. Yesus brkata kpd umat Bani Israel bahwa kerajaan Allah akn di ambil dari Bani Israel dan akn di berikan kepada suatu bangsa? Yg mnjadi pertanyaan bangsa apa yg di maksud Yesus yg akan menerima kerajaan Allah trsbt?

berikan komentar yg sopan dan santun?

by Admin SAN
_______________ Jawab :
ישוע המשיח ; YESYUA HAMASYIAKH ιησους χριστος - IÊSOUS KHRISTOS Nubuat-nubuat dalam Perjanjian Lama mengenai Mesias secara unik tergenapi dalam diri Yesus Kristus. Ada ratusan nubuat mengenai hal ini, sehingga kemungkinan bahwa nubuat tersebut digenapi secara kebetulan pada satu orang biasa sangatlah bertentangan dengan hukum probabilitas. Beberapa dari nubuat tersebut sangatlah sulit digenapi, seolah-olah tidak dapat dipenuhi oleh seorang pun yang hidup setelah abad pertama Masehi. Sebagai contoh, Yakub mengatakan, dalam : * Kejadian 49:10 LAI TB, Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. LAI TL, Bahwa tongkat kerajaan itu tiada akan undur dari pada Yehuda dan pemberi hukumpun tidak dari antara kakinya, sehingga datanglah Silo, maka kepadanyalah segala bangsa akan menurut. KJV, The sceptre shall not depart from Judah, nor a lawgiver from between his feet, until Shiloh come; and unto him shall the gathering of the people be. Hebrew, לֹֽא־יָסוּר שֵׁבֶט מִֽיהוּדָה וּמְחֹקֵק מִבֵּין רַגְלָיו עַד כִּֽי־יָבֹא [שִׁילֹה כ] (שִׁילֹו ק) וְלֹו יִקְּהַת עַמִּֽים׃ Translit, LO-YASUR SYEVET MIHUDA UMEKHOKEK MIBEIN RAGLAV AD KI-YAVO SYILOH VELO YIKHAT AMIM Nama שילה - SYILOH adalah gelar untuk Mesias, dan nubuat menyatakan bahwa suku Yehuda akan tetap menjadi pemimpin bangsa di Israel, secara khusus menghasilkan raja-raja mereka, dari Raja Daud sampai Mesias datang. Nubuat sudah digenapi sebelum kehancuran Yehuda dan Yerusalem pada tahun 70 Masehi, ketika semua tongkat kerajaan telah meninggalkan Yehuda.(TONGKAT KERAJAAN BERALIH sempat beralih ke bangsa lain....saat itu kehancuran YEHUDA dan YERUSALEM....(Pembuangan KE BABEL...dst..)...) Arti dari kata SYILOH : - Tranquility (ketenangan / kesentosaan). - The Peaceable One (Orang yang suka damai). - The Pacifier (Pembawa damai / perdamaian). Reff : http://www.sacrednamebible.com/kjvstrongs/STRHEB78.htm#S7886
http://biblesuite.com/hebrew/7886.htm =>Shiloh: perhaps "he whose it is," a Messianic title =>JADI SYILOH ADALAH GELAR MESIAS....
Menurut Keil & Delitzsch: Kata שילה - SYILOH diturunkan dari kata Ibrani שלה - SYALAH, yang berarti to be quiet (= tenang), to enjoy rest (= menikmati ketenangan), security (= keamanan). Shiloh tidak harus menunjuk pada tempat (a place of rest) tetapi bisa menunjuk kepada orang, yaitu ‘the man of rest’ (= manusia damai) atau ‘the bearer of rest’ (= pembawa damai), untuk itulah kembali dalam Yesaya ditegaskan banwa Mesias yang dijanjikan itu adalah "Sang Raja Damai" (Yesaya 9:5).

Apakah kehadiran Tuhan Yesus ke dunia membawa DAMAI?Jawabnya Ya membawa damai....apa buktinya ?
Bukti sbb :

Luk. 2:14 "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan DAMAI SEJAHTERA DI BUMI di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." =>KEHADIRAN-NYA DI BUMI MEMBAWA DAMAI SEJAHTERA....KAERNA DIALAH "SANG RAJA DAMAI"(YES 9:5).

Bukti lain bahwa Ia adalah SANG RAJA DAMAI , Ia meninggalkan DAMAI SEJAHTERA kepada kami....DAMAI SEJAHTERA yang Ia tinggalkan bagi kami TIDAK AKAN PERNAH sama dengan yang dunia berikan...

Yoh. 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. ++"Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu"++, dan ++"apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu"++

Dalam segalanya Ia(SANG RAJA DAMAI) selalu berhasrat memberikan DAMAI SEJAHTERA kepada kita:

Luk. 24:36 Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "DAMAI SEJAHTERA BAGI KAMU!"

Yoh. 20:19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "DAMAI SEJAHTERA BAGI KAMU!"


Yoh. 20:21 Maka kata Yesus sekali lagi: "DAMAI SEJAHTERA BAGI KAMU! 

Yoh. 20:26 Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "DAMAI SEJAHTERA BAGI KAMU!"

SANG RAJA DAMAI ITU MENGHENDAKI KITA HIDUP SELALU BERDAMAI DENGAN SEMUA ORANG : MRK 9:50 ....selalu hidup BERDAMAI yang seorang dengan yang lain."

BAHKAN SANG RAJA DAMAI ITU MEWAJIBKAN KAMI BERDAMAI DENGAN PARA LAWAN KAMI : 

Luk. 12:58 Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah BERDAMAI dengan dia selama di tengah jalan...

KARENA IA SANG RAJA DAMAI....MAKA MEWAJIBKAN KAMI BERDAMAI DAHULU DENGAN SAUDARA ATAU SIAPA SAJA...SEBELUM BERIBADAH KEPADA-NYA : 
Mat. 5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah BERDAMAI dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

PERTANYAAN : BAGAIMANA DENGAN MUHAMMAD?APAKAH KELAHIRAN MUHAMMAD MEMBAWA DAMAI DIBUMI(MANA PERNYATAAAN ILAHI AKAN HAL INI THD MUHAMMAD)?APAKAH MUHAMMAD DAPAT MENINGGALKAN DAMAI SEJAHTERA??APAKAH MUHAMMAD MENGAJARKAN AGAR UMATNYA MENGEJAR/MENGERJAKAN DAMAI DENGAN SEMUA ORANG??JIKA TIDAK DAPAT MENGAPA INGIN DIPAKSAKAN SEBAGAI SYILOH(PEMBAWA DAMAI SEJAHTERA)???
________________
Lalu bagaimana dengan pernyataan sbb :
"Jangan kamu menyangka bahwa AKU datang untuk membawa damai di atas bumi; AKU datang bukan untuk membawa DAMAI melainkan PEDANG (Matius 10:34).
"Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas Bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan PERTENTANGAN" (Lukas 12:51).
_________________
JAWAB : MAT 10:34 DAN LUK 12:51 MERUPAKAN TERMASUK UCAPAN TUHAN YESUS YANG SULIT DIPAHAMI...

Bandingkan pula dengan :


* Matius 10:35 
Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,


* Lukas 12:53 
Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya." 


Selanjutnya bisa kita baca dalam Matius 10:36 adalah kutipan Perjanjian Lama yang berbunyi "musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya" (Mikha 7:6)

Satu hal yang sudah pasti : Tuhan Yesus tidak menyokong pertentangan. Ia mengajar pengikutNya untuk jangan melawan atau membalas kalau mereka diserang atau diperlakukan tidak baik. "Berbahagialah orang yang membawa damai", kataNya, "Karena mereka akan disebut anak-anak Allah" (Matius 5:9). Artinya adalah Allah Damai Sejahtera, sehingga orang yang mencari dan meneruskan damai mencerminkan sifat Allah. Berita ini pula yang dikumandangkan pengikut-pengikutNya dalam namaNya setelah kenaikanNya disebut 'Injil Damai Sejahtera' (Efesus 6:15) atau 'Berita Perdamaian' (1 Korintus 5:19).


Tetapi dalam Matius 10:34 ini, Tuhan Yesus berbicara mengenai ketegangan dan konflik dalam keluarga. Ia mungkin berbicara berdasarkan pengalaman pribadi. Ada indikasi dalam kisah yang ditulis dalam Injil bahwa beberapa anggota keluargaNya sendiri tidak bersimpati dalam pelayananNya :


* Markus 3:20-21
3:20 Kemudian Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makan pun mereka tidak dapat.
3:21 Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi. 

Bandingkan dengan :

* Yohanes 7:5 
Sebab saudara-saudara-Nya sendiri pun tidak percaya kepada-Nya. 


Jadi, jikalau Tuhan Yesus berkata bahwa Ia datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang, yang Ia maksudkan ialah bahwa itu adalah akibat dari kedatanganNya, bukan karena itu menjadi tujuan kedatanganNya. Kata-kataNya menjadi kenyataan dalam kehidupan Gereja mula-mula. Dan kebenaran kata-kataNya telah terbukti kemudian dalam sejarah pelayanan misi-misi Kristen. Bahwa disaat satu atau dua keluarga atau golongan masyarakat lainnya menerima iman Kristen, maka hal ini selalu menimbulkan pertentangan dari anggota-anggota yang lain.


Matius 10:34 adalah ayat kalimat kiasan. Maksudnya orang yang mau mengikuti Yesus harus lebih mencintai Yesus daripada apapun didunia ini. Apakah ayat tersebut mutlak mengartikan Yesus memberi pengajaran sambil bawa-bawa pedang ?. Alkitab apakah pernah menuliskan Yesus bawa-bawa pedang dalam mengajar. Tetapi, Saya akan menjelaskan apa maksud pengajaran Yesus diatas, sbb : 

Sekalipun Yesus Kristus disebut "Raja Damai", kebenaranNya harus senantiasa disampaikan, Kedatangan Yesus dan pemberitaan Injil-Nya mengakibatkan pemisahan-pemisahan sbb: 


[1] Iman kepada Kristus memisahkan orang percaya dari orang berdosa dan dunia. 


*2 Korintus 6:17-18 
6:17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. 
6:18 Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa." 


Konsep mengenai pemisahan dari yang jahat ini adalah dasar dalam hubungan Allah dengan umat-Nya. Menurut Alkitab, pemisahan itu meliputi dua dimensi - yang satu negatif dan yang lain positif: 

(a ) memisahkan dirimu secara moral dan rohani dari dosa dan dari segala sesuatu yang bertentangan dengan Yesus Kristus, kebenaran, dan Firman Allah; 
(b ) mendekatkan diri kepada Allah dalam suatu persekutuan yang akrab dan intim melalui penyerahan diri, penyembahan, dan pelayanan. Pemisahan dalam pengertian ganda ini menghasilkan suatu hubungan di mana Allah menjadi Bapa sorgawi kita yang hidup bersama kita sebagai Allah kita, dan sebaliknya kita menjadi anak-anak-Nya laki-laki dan anak-anak-Nya perempuan. 

Dalam Perjanjian Lama, pemisahan merupakan suatu tuntutan Allah yang terus-menerus bagi umat-Nya. Mereka diharapkan menjadi kudus, berbeda, dan terpisah dari semua bangsa lain supaya menjadi milik Allah sendiri. Satu alasan penting yang menyebabkan Allah menghukum umat-Nya dengan membuang mereka ke Asyur dan Babilonia ialah karena mereka bersikeras ingin menyesuaikan diri dengan penyembahan berhala dan gaya hidup yang fasik dari bangsa-bangsa di sekitar mereka. 


Dalam Perjanjian Baru, Allah memerintahkan orang percaya untuk memisahkan diri, 

(a ) dari sistem dunia yang bejat dan dari tindakan kompromi yang tidak kudus; 
(b ) dari orang-orang dalam jemaat yang berbuat dosa dan menolak untuk bertobat, dan 
(c ) dari guru, jemaat, dan kepercayaan yang palsu yang mengajarkan teologi yang salah dan menyangkal kebenaran alkitabiah. 


Sikap kita dalam pemisahan ini harus nampak dalam hal: 

(a ) membenci dosa, ketidakbenaran, dan sistem dunia yang bejat 
(b ) melawan doktrin palsu; 
(c ) kasih yang tulus terhadap mereka yang darinya kita harus pisahkan diri; 
(d ) takut akan Allah sementara kita menyempurnakan kekudusan 


Maksud dari pemisahan ini ialah agar sebagai umat Allah kita dapat: 

(a ) bertekun dalam keselamatan, iman, dan kekudusan; 
(b ) hidup semata bagi Allah sebagai Tuhan dan Bapa kita; dan 
(c ) menginsafkan dunia yang tidak percaya ini akan kebenaran dan berkat-berkat Injil. 


Jikalau kita memisahkan diri sebagaimana mestinya, maka Allah sendiri akan membalas dan mendekati kita dengan perlindungan, berkat, dan pemeliharaan-Nya sebagai Bapa. Dia berjanji untuk bersikap dan bertindak sebagai seorang Bapa yang baik. Dia akan menjadi penasihat dan pembimbing kita; Dia akan mengasihi dan menghargai kita sebagai anak-anak-Nya sendiri. 

Penolakan orang percaya untuk memisahkan diri dari yang jahat pasti akan mengakibatkan hilangnya persekutuan dengan Allah, penerimaan oleh Bapa, dan hak-hak kita sebagai anak. 


[B] [2] Pemberitaan Firman Allah dan kebenarannya akan mendatangkan perlawanan, perpecahan, dan penganiayaan. 


[3] Kehidupan yang dijalani sesuai dengan standar kebenaran yang ditetapkan Kristus akan mendatangkan ejekan dan cemoohan. 

[4] Mempertahankan iman rasuli Perjanjian Baru terhadap ajaran yang sesat akan mendatangkan perpecahan. 

[5] Ajaran Kristus mengenai damai dan kesatuan harus senantiasa diperhadapkan dengan kebenaran bahwa Ia datang "bukan untuk membawa damai, melainkan pedang"


Paulus rupanya juga mengalami pertentangan semacam ini dalam keluarganya sebagai akibat dari pertobatannya, membuat perlengkapan bagi situasi semacam ini dalam hidup kekeluargaan para petobatnya. Ia tahu bahwa ketegangan bisa timbul bila seorang suami-istri menjadi Kristen sedang pasangannya tetap tidak percaya. Bila pasangan yang tidak percaya bersikeras untuk meninggalkan dan mengakhiri perkawinan, maka orang kristen tidak boleh menggunakan kekerasan atau tindakan-tindakan legal, karena 'Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera' (1 Korintus 7:12-16).

Dalam kata-kataNya ini, Tuhan Yesus memperingatkan pengikut-pengikutNya bahwa kesetiaan mereka kepadaNya bisa mengakibatkan konflik di rumah, bahkan pengusiran dari lingkungan keluarga. Adalah baik bahwa mereka diperingatkan sebelumnya, jadi mereka tidak bisa berkata "Kami tidak pernah membayangkan bahwa kami harus membayar harga ini untuk mengkuti Dia!"

JADI MAT 10:34 DAN LUK 12:51  ADALAH HARGA YANG HARUS DIBAYAR SEBAGAI PENGIKUT KRISTUS(Salah satu syarat menjadi pengikut-Nya=>Luk 14:33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.)....BAHWA DUNIA AKAN MEMBENCI KITA(PENGIKUT-NYA).BAHKAN MEREKA MENYANGKA MELAKUKAN HAL ITU TELAH BERBUAT BAKTI KEPADA ALLAH MEREKA(YOH 16:2-3)...SEBAB KITA DITENTUKAN HARUS BERBEDA DENGAN DUNIA INI(ROMA 12:2)
________________

Pergilah kesemua jalan dan lintasan dan PAKSALAH orang-orang yang
ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh" (Luk 14:23) 
____________
JAWAB : ...RUMAHKU HARUS "PENUH"(LUK 14:23) MENGISYARATKAN SURGANYA HARUS PENUH....BUKAN NERAKANYA HARUS PENUH(DALAM AKIDAH ISLAM NERAKA-NYA HARUS PENUH DALIL Q 32:13..."Sesungguhnya akan Aku(Allah( penuhi neraka jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama....dan itu suatu kepastian....=>Sad [38:85] Sesungguhnya Aku PASTI akan memenuhi neraka Jahannam...=>APAKAH ALLOH SWT YANG BERHASRAT PASTI MEMENUHI NERAKA DAPAT DISEBUT AR-RAHMAN DAN AR-RAHIM?).....JIKA SOSOK MEMAKSA SURGA HARUS PENUH APAKAH ITU PAKSAAN YANG BURUK ATAU JELEK?

LUK 14:24 Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorangpun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku." =>JAMUAN-KU =>JAMUAN-NYA....DI SURGA...(BACA LUK 14 SECARA PENUH BARU ANDA AKAN TAHU....RUMAHKU(RUMAH-NYA))

JUSTRU LUK 14:23 MENCERMINKAN IA BERKEHENDAK SURGANYA "PENUH".....IA BERKEHENDAK TAK SEORANGPUN BINASA(YOH 18:9..."Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorangpun yang Kubiarkan binasa.")
_______________
Janji akan datangnya Sang Mesias juga diberikan kepada Raja Daud, bahwa Mesias akan datang sebagai salah satu keturunannya, sebagai Raja abadi, seperti dikatakan Tuhan, "Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan aku akan mengokohkan tahta kerajaannya untuk selama-lamanya" (2 Samuel 7:13). Yesaya mengatakan, "Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai (yaitu ayah Daud), dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah"
* Yesaya 11:1 LAI TB, Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. KJV, And there shall come forth a rod out of the stem of Jesse, and a Branch shall grow out of his roots: Hebrew, וְיָצָא חֹטֶר מִגֵּזַע יִשָׁי וְנֵצֶר מִשָּׁרָשָׁיו יִפְרֶֽה׃ Translit, VEYATSA KHOTER MIGEZA YISYAI VENETSER MISYARASHAV YIFREH Ini adalah "sebutan" yang lain lagi untuk Mesias, dan menunjukkan bahwa, bahkan setelah pohon keluarga Isai terputus, masih ada satu cabang (taruk) yang tumbuh dari tunggulnya. Ternyata cabang terakhir yang muncul dari silsilah ini akhirnya terbukti merupakan Mesias terjanji. 

Konfirm Yer 23:5-8 : 
23:5 Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.
23:6 Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN--keadilan kita.
23:7 Sebab itu, demikianlah firman TUHAN, sesungguhnya, waktunya akan datang, bahwa orang tidak lagi mengatakan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir!,
23:8 melainkan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun dan membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Ia telah menceraiberaikan mereka!, maka mereka akan tinggal di tanahnya sendiri."

KONFIRM Yes. 19:20 Itu akan menjadi tanda kesaksian bagi TUHAN semesta alam di tanah Mesir: apabila mereka berseru kepada TUHAN oleh karena orang-orang penindas, maka Ia akan mengirim seorang JURUSELAMAT kepada mereka, yang akan berjuang dan akan melepaskan mereka. JURUSELAMAT YAKNI TUNAS DAUD....AKAN MEMULIHKAN KERAJAAN BAGI ISRAEL MAKA DARI ITU KISAH RASUL 1:6 PARA MURID MENANYAKAN : => KIS 1:6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?"

JAWAB TUHAN YESUS ....KIS 1:7 Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. =>PEMULIHAN ITU PADA SAAT KERAJAAN 1000 TAHUN DAMAI DALAM KITAB WAHYU....

Nubuat hadirnya Mesias dari keturunan Daud, digenapi secara unik dalam diri Yesus. Ayah angkatnya, Yusuf, adalah keturunan Daud melalui Salomo dan karenanya mempunyai hak atas tahta (Matius 1:1-16). IbuNya, Maria, juga keturunan Daud melalui Nathan, seperti dijelaskan dalam silsilah dalam Lukas 3:23-31. Andai saja silsilah Yesus tidak memenuhi kriteria itu tentu saja semua catatan silsilah akan segera dihancurkan setelahnya. Tetapi kenyataannya tidak demikian, silsilah itu memberikan bukti dan meneguhkan bahwa nubuat-nubuat itu tergenapi. Nubuat yang lebih menusuk terdapat dalam Daniel 9:24-27. Dalam ayat itu Daniel menyatakan secara eksplisit bahwa Mesias akan datang 69 "sabat" (yaitu, 69 tahun sabat - atau total 483 tahun) setelah dekrit yang diberikan untuk membangun kembali Yerusalem, yang saat itu tinggal reruntuhan setelah Nebukadnezar, raja Babilonia, menghancurkannya. Dekrit semacam itu diberikan kemudian oleh Raja Persia. Walaupun tanggal yang pasti dari dekrit itu tidak diketahui dengan jelas, tanggal terakhir dari nubuat pasti suatu waktu dalam abad pertama Masehi. Sesungguhnya, hal itu pasti terjadi sebelum penghancuran kota dan Bait Allah oleh Romawi pada tahun 70 Masehi, sebab nubuat mengatakan secara eksplisit: "Setelah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang Mesias, padahal tidak ada salahnya apa-apa; maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu" (Daniel 9:26). Bukan saja Mesias pasti datang sebelum pemusnahan kota ini, tetapi juga disebutkan bahwa Dia "disingkirkan", ditolak atau dibunuh, sebelum pemusnahan itu. Penjelasan selanjutnya bisa dibaca di Artikel Nubuat Daniel tentang Kedatangan Mesias. Sangat jelas bahwa tidak ada orang lain selain Yesus yang dapat menggenapi semua nubuat itu. Nubuat-nubuat tersebut jelas tidak memungkinkan Mesias di masa mendatang, kecuali bahwa harapan itu akan dipenuhi pada kedatangan kembali Kristus yang kedua kali nanti. Dan kemudian, tentu saja, masih ada ratusan nubuat yang lain, semuanya tergenapi dalam diri Yesus Kristus: - Kelahiran-Nya dari seorang perawan (Yesaya 7:14); - Kelahiran-Nya di Betlehem (Mikha 5:2)(konfirm Yoh. 7:42);
- Kematian-Nya yang dikorbankan (Yesaya 53:5); - Penyaliban-Nya (Mazmur 22:14-18); - Kebangkitan badan-Nya (Mazmur 16:10); - dan banyak lainnya. (NB : MUHAMMAD TIDAK AKAN PERNAH TERMASUK DALAM KRITERIA "SYILOH/MESIAS/Al-MASIH") Semua itu bersatu dalam kesaksian mereka bahwa "Yesus adalah Kristus, Putra Allah" : * Yohanes 20:31 LAI TB, tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. KJV, But these are written, that ye might believe that Jesus is the Christ, the Son of God; and that believing ye might have life through his name Textus Receptus (TR), ταυτα δε γεγραπται ινα πιστευσητε οτι ο ιησους εστιν ο χριστος ο υιος του θεου και ινα πιστευοντες ζωην εχητε εν τω ονοματι αυτου Interlinear, tauta {(hal-hal) ini} de {tetapi} gegraptai {telah ditulis} hina {supaya} pisteusête {kamu percaya} hoti {bahwa} ho iêsous {Yesus} estin {adalah} ho khristos {Kristus/Mesias} ho huios {Anak} tou theou {Allah} kai {dan} hina {supaya} pisteuontes {karena percaya} zôên {hidup} ekhête {kamu beroleh} en {melalui} tô onomati {nama} autou {-Nya} Kemungkinan bahwa ratusan prediksi yang begitu rinci, masing-masing saling tidak berhubungan, dapat tergenapi secara bersamaan dalam diri satu orang, amat sangat tidak mungkin terjadi, terutama dari pandangan mukjizat alami yang menyertai banyak di antaranya (yaitu, kelahiran dari seorang perawan, kebangkitan, dll.). Tidak ada kesimpulan yang rasional yang mungkin kecuali bahwa Yesus adalah semua yang dikatakan-Nya - Mesias, Penebus, Tuhan dan Allah ------- Dalam Perjanjian Baru, gelar Mesias pertama kali disampaikan melalui Malaikat : * Lukas 2:11 LAI TB, Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." KJV, For unto you is born this day in the city of David a Saviour, which is Christ the Lord. The Orthodox Jewish Brit Chadasha, "because hayom, in the Ir Dovid, has been born to you a Moshi'a, who is Rebbe Melech HaMoshiach HaAdon." The Aramaic New Covenant, "for [geir] birthed [yiled] to you this day [yaumna] is a redeemer [paruqa] having ['it] been the Lord [mare] the Meshiah [mesiha] in the city [medinta] of David [dawid]" TR, οτι ετεχθη υμιν σημερον σωτηρ ος εστιν χριστος κυριος εν πολει δαβιδ Translit Interlinear, hoti {karena} etekhthê {telah dilahirkan} humin {bagimu} sêmeron {hari ini} sôtêr {Juruselamat} hos {yaitu} estin khristos {Kristus} kurios {Tuhan} en {di} polei {kota} dabid {Daud} Bandingkan dengan nubuat Nabi Yesaya : * Yesaya 9:5 LAI TB, Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. KJV, For unto us a child is born, unto us a son is given: and the government shall be upon his shoulder: and his name shall be called Wonderful, Counsellor, The mighty God, The everlasting Father, The Prince of Peace. Hebrew, כִּי־יֶלֶד יֻלַּד־לָנוּ בֵּן נִתַּן־לָנוּ וַתְּהִי הַמִּשְׂרָה עַל־שִׁכְמֹו וַיִּקְרָא שְׁמֹו פֶּלֶא יֹועֵץ אֵל גִּבֹּור אֲבִיעַד שַׂר־שָׁלֹֽום׃ translit, KI-YELED YULAD-LANU BEN NITAN-LANU VATEHI HAMISRAH AL-SYIKHMO VAYIKRA SYEMO PHELE YO'ETS EL GIBOR AVI-AD SARO-SYALOM

APAKAH YESUS PERNAH MENOLAK GELAR MESIAS BAGI DIRINYA?


Ada tuduhan yang mengatakan bahwa Yesus menolak jabatan Mesias, dengan dasar ayat dibawah ini :


* Markus 8:30 
LAI TB, Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia. 
KJV, And he charged them that they should tell no man of him
TR, και επετιμησεν αυτοις ινα μηδενι λεγωσιν περι αυτου
Interlinear, kai {lalu} epetimêsen {Ia melarang} autois {mereka} hina {supaya} mêdeni {jangan kepada satupun} legôsin {mereka mengatakan} peri {tentang} autou {Dia}.


Ada banyak pendapat dari para Bible abuser yang mengatakan kitab-kitab Injil salah menggambarkan keadaan, dan bahwa Yesus tidak mengakui dan diakui sebagai Mesias, demikian juga pendapat bahwa sesuah kebangkitanNya gelar itu baru diberikan kepadaNya. Menjawab tuduhan tersebut, kita harus mengakui unsur penting mengapa Yesus bersikap demikian, pastilah perbedaan tajam mengenai konsep Mesias dalam benak orang-orang Yahudi dan konsep Mesias bagi Yesus. 

Namun demikian, Apakah benar Yesus pernah menolak disebut Mesias ? 

* Yohanes 11:27 
LAI TB, Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."
KJV, She saith unto him, Yea, Lord: I believe that thou art the Christ, the Son of God, which should come into the world. 
TR, λεγει αυτω ναι κυριε εγω πεπιστευκα οτι συ ει ο χριστος ο υιος του θεου ο εις τον κοσμον ερχομενος
Interlinear, legei {Ia berkata} autô {kepadaNya} nai {benar} kurie {ya Tuhan} egô {aku} pepisteuka {percaya} hoti {bahwa} su {Engkau} ei {adalah} ho khristos {Kristus/Mesias} ho huios {Anak} tou theou {Allah} ho {yang} eis {kedalam} ton kosmon {dunia} erchomenos {akan datang}

Yesus tidak menolak pernyataan Marta ini. Yesus juga tidak menolak gelar lain yang berkaitan dengan Mesias, yaitu yaitu "Anak Daud" :

Orang-orang Yahudi mengerti gelar yang lain bagi Mesias adalah "Anak Daud", perhatikan ayat ini :

* Matius 22:42
LAI TB, "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud." 
KJV, Saying, What think ye of Christ? whose son is he? They say unto him, The son of David. 
TR, λεγων τι υμιν δοκει περι του χριστου τινος υιος εστιν λεγουσιν αυτω του δαβιδ
Interlinear, legôn {berkata} ti {apa} humin {pendapatmu} dokei {tentang} peri tou khristou {Mesias?} tinos {siapakah} huios {Anak} estin {Ia adalah?} legousin {mereka menjawab} autô {kepada Dia} tou dabid {Anak Daud}

* Yohanes 7:42 
Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal."
KJV, Hath not the scripture said, That Christ cometh of the seed of David, and out of the town of Bethlehem, where David was? 
TR, ουχι η γραφη ειπεν οτι εκ του σπερματος δαβιδ και απο βηθλεεμ της κωμης οπου ην δαβιδ ο χριστος ερχεται
Interlinear, oukhi {bukankah} hê graphê {Alkitab} eipen {mengatakan} hoti {bahwa} ek {dari} tou spermatos {keturunan} dabid {Daud} kai {dan} apo {dari} bêthleem {Betlehem} tês kômês {kampung} hopou {dimana} ên {dahulu tinggal} dabid {Daud} ho khristos {Kristus/Mesias} erkhetai {datang?}

Mesias disebut "Anak Daud" karena Ia dinubuatkan lahir dari keturunan Daud (Reff. Yesaya 11:1-16; Yeremia 23:5-8 ), dan kelahiran Yesus melalui anak dara(VIRGIN) Maria telah menggenapinya. 

Orang-orang yang berharap bahwa Dia dengan penuh kasih akan menolong mengatasi kesusahan mereka, menyapa Dia "Anak Daud", misalnya dalam Markus 10:47, hal tersebut menggambarkan bahwa orang-orang itu percaya bahwa Ia adalah Mesias. 


* Markus 10:46-52
10:46 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.
10:47 Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku! "
10:48 Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: "Anak Daud, kasihanilah aku!" 
10:49 Lalu Yesus berhenti dan berkata: "Panggillah dia!" Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: "Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau."
10:50 Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.
10:51 Tanya Yesus kepadanya: "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang buta itu: "Rabuni, supaya aku dapat melihat!"
10:52 Lalu kata Yesus kepadanya: "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!" Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. 

Terhadap sebutan "Anak Daud" bagi diriNya, Yesus pun tidak menolaknya.

BAHKAN GELAR "MESIAS ANAK DAUD" PADA DIRI TUHAN YESUS JUGA DIAKUI OLEH PARA MURID :
RASUL PETRUS :(TERTULIS DALAM 3 INJIL) 
Mat. 16:16 Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Mrk. 8:29 Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"
Luk. 9:20 Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."
ATAS PERNYATAAN TERSEBUT RASUL PETRUS BEROLEH PENGHARGAAN :
MAT 16:17-18 : 
16:17 Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. 16:19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
TUHAN YESUS TIDAK PERNAH BERKATA....NGAWUR KAMU PETRUS....TETAPI JUSTRU MENGKARUNIAKAN KUNCI KERAJAAN SURGA KEPADA RASUL PETRUS....

PERNYATAAN KEMESIASAN TUHAN YESUS JUGA MELUNCUR DARI PERNYATAAN TUHAN YESUS SENDIRI : 

Dihadapan para imam yang mengadiliNya dengan tegas Ia menyatakan bahwa memang Dia adalah Mesias/Kristus : 

Markus 14:61-62 
14:61 LAI TB, Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: "Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?" 

14:62 LAI TB, Jawab Yesus: "AKULAH DIA, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit." 


KONFIRM SBB:
Yoh. 4:25 Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami."
JAWAB TUHAN YESUS : YOH 4:26 Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia(AKULAH MESIAS ITU), yang sedang berkata-kata dengan engkau."
DAN ORANG-ORANG SAMARIA MENYATAKAN ...YOH 4:42 => .....DIALAH(YESUSLAH) BENAR-BENAR JURUSELAMAT DUNIA...
ALQURAN JUGA MENGAKUI KE-MESIAS-AN DARI TUHAN YESUS :
Al-Qur'an menerima gelar Al-Masih(MESIAS/JURUSELAMAT/Yang diurapi) ini dan juga gelar nabi (lihat Qs 19:29-34) kepada Isa. Nama Isa dan gelar Al-Masih diberikan oleh Allah lewat Malaikat : Qs 3:45 (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
(AN-NISA 171 ..... AL-MASIH....)

MESIAS MEMBAWA PEMBEBASAN DAN PEMULIHAN....KEGENAPAN DARI YES 61:1-2;LUK 4:18-19 TUHAN YESUS MEMBACAKAN NAS DARI KITAB NABI YESAYA(YES 61:1-2)...
LUK 4:21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini GENAPLAH NAS ini sewaktu kamu mendengarnya."=>JADI MESIAS....SEBAGAI JURUSELAMAT...PEMBEBAS BAGI UMAT-NYA.....MENYATAKAN TAHUN RAHMAT TUHAN TELAH DATANG.....

DITINJAU DARI GARIS KETURUNAN ...MATIUS 1(GARIS KETURUNAN YUSUF) DAN LUKAS 3(GARIS KETURUNAN MARIA) KONFIRM :

Lukas pasal 3 mencatat silsilah sbb: 

Adam, ayah Set, ayah Enos, ayah Kenan, ayah Mahalaleel, ayah Yared, ayah Henikh, ayah Metusalah, ayah Lamekh, ayah Nuh, ayah Sem, ayah Arpakhsad, ayah Kenan, ayah Salmon, ayah Eber, ayah Peleg, ayah Rehu, ayah Serug, ayah Nahor, ayah Terah, ayah Abraham.

Lukas pasal 3 mencatat garis keturunan Yesus melalui Maria, ibu Yesus yang mengandung-Nya, dari catatan Lukas ini kita dapatkan pula detail silsilah sbb:

Natan anak Daud dari Betsyeba
Matata
Mina
Melea
Elyakim
Yonam
Yusuf
Yehuda 
Simeon
Lewi
Matat
Yorim
Eliezer
Yesua
Er
Elmadam
Kosam
Adi
Malkhi
Neri
Sealtiel
Zerubabel
Resa
Yohanan
Yoda
Yosekh
Simei
Matica
Maat
Nagai
Hesli
Nahum
Amos
Matica
Yusuf
Yanai 
Malkhi 
Lewi
Matat
Eli, ayah (mertua) dari Yusuf (suami Maria)

Jadi Eli, adalah Ayah Maria; mereka adalah keturunan Daud dari anaknya yang bernama Natan.
Silsilah yang disajikan oleh Lukas itu adalah garis keturunan Yesus yang ditulis melalui nama-nama kaum pria dalam garis keturunan Maria (yang juga dari keturunan Daud). Penulisan cara demikian adalah berkaitan dengan cara/tradisi Yahudi. Karena menuliskan silsilah Yesus dari garis ibu, Lukas menekankan bahwa Yesus adalah anak kandung Maria. 

CATATAN :
Sumber :
- The New John Gill Exposition of the Entire Bible (http://www.biblestudytools.com/commentaries/gills-exposition-of-the-bible/luke-3-23.html)

John Gill's Expositor:

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
"Which was the son of Eli;" meaning, not that Joseph was the son of Eli; for he was the son of Jacob, according to Matthew 1:16, but Jesus was the son of Eli; and which must be understood, and carried through the whole genealogy, as thus; Jesus the son of Matthat, Jesus the son of Levi, Jesus the son of Melchi, &c. till you come to Jesus the son of Adam, and Jesus the Son of God; though it is true indeed that Joseph was the son of Eli, having married his daughter; Mary was the daughter of Eli: and so the Jews speak of one Mary, the daughter of Eli, by whom they seem to design the mother of our Lord: for they tell *) us of one,

*) Talmud Hieros. Sanhedrin, fol. 25. 3.

"that saw, "Mary the daughter of Eli" in the shades, hanging by the fibres of her breasts; and there are that say, the gate, or, as elsewhere **), the bar of the gate of hell is fixed to her ear."

**) Ib. Chagiga, fol. 77. 4.

By the horrible malice, in the words, you may know who is meant: however, this we gain by it, that by their own confession, Mary is the daughter of Eli; which accords with this genealogy of the evangelist, who traces it from Mary, under her husband Joseph; though she is not mentioned, because of a rule with the Jews ***), that "the family of the mother is not called a family."

***) Juchasin, fol. 55. 2.

Sedangkan Matius pasal 1 menuliskan silsilah Yesus Kristus dari garis Yusuf (ayah Yesus secara hukum). Dengan demikian para penulis kitab Injil menegaskan bahwa Yesus berhak menjadi Mesias baik secara hukum maupun secara biologis. 
Matius pasal 1 mencatat bahwa Yusuf suami Maria adalah juga keturunan Daud dari garis Salomo. Dan, Yesus juga disebut anak Yusuf (menurut Hukum Yahudi), sebab Yusuf adalah "ayah" Yesus karena perkawinannya dengan Maria. 
Yusuf mengadopsi Yesus sebagai anaknya sendiri sehingga memberi-Nya hak secara hukum meneruskan nama bapak-Nya. 
>Matius 1:16
Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Secara hukum Yahudi -- bukan secara darah-daging -- Yusuf adalah ayah dari Yesus Kristus. Ayat di atas pun tidak menulis bahwa Yusuf "memperanakkan" Yesus, tetapi menekankan bahwa Maria yang melahirkan Yesus Kristus. Melengkapi ayat di atas, Kitab Lukas memberitahu kita bahwa Maria pun keturunan Daud dari garis Nathan.

Jadi, benarlah bahwa Yesus Sang Mesias, secara daging, ia diperanakkan dari keturunan Daud.

Kesimpulan :
JADI "SYILOH" DALAM KEJADIAN 49:10 ADALAH GELAR "MESIAS" SEKALIGUS SEBAGAI NUBUATAN KEDATANGAN MESIAS(AL-MASIH) YANG MEMULIHKAN KERAJAAN BAGI ISRAEL......MESIAS MEMILIKI OTORITAS PENUH UNTUK MEMINDAHKAN DAN MEMULIHKAN KERAJAAN BAGI ISRAEL BERASAL DARI SUKU YEHUDA BUKAN KETURUNAN ISMAEL.....SEJAK KEJADIAN 17:18-20 KETURUNAN ISMAEL TIDAK BOLEH HIDUP DIHADAPAN-NYA....SUDAH DIBUANG JAUH-JAUH...... >APAKAH DI QURAN/HADIS => MUHAMMAD PERNAH BERGELAR AL-MASIH(MESIAS/YANG DIURAPI/JURUSELAMAT)?SAYA RASA TIDAK ADA 1 AKIDAH ISLAMPUN YANG MENYATAKAN MUHAMMAD SEBAGAI AL-MASIH....
________________
pernyataan KK :

lambang pemerintahan dan pemberi hukum dan takluk bangsa-bangsa. Kejadian 49:10 Secara praktis kalimat di atas berarti “ pemilik tongkat kekuasaan dan hukum ”. Atau “ dia yang memiliki tongkat kekuasaan dan hukum ”, dan miliknya lah ketaatan segala bangsa.

kita lihat Yesus: Yesus semasa hidupnya bukanlah seorang pemimpin dari sebuah tongkat Kerajaan duniawi yang mengalahkan segala bangsa bertekuk lutut dihadapan Agama Tuhan sejati. Malahan Yesus menganjurkan kaum Yahudi agar bersikap loyal kepada kaisar Romawi dan membayar upeti kepadanya, dan ketika suatu hari sebagian kaum Yahudi hendak menjadikan Yesus seorang Raja atas bangsa Yahudi, tetapi Yesus malah melarikan diri pergi ke gunung untuk bersembunyi.

Interpretasi kedua dari tetragram “ Syilh ” (dibaca Syiloh), sama pentingnya dan cocok untuk Muhammad
__________________
Jawab :
Yesaya 9:5 LAI TB, Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; LAMBANG PEMERINTAHAN ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, RAJA DAMAI.

LAMBANG PEMERINTAHAN ITU DIKARUNIAKAN OLEH ALLAH KEPADA SANG RAJA DAMAI SAAT IA DILAHIRKAN BUKTI SBB :
Luk. 1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya TAKHTA DAUD, bapa leluhur-Nya, =>CUKUP JELAS MESIAS MEWARISI TAKHTA DAUD....LAMBANG PEMERINTAHAN ITU SENDIRI.....
GMN DENGAN MUHAMMAD APAKAH ALLAH BERSABDA BAHWA KEPADA MUHAMMAD DIKARUNIAKAN TAHTA DAUD?

MESIAS/AL-MASIH ADALAH PRIBADI YANG DIURAPI....MAKA DARI ITU IA MEMAKLUMKAN HUKUM PADA BANGSA-BANGSA....
FUNGSI KENABIAN ADALAH MENJAGAI ISRAEL.....JADI NABI DIUTUS OLEH ALLAH PASTI AREA KERJANYA DIDAERAH ISRAEL.....

Hos. 12:13 (12-14) Israel dituntun oleh TUHAN keluar dari Mesir dengan perantaraan seorang nabi, ya, ia dijaga oleh seorang nabi.

NABI/UTUSAN POSISINYA SEBAGAI HAMBA-NYA....DAN IA DATANG MEMAKLUMKAN HUKUM KEPADA BANGSA-BANGSA....HANYA "ORANG YANG DIURAPI-NYA"...."KEPADA-NYA ALLAH BERKENAN"....ITULAH YANG MEMAKLUMKAN HUKUM KEPADA BANGSA-BANGSA...
Yes. 42:1 Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
KONFIRMASI : Mat. 12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.
Mat. 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." =>PERNYATAAN INI TURUN SETELAH ROH ALLAH TURUN KEATAS TUHAN YESUS SPT BURUNG MERPATI....

Mat. 17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."=>KATA DENGARKANLAH DIA....BERMAKNA IA ADALAH SEORANG UTUSAN YANG MEMAKLUMKAN HUKUM.....KEPADA BANGSA-BANGSA...KARENA SOSOK UTUSAN TERSEBUT HARUSLAH YANG BENAR-BENAR DIPERKENAN ALLAH SENDIRI.....

YESUSLAH PRIBADI UTUSAN YANG DIKASIHI....DAN KEPADANYA ALLAH BERKENAN....DENGARKANLAH DIA....JADI IA ADALAH SOSOK UTUSAN/HAMBA-NYA YANG AKAN DATANG ITU YANG BERKENAN KEPADA-NYA....MEMAKLUMKAN HUKUM KEPADA BANGSA-BANGSA....

APAKAH MUHAMMAD DEMIKIAN?MANA PERNYATAAN ALLAH MENYATAKAN KEPADAMU MUHAMMAD AKU BERKENAN....?

BANGSA-BANGSA BERHARAP KEPADA SANG RAJA DAMAI : 
Mat. 12:21 Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap."(APAKAH ADA AYATNYA BANGSA-BANGSA BERHARAP KEPADA MUHAMMAD?LAH WONG MASUK SURGA SAJA KAGAK PASTI =>Q 46:9)...APA YANG MAU DIHARAPIN DARI MUHAMMAD?GA ADA....=>AYAT INI MEMBUKTIKAN BAHWA BANGSA-BANGSA ITU TAKLUK KEPADA SANG RAJA DAMAI.....KARENA SEMUA BANGSA BERHARAP PADA-NYA.....APAKAH ADA AYATNYA DI QURAN SEMUA BANGSA BERHARAP PADA MUHAMMAD?SELAMAT MASUK SURGA AJA GA TAHU??BAHKAN SAUDARANYA SENDIRI TAK DAPAT IA SELAMATKAN DARI MURKA ALLAH......


JADI DIA DATANG SEBAGAI UTUSAN(HAMBA) JUGA RAJA(BUKTI IA MEMILIKI KERAJAAN =>YOH 18:36) YANG MEMAKLUMKAN HUKUM KEPADA BANGSA-BANGSA.....

MESIAS ADALAH NABI DAN RAJA YANG AKAN DATANG.....SAAT ITU TUHAN YESUS PERNAH AKAN DIANGKAT SEBAGAI RAJA ATAS ISRAEL....TETAPI IA MENOLAKNYA.....SEBAB TUGASNYA BELUM SELESAI.....


Yohanes 6:14-15
6:14 Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: "Dia ini adalah benar-benar Nabi yang akan datang ke dalam dunia."

6:15 Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri. 

Ayat diatas adalah kenyataan yang menunjukkan bahwa kendati dalam pelayananNya Yesus implisit berberilaku sebagai Mesias atau 'Yang diurapi', dan Ia tidak menggembar-gemborkan hal itu, Karena pada saat itu pelayananNya belum dianggap selesai .

Ia memang telah mengumumkan datangnya pemerintahan Kerajaan Allah dan menghubungkan kedatangan Kerajaan Allah itu dengan aktivitasNya sendiri (Matius 12:28 ), dan Dia bertindak dengan otoritas ilahi (Markus 2:7). Dalam pelayanan itu timbul pertanyaan apakah benar Dia adalah Raja yang dinanti-nantikan itu (bandingkan dengan Yohanes 4:29; 7:25-31), sehingga banyak orang ingin menjadikan Dia raja (Yohanes 6:15). 



BGM DENGAN MUHAMMAD SEJAK KAPAN MUHAMMAD BERKATA IA MEMAKLUMKAN HUKUM KEPADA BANGSA-BANGSA?

BUKANKAH QURAN HANYA UNTUK ORANG ARAB SAJA....DITURUNKAN DALAM BAHASA ARAB....

Sura 26: 198-199

Dan kalau Al Quran itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab, lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya.

DIPERJELAS...

Q. 6:92

Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya.

DIULANGI LAGI...

Sura 42:7

Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya

ADAKAH AYATNYA DI QURAN BAHWA MUHAMMAD MEMAKLUMKAN HUKUM KEPADA BANGSA-BANGSA?
_______________
Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu. Matius 21:43 3. apa yg di maksud batu penjuru? Siapa yg di maksud batu penjuru? Matius 21:42 ___________ Jawab : Mat 12:42-43 :

21:42 Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
21:43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu. =>cukup jelas yang dipindahkan adalah KERAJAAN ALLAH....KERAJAAN KEKAL itu sendiri....jadi yang berhak memindahkan adalah yang berasal dari kerajaan itu sendiri....Yoh 18:36 =>Kerajaan Tuhan Yesus bukan berasal dari dunia ini.....berarti KERAJAAN-Nya Kekal....dan Kerajaan ALLAH tersebut dipindahkan dari tangan PENGERJA-Nya(imam-imam kepala, orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat, dan pemimpin-pemimpin Yahudi)...dipindahkan kepada Pengikut Kristus....(2 tes 1:5 ...warga Kerajaan ALLAH)=>SEJAK KAPAN PENGIKUT ISLAM(Alloh SWT) DIKATAKAN warga KERAJAAN ALLAH?Mana dalilnya di QURAN/HADIS?

Siapakah BATU PENJURU?

Kis. 4:11 Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan--yaitu kamu sendiri--,namun ia telah menjadi batu penjuru.

Ef 2:20 ... Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

1 petrus 2:6-10 :

2:6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."
2:7 Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."
2:8 Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan.
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih(Orang KRISTEN), imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
2:10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Orang KRISTEN adalah IMAMAT yang RAJANI.....itulah SUATU BANGSA yang DIPILIH OLEH ALLAH untuk menghasilkan BUAH bagi Kerajaan-Nya.....Ingat manusia tidak bisa memindahkan KERAJAAN ALLAH.....Hanya ALLAH sendiri dalam Yesus Kristus yang adalah BATU PENJURU dapat meindahkan Kerajaan KEKAL ITU.....SADARLAH!!!!!!SEBELUM TERLAMBAT!!!!
Dalam Matius 21:33-46; Markus 12:1-12;Lukas 20:9-19 :
Yesus menceritakan perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur ini selama minggu terakhir kehidupakNya di dunia. Satu penulis Injil mungkin berbeda dengan penulis lainnya dalam detil-detil kecilnya tetapi mereka semua dengan setia meneruskan ajaran Yesus. Kitab apokrifa yaitu Injil Thomas juga menyajikan perumpamaan ini[1]. Kisah ini mungkin merupakan kisah nyata dan mengambil gambaran sejarah gerejawi bangsa Israel. Orang-orang yang berada di sekeliling Yesus mengerti kisah dari perumpamaan ini, karena mereka memberi respons dengan mengatakan "Sekali-kali jangan" (Lukas 20:16). Lagipula, orang-orang Farisi, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat tahu bahwa perumpamaan ini ditujukan kepada mereka. Cerita Perumpamaan Seorang tuan tanah mempunyai sebidang tanah dan memutuskan untuk menanaminya dengan anggur. Sesudah dia menan ami tanah dengan tunas-tunas pohon anggur yang masih muda, dia melindungi tanaman tersebut dari binatang-binatang buas seperti rubah dan babi hutan (Kidung Agung 2:15; Mazmur 80:14) dengan membuat pagar di sekeliling kebun anggur. Dia juga melengkapi kebun anggur dengan alat pemeras anggur dan menara jaga. Menara jaga digunakan untuk mengintai pencuri selama musim panen, dan juga dapat digunakan sebagai temp at tinggal penggarap-penggarap kebun anggur. Seluruh proyek irii merupakan usaha untuk menghasilkan keuntungan bagi pemilik tanah tersebut. Dia menanam anggur-anggur baru di atas tanah yang belum pernah ditanami. Dia menyewakan kebunnya kepada para petani, tetapi harus menunggu selama empat tahun sebelum pohon anggur menghasilkan buah. Selama waktu ini, dia akan menanggung para petani, membeli dan menyediakan pupuk untuk kebun anggur, dan dia berharap akan mendapatkan keuntungan di tahun kelima [5]. Karena itu, kebun anggur yang baru ditanami itu merupakan suatu usaha yang bukan bertujuan untuk mendapatkan keuntungan finansiil dengan cepat, tetapi bertujuan untuk mendapatkan hasil yang terus menerus ada, yang menguntungkan generasi-generasi berikutnya. Lalu tuan tanah tersebut pergi untuk jangka waktu yang lama. Selama dia pergi, penggarap-penggarap akan menan ami kebun anggur, memotong cabang-cabangnya, dan menanam kumpulan sayur-sayuran di an tara pohon-pohon anggur selama beberapa tahun pertama. Para penggarap bekerja sebagai petani bagi hasil dan dengan demikian berhak mendapatkan sebagian dari hasilnya. Sisa penghasilannya akan menjadi milik tuan tanah. Penggarap-penggarap telah membuat kontrak dengan tuan tanah untuk menanami kebun tersebut. Pemiliknya akan menanggung mereka selama empat tahun pertama. Sesudah tahun-tahun kerja keras berlalu, kebun anggur tersebut akan menjadi sumber penghasilan yang menguntungkan bagi pemiliknya. Ketika mendekati waktu panen dalam tahun kelima, pemilik tanah tersebut mengirimkan hambanya[3] untuk mengumpulkan pendapatan dari kebun anggurnya[4]. Selama empat tahun pertama kontak an tara pemilik dengan para penggarap mungkin sangat kurang. Kurangnya komunikasi ini mungkin menyebabkan perebutan dan bahkan sikap bermusuhan dari pihak penggarap-penggarap kebun anggur, seperti yang dilukiskan di dalam perumpamaan ini. Alasan sebenarnya dari permusuhan yang sengit ini tidak dikemukakan. Hanya fakta mengenai keterangannya yang diceritakan[5]. Hamba tersebut ditangkap, dipukuli, dan dikirim kembali kepada tuannya. Dia kembali dengan tanda fisik yaitu badan yang memar. Pesan yang diterima oleh pemilik tanah adalah bahwa penggarap-penggarap kebun anggur tidak ingin rnembayar pendapatan yang diminta dari hasil kebun anggur itu. Mereka ingin menyimpan seluruh hasilnya untuk diri rnereka sendiri, mungkin sebagai kompensasi dari kerja keras dan perawatan yang diberikan untuk kebun itu selarna bertahun-tahun sebelurn rnenghasilkan panen. Dengan mengirim kembali hamba yang sudah dipukuli dan yang kernbali dengan tang an hampa, penggarap-penggarap kebun anggur tersebut rnengklaim kepernilikan hasil panen secara keseluruhan. Karena buah dari kebun anggur masih akan dijual, penghasilan yang diminta oleh pemilik tanah dapat dibayarkan beberapa kali selarna tahun itu. Karena itu pemilik tanah mengirirn harnba yang lain untuk pergi ke para penggarap dengan permintaan yang sarna. Tanpa ragu-ragu, dia menunjuk pada kontrak yang ditanda tangani oleh pemilik dan penggarap, yang menguraikan syarat-syarat kontrak dengan jelas. Tetapi mereka menerimanya dengan cara yang sama seperti mereka menerima hamba sebelurnnya. Mereka memukul kepalanya, mereka mempermalukan dia, dan mereka mengirimkan dia kembali dengan tangan hampa (Lukas 20:11). Para penggarap sekali lagi menunjukkan tantangan terbuka: mereka tidak ingin mernbagi hasil yang didapatkan dari panen anggur tersebut. Pemilik kebun itu menunjukkan kesabaran yang patut dihargai. Dia tidak mernbalas kekerasan dengan kekerasan, dia juga tidak mengatakan bahwa kontraknya batal dan tidak berlaku lagi, seperti yang dilakukan oleh penggarap-penggarap kebun anggur. Sesudah beberapa waktu, mungkin pada saat panen berikutnya, pemilik kebun mengirirnkan hambanya yang ketiga[6]. Sekali lagi para penggarap menolak mernenuhi permintaan pemilik kebun; mereka rnengambil jalan kekerasan dengan melukai (Lukas 20:12) atau membunuh hamba itu (Markus 12:5). Tetapi sementara pemilik tanah tetap mengirimkan hamba-hambanya[7], para penggarap, dengan cara memukul dan membunuh hamba-hamba tersebut, memberitahu bahwa kebun anggur itu tetap menjadi milik mereka. Mereka telah membuat kebun itu produktif; karena itu, mereka mempunyai pikiran bahwa merekalah yang berhak atas hasil kebun anggur dan bahkan terhadap kebun itu sendiri. Pemilik kebun sadar bahwa penggarap-penggarap telah bersikap sebagai pemilik yang sah dari harta miliknya. Sebagai usahanya yang terakhir dia mengirimkan anaknya, dengan perkiraan bahwa para penggarap akan mengakui wewenang ketika mereka dihadapkan dengan anaknya. "Mereka akan menghargai anakku," katanya. Tentu saja hamba tidak membangkitkan rasa hormat, tidak seperti kalau anaknya sendiri yang diutusnya[8]. Dia akan mengirim anak satu-satunya yang merupakan pewaris kebun anggur itu. Tetapi penggarap-penggarap kebun tidak tergerak untuk menyerahkan kebun anggur tersebut. Ketika melihat anak itu mendekat, mereka mungkin berpikir bahwa pemilik kebun telah mati dan anaknya yang akan menggantikan dia. Kalau demikian masalahnya, maka kalau anaknya disingkirkan, sebentar saja kebun anggur itu akan menjadi milik mereka. Kemudian penggarap-penggarap itu dapat mengklaim bahwa mereka telah merawat kebun anggur itu dengan setia, bahwa mereka tidak membayar sewa selama beberapa tahun, dan bahwa pemilik sah harta milik tersebut telah meninggal. Dengan latar belakang hukum pada waktu itu, para penggarap kebun dapat memperoleh kepemilikan tunggal untuk tanah itu. Kemungkinan besar hakim-hakim setempat akan mendukung para penggarap dan menyatakan transaksi itu sah. Para penggarap memutuskan untuk membunuh anak itu dan mengambil warisannya. Pertama-tama mereka menerima anak itu di kebun anggur, tetapi agar tidak mencemari anggur dengan darah, mereka membunuhnya di luar kebun anggur. Para penggarap meninggalkan anak tersebut di luar kebun anggur, dengan asumsi bahwa hamba-hamba yang menyertainya akan menguburkannya. Kesabaran pemilik kebun telah habis. Dengan membunuh anaknya para penggarap itu telah membuat kesalahan yang mendatangkan malapetaka. Pemilik itu akhirnya mengusir para penggarap kebun dan memprakarsai untuk membawa mereka ke pengadilan; dia menuntut hak penuh atas harta miliknya, dan menunjuk penggarap-penggarap lain untuk merawat kebun anggurnya. Orang-orang ini adalah hamba-hamba yang akan memberi dia bagian hasil yang sudah ditentukan pada waktu musim panen. Arti Perumpamaan : Kisah yang diceritakan oleh Yesus ini dengan mudah diterima oleh pendengar-Nya. Perumpamaan ini menggambarkan satu situasi nyata di mana seorang pemilik tanah yang bertempat tinggal di lain tempat sekali-sekali mengirim seorang hamba untuk mengumpulkan bagian sebagaimana mestinya dari penghasilan tahunan kebun anggurnya. Para pendengar mengetahui keadaan yang digambarkan oleh Yesus di dalam perumpamaan ini; mereka dapat membayangkan akhir dari kisah ini dan menyetujui pelaksanaan peradilan. Yesus mengalamatkan perumpamaan ini kepada imam-imam kepala, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Mereka pasti cepat memperhatikan kutipan dari nubuat nabi Yesaya: Aku hendak menyanyikan nyanyian ten tang kekasihku, nyanyian kekasihku ten tang kebun anggurnya: * Yesaya 5:1-2 5:1 Aku hendak menyanyikan nyanyian tentang kekasihku, nyanyian kekasihku tentang kebun anggurnya: Kekasihku itu mempunyai kebun anggur di lereng bukit yang subur. 5:2 Ia mencangkulnya dan membuang batu-batunya, dan menanaminya dengan pokok anggur pilihan; ia mendirikan sebuah menara jaga di tengah-tengahnya dan menggali lobang tempat memeras anggur; lalu dinantinya supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik, tetapi yang dihasilkannya ialah buah anggur yang asam. Orang Yahudi hafal lagu ini di luar kepala; mereka telah mempelajarinya di kebaktian penyembahan di Sinagoga di mana mereka kadang menyanyikannya. Mereka juga mengenal akhir dari lagu ini: * Yesaya 5:7 Sebab kebun anggur TUHAN semesta alam ialah kaum Israel, dan orang Yehuda ialah tanam-tanaman kegemaran-Nya; dinanti-Nya keadilan, tetapi hanya ada kelaliman, dinanti-Nya kebenaran tetapi hanya ada keonaran. Para pemimpin agama khususnya mengetahui bahwa perumpamaan ini ditujukan kepada mereka. Mereka menyadari bahwa Yesus menunjuk kepada nabi-nabi yang telah diutus Allah kepada bangs a Israel. Beberapa dari nabi-nabi ini dibunuh karena berita yang mereka bawa. Salah satunya adalah Zakharia, yang dibunuh di an tara tempat kudus dan mezbah (2Tawarikh 24:20, 21; Matius 23:35). Dengan mahir Yesus mengajar arti dari perikop Perjanjian Lama yang sudah dikenal ini kepada pendengar-Nya. Ketika Yesus berbicara mengenai anak pernilik kebun yang telah diutus ke kebun anggur dan dibunuh oleh para penggarap kebun, sebenarnya Dia bernubuat ten tang kematian-Nya yang akan datang. Yesus bertanya kepada pendengar-Nya, "Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?" Dia menggunakan kata-kata yang menyerupai kata-kata di dalam Nyanyian tentang Kebun Anggur (Yesaya 5:4, 5). Kata-katanya ditujukan kepada para pemimpin. Mereka telah menolak berita yang disampaikan Yohanes Pembaptis, dan mereka menanyakan kuasa Yesus dengan tujuan untuk menentang Dia secara terbuka. Sebenarnya, mereka menolak utusan Allah yang terakhir. Jawaban terhadap pertanyaan Yesus adalah bahwa ganti rugi yang cepat akan dibagikan kepada para penggarap yang kejam. Mereka akan dibunuh dan kebun anggur itu akan disewakan kepada penggarap-penggarap yang lain. Yesus menyerukan langsung Mazmur 118 kepada kumpulan orang ban yak, sebuah perikop dalam Alkitab yang dikenal oleh semua orang yang datang berdoa ke Yerusalem pada pesta perayaan Paskah. Mazmur ini dinyanyikan pada hari yang sudah ditetapkan selama pesta itu. Orang-orang yang ikut menyanyikan lagu-Iagu di dalam paduan suara adalah imam-imam, peziarah, dan kaum proselit yang menyanyikan puji-pujian Mazmur di depan pintu gerbang Bait Sud. Paduan suara para peziarah menyanyikan bagian Mazmur yang mengatakan ten tang batu yang ditolak oleh tukang bangunan, tetapi menjadi batu penjuru (Mazmur 118:22-25). Dengan menunjuk kepada Mazmur yang terkenal ini dan khususnya ayat-ayat yang berhubungan dengan batu yang ditolak oleh tukang bangunan, Yesus bertanya kepada para pendengar apakah mereka tidak pernah membaca di dalam Kitab Suci bahwa: * Mazmur 118:22-23 118:22 Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. 118:23 Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita. [16] Pertanyaan retorik ini diajukan oleh Yesus dan harus dijawab dengan pernyataan yang positif, yaitu: ya. Yesus mengalihkan perumpamaan dari penggarap-penggarap kebun anggur yang menolak para hamba ke tukang-tukang bangunan yang menolak batu. Dengan membunuh anak itu, penggarap-penggarap kebun anggur telah menghancurkan diri mereka sendiri, dan dengan membuang batu yang kemudian menjadi batu penjuru, tukang-tukang bangunan membuat diri mereka tampak bodoh. Karena perbuatan Tuhan, batu tersebut menjadi batu penjuru di bagian lengkungan atap sebuah bangunan. Semula, batu tersebut menunjuk ke salah satu bangunan dari kompleks bangunan di dalam bait Suci Salomo yang menjadi dasar di dalam bangunan. [17] Secara tidak langsung, Yes us menyatakan bahwa Dirinya adalah personifikasi dari anak pemilik kebun, juga sebagai batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan. Selanjutnya, ahli-ahli Taurat dan pemimpin-pemimpin agama yang lain adalah penggarap-penggarap kebun anggur dan sebagai tukang-tukang bangunan yang membuang batu penjuru itu. Jadi Yesus berbicara ten tang kematian-Nya yang sudah dekat dan kemuliaan yang akan datang. Theologi : Perumpamaan ini memiliki fokus kristologis tertentu sebagaimana ditulis oleh penulis-penulis Injil. Pembunuhan terhadap anak pemilik kebun anggur menyebabkan kematian penggarap-penggarap kebun anggur yang tidak dapat dihindarkan, dan penolakan batu itu menyebabkan kemuliaan yang mengagumkan. Karena itu, perumpamaan ini mengajarkan gambaran yang paralel dengan penolakan terhadap anak pemilik kebun dan penolakan terhadap batu[18]. Kedua gambaran ini melukiskan Anak Allah. Matius tampaknya mengisyaratkan adanya dua kelompok nabi, yaitu nabi-nabi pendahulu dan nabi-nabi terakhir, dengan menyebutkan dua kelompok hamba yang diutus secara terpisah oleh pemilik kebun untuk mengumpulkan bagian hasil kebun anggur. Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai anak pemilik kebun tersebut. Tetapi Markus dan Lukas menyebutnya sebagai "anakku yang kekasih" yang melahirkan konotasi sebagai Anak Tunggal[19].Sebutan "anakku yang kekasih" digunakan pada waktu pembaptisan Yesus dan pada saat Yesus berubah rupa ketika dimuliakan di atas gunung. Juga, Markus menulis bahwa pemilik kebun itu mengutus anaknya di urutan paling akhir. Kata paling akhir jelas sekali digemakan di dalam ayat-ayat pembukaan dari surat kepada orang Ibrani, "Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada." (Ibrani 1:1, 2, lihat artikel Ibrani pasal 1 : Yesus Kristus Lebih Tinggi). Lebih lanjut Markus mengatakan bahwa anak pemilik kebun itu dibunuh di dalam kebun anggur, Matius dan Lukas menulis bahwa penggarap-penggarap kebun anggur mengambil anak tersebut, melemparkannya ke luar kebun anggur, dan kemudian membunuh dia. Implikasinya adalah penggarap-penggarap kebun meninggalkan tubuh anak itu di sana, sehingga kalau ada orang yang melihatnya, mereka akan datang dan menguburkan anak yang sudah dibunuh itu. Sekali lagi pembaca merasakan gema di dalam surat kepada orang Ibrani: "Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri" (Ibrani 13:12). Jika perumpamaan ini berakhir dengan kematian si anak dan kedatangan pemilik tanah ke kebun anggur, maka pengorbanan nyawa si anak menjadi tidak meyakinkan. Pemilik tanah dapat datang ke kebun anggur segera setelah hamba-hambanya dianiaya. Kemuliaan anak tidak dapat dilukiskan dengan perumpamaan ini, tetapi melalui motif penolakan di mana perumpamaan ini oleh Yesus dihubungkan dengan Mazmur 118. Kutipan Kitab Mazmur ini menyatakan bahwa batu yang dibuang itu diberikan tempat yang paling penting dari semua batu yang ada di dalam kompleks bangunan. Tuhan telah mengangkat batu penjuru itu ke tempat yang mulia. Dengan sengaja Yesus menjalin perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur dengan perumpamaan ten tang batu yang dibuang dengan mengatakan, "Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu. Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk" (Matius 21:43, 44)[20]. Kerajaan Allah menjadi kebun anggur di mana orang-orang lain mengusahakan buahnya. Pada saat yang sama, batu yang dibuang itu menghancurkan dan meremukkan lawan-Iawan si Anak. "Kebun anggur" dan "batu bangunan" merupakan metafora yang dapat dimengerti dengan mudah oleh pendengar yang terlatih secara teologis oleh pemimpin-pemimpin agama. Dari nubuat nabi Yesaya mereka mengetahui "Sebab kebun anggur TUHAN semesta alam ialah kaum Israel, dan orang Yehuda ialah tanam-tanaman kegemaran-Nya" (Yesaya 5:7). Dan dari nubuat yang sarna mereka mengetahui bahwa "Tetapi TUHAN semesta alam ... Ia akan menjadi tempat kudus ... menjadi batu sentuhan dan batu sandungan bagi kedua kaum Israel itu ... dan banyak di antara mereka akan tersandung, jatuh dan luka parah, ... " (Yesaya 8:13-15) [21]. Pokok dari perumpamaan dan kutipan dari Mazmur ini tidak lepas dari pemimpin-pemimpin agama. Ketiga penulis Injil menulis "mereka mengetahui bahwa Yesus telah mengatakan tentang perumpamaan itu untuk menentang mereka." Kenyataannya, mereka diremukkan oleh Anak yang mereka tolak, tetapi yang dimuliakan oleh Allah. Aplikasi : Jelas sekali bahwa perumpamaan ini ditujukan kepada imam-imam kepala, orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat, dan pemimpin-pemimpin. Mereka dilukiskan sebagai penggarap-penggarap kebun anggur yang jahat dan juga sebagai tukang-tukang bangunan yang berat sebelah. Mereka melawan pemilik kebun anggur, mereka membunuh anaknya, dan mereka menolak batu penjuru. Mereka memilih bermusuhan dengan Allah dan anak-Nya. Mereka mendapatkan kekalahan yang menghancurkan dan kematian yang tiba-tiba. Apakah maksud dari perumpamaan ini? Yesus mengajarkan tentang kesabaran Allah yang tidak terbatas, yang diberikan juga kepada mereka yang melawan Dia. Tetapi ketika Anak-Nya ditolak maka kesabaran-Nya berakhir, dan Allah segera menuntut pertanggungjawaban mereka. Bacaan ini memberitakan sebuah pesan ten tang jaminan dan kepercayaan kepada pengikut Yesus yang setia. Meskipun gereja mengalami masa-masa perlawanan, Yesus Kristus adalah Raja Abadi yang kemenangannya pasti. Hal ini sesuai dengan kata-kata di dalam sebuah pengakuan di abad keenambelas: Gereja ini telah ada sedari permulaan dunia dan akan berakhir sampai akhir dunia. Telah nyata dari fakta bahwa Kristus adalah Raja yang kekal, kemudian ternyata bahwa Dia tidak dapat menjadi Raja tanpa perlawanan. Dan gereja yang kudus ini dipelihara oleh Allah dari amarah seluruh dunia. Gereja tidak akan pernah dihaneurkan meskipun untuk sesaat saja gereja mungkin terlihat sangat keeil dan bahkan mungkin terlihat padam. [22]


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

Pulsa Elektrik Termurah | Pulsa Murah | Dealer Pulsa mengatakan...

kalo baca quran jangan sepotong sepotong bos.. tolol gak pake otak

Anonim mengatakan...

iya bacanya yang komplit biar jadi teroris sekalian!

Poskan Komentar