TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

KESALAHAN ILMIAH QURAN...


1.KESALAHAN BENTUK BUMI DALAM QURAN....
Bagaimana pernyataan QURAN soal BENTUK BUMI ? 

Menurut Quran bumi ini datar, seperti hamparan karpet (QS 2:22)
Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap

Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. (QS 15:19)

Dalam Quran versi Yusuf Ali ayat tersebut diberi keterangan tambahan (like carpet)

And the earth We have spread out (like a carpet); set thereon mountains firm and immovable; and produced therein all kinds of things in due balance.(QS 15:19)

Selain itu Quran juga menganggap langit itu seperti atap, pemahamannya seperti atap rumah, yang tanpa retak. QS 50 : 6
Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak2 sedikit pun?

Wajar dengan pandangan seperti ini Muhammad mengatakan matahari tenggelam didalam lumpur.

ADA 5 DALIL YANG MENYATAKAN BAHWA BUMI ITU SUATU HAMPARAN....DATAR....SPT KARPET/permadani...secara tekstual, bunyi ayat-ayat di atas mengatakan bahwa bumi ini terhampar, seumpama firasy, karpet, atau tempat tidur.

DALIL PERTAMA:

firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an surat Al-Hijr: 19, “Dan Kami (Allah) telah mengHAMPARkan bumi….”. Nah lihatlah, kata mereka, bukankah ayat ini dengan gamblang telah menjelaskan bahwa bumi itu terhampar, dan tidak dikatakan bulat…! Kemudian mereka pun dengan enteng mengkafirkan semua orang yang berseberangan faham dengan mereka.

DALIL KEDUA:

adalah firman Allah pada surat Al-Baqarah: 22, “Dialah (Allah) yang telah menjadikan bumi itu sebagai HAMPARAN (firasy) bagimu.”

DALIL KETIGA:

adalah firman Allah pada surat Qaf:7, “Dan Kami HAMPARKAN bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata...”


DALIL KEEMPAT:

adalah firman Allah pada surat An-Naba 78: 6-7,  “Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai HAMPARAN dan gunung-gunung sebagai pasak?



DALIL KELIMA

adalah firman Allah pada surat Al-Ghasyiyah : 20, “Dan bumi bagaimana dihamparkan ?”



muttaki-iina 'alaa +"furusyin"+ bathaa-inuhaa min istabraqin wajanaa aljannatayni daanin
[55:54] Mereka bertelekan di atas +"permadani"+ yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.



QS 2:22

alladzii ja'ala lakumu al-ardha +"firaasyan"+

[2:22] Dialah yang menjadikan bumi sebagai +"hamparan"+ bagimu

Farasya = ‘fa-ra-syin’
Kata ‘firasy’ berarti : hamparan =>diartikan : permadani/KARPET, kasur atau ranjang. 

 surat Az-Zumar ayat 5

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى أَلَا
هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ 

"Dia (Allah) menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Maha Mulia, Maha Pengampun." (QS.Az-Zumar:5)

Kata “at-takwir” artinya adalah menggulung. Pada ayat di atas dengan jelas Allah berfirman bahwa malam menggulung siang dan siang menggulung malam.=>SEPERTI KARPET DIGULUNG DEMIKIANLAH KARPET SIANG DIGANTIKAN(=>DIGULUNG) DENGAN KARPET MALAM.....ITULAH MAKNA SIANG MENGGULUNG MALAM....DAN MALAM MENGGULUNG SIANG.....JADI CUKUP JELAS MAKNA KATA "FIRASY" DALAM Q 2:22 MEMBUKTIKAN BAHWA ALLOH SALAH BERFIRMAN MENGATAKAN BUMI ITU SUATU HAMPARAN......TIDAK MUNGKIN KARPET DITINDIH......TETAPI KARPET(HAMPARAN DATAR) ITU DIGULUNG DAN DIGANTIKAN DENGAN GULUNGAN KARPET YANG LAIN YANG DATAR JUGA ITULAH PEMAHAMAN PENULISAN QURAN YANG TEPAT MENURUT SAYA......PERNAHKAH KARPET DI TINDIH/DI TIMPA???TENTU TIDAK....JADI ANSWERING FFI SANGAT RANCU MEMBAHAS HAL INI.....

mengapa FFI rancu menjawab...karena menurut sebagian ulama bumi datar/flat...
BEBERAPA ULAMA MUSLIM SANGAT YAKIN BAHWA BUMI INI DATAR / FLAT (BUKANNYA BULAT / ROUND) ???

Fatwa yang berkaitan dengan Sains Modern

Seperti halnya Imam Al-Qurthubi rahimahullah yang berpendapat bahwa bumi itu rata, Syaikh bin Baz pada awalnya adalah salah seorang yang juga mempercayai bahwasanya bumi itu rata. Saat ekspedisi keluar angkasa pertama oleh orang-orang Uni Soviet & Amerika digalakkan, membuat sebagian ilmuwan barat menciptakan sebuah statement hujatan bahwasanya Al-Qur'an itu adalah kitab yang konyol serta tak masuk akal, dan sempat muncul fatwa bagi siapapun kaum muslimin yang mengikuti orang-orang non-muslim barat dan menghina Al-Qur'an maka orang itu telah kufur. Hingga pada akhirnya muncul sahabatnya dari kalangan ulama sekitar madinah yang memberitahukan kepadanya perihal bumi dan pendapat seorang ulama Ahlussunnah lain dimasa lampau, yaitu Imam Ibnu Hazm rahimahullah yang memiliki pendapat berbeda dari pendapat Imam Al-Qurthubi rahimahullah. Imam Ibnu Hazm berpendapat bahwa penekanan kata "dihamparkan" pada surat Al-Ghasiyyah ayat 20 menunjukkan bahwa justru sebenarnya bentuk bumi itu tak rata dan terhampar sebagaimana karpet, namun karena kekuasaan Allah sehingga bumi yang tak rata itu seakan-akan terhampar pada bagian permukaannya dan makhluk hidup pun bisa tinggal serta berjalan-jalan diatasnya. "Dan (apakah mereka tidak memperhatikan) bumi, bagaimana ia dihamparkan" (QS. Al-Gashiyyah: 20) Sejak saat itu munculah fatwanya dengan mengambil rujukan syarah dari Ibnu Hazm yang mana fatwa itu sampai sekarang masih bisa didengar dan dibaca melalu fatwa online yang dikelola pemerintah Arab Saudi.

http://id.wikipedia.org/wiki/Abdul_Aziz_bin_Abdullah_bin_Baz
Kosep Bumi yang bulat kembali ke abad ke-6 SM pada filsafat Yunani kuna dan filsafat India. Di Yunani, konsep ini dikemukakan oleh Pythagoras.[1] Di India, konsep Bumi bulat diakui dalam Shatapatha Brahmana dan Aitareya Brahmana.
Konsep ini menggantikan konsep awal mengenai Bumi yang rata.

Galileo dan Sejarah Pengungkapan Bumi Itu Bulat
Galileo Galilei lahir di Pisa, Toscana, 15 Februari 1564 dan meninggal di Arcetri, Toscana, 8 Januari 1642 pada umur 77 tahun. Beliau adalah anak pertama dari Vincenzo Galilei, seorang matematikawan dan musisi asal Florence, dan Giulia Ammannati. Galileo Galilei merupakan seorang astronom, filsuf, dan fisikawan Italia yang memiliki peran besar dalam revolusi ilmiah.

Ia sudah dididik sejak masa kecil. Kemudian, ia belajar di Universitas Pisa namun terhenti karena masalah keuangan. Untungnya, ia ditawari jabatan di sana pada tahun 1589 untuk mengajar matematika. Setelah itu, ia pindah ke Universitas Padua untuk mengajar geometri, mekanika, dan astronomi sampai tahun 1610. Pada masa-masa itu, ia sudah mendalami sains dan membuat berbagai penemuan.

Pada tahun 1612, Galileo pergi ke Roma dan bergabung dengan Accademia dei Lincei untuk mengamati bintik matahari. Di tahun itu juga, muncul penolakan terhadap teori Nicolaus Copernicus, teori yang didukung oleh Galileo. Pada tahun 1614, dari Santa Maria Novella, Tommaso Caccini mengecam pendapat Galileo tentang pergerakan bumi, memberikan anggapan bahwa teori itu sesat dan berbahaya. Galileo sendiri pergi ke Roma untuk mempertahankan dirinya. Pada tahun 1616, Kardinal Roberto Bellarmino menyerahkan pemberitahuan yang melarangnya mendukung maupun mengajarkan teori Copernicus.

Galileo menulis Saggiatore di tahun 1622, yang kemudian diterbitkan pada 1623. Pada tahun 1624, ia mengembangkan salah satu mikroskop awal. Pada tahun 1630, ia kembali ke Roma untuk membuat izin mencetak buku Dialogo sopra i due massimi sistemi del mondo yang kemudian diterbitkan di Florence pada 1632. Namun, di tahun itu pula, Gereja Katolik menjatuhkan vonis bahwa Galileo harus ditahan di Siena.

Di bulan Desember 1633, ia diperbolehkan pensiun ke vilanya di Arcetri. Buku terakhirnya, Discorsi e dimostrazioni matematiche, intorno à due nuove scienze diterbitkan di Leiden pada 1638. Di saat itu, Galileo hampir buta total. Pada tanggal 8 Januari 1642, Galileo wafat di Arcetri saat ditemani oleh Vincenzo Viviani, salah seorang muridnya.

Menurut Stephen Hawking, Galileo dapat dianggap sebagai penyumbang terbesar bagi dunia sains modern. Ia juga sering disebut-sebut sebagai "bapak astronomi modern", "bapak fisika modern", dan "bapak sains". Hasil usahanya bisa dikatakan sebagai terobosan besar dari Aristoteles. 

Semasa hidupnya, beliau banyak menghasilkan karya-karya yang berhasil menggemparkan dunia sains dan astronomi pada saat itu. Karya-karyanya antara lain adalah penyempurnaan teleskop, berbagai observasi astronomi, dan hukum gerak pertama dan kedua. Selain itu, Galileo juga dikenal sebagai seorang pendukung Copernicus.
Pada 19 Januari 1616, Galileo membuat dua statemen: 
(1) Matahari adalah pusat galaksi(HELIOSENTRIS) dan
(2) Bumi bukanlah pusat tata surya.(GEOSENTRIS)

Penemuan Galileo yang paling masyhur adalah di bidang astronomi. Teori perbintangan di awal tahun 1600-an berada dalam situasi yang tak menentu. Terjadi selisih pendapat antara penganut teori Copernicus yang matahari-sentris dan penganut teori yang lebih lama, yang bumi-sentris.

Setelah melakukan riset yang panjang, Galileo akhirnya berhasil menyempurnakan teropong bintangnya. Dengan menggunakan teropong tersebut, Galileo pun berhasil mengamati pergerakan benda-benda luar langit. Dengan teropong itu, Galileo menemukan tiga satelit alami Jupiter -Io, Europa, dan Callisto- pada 7 Januari 1610. Empat malam kemudian, ia menemukan Ganymede. Ia juga menemukan bahwa bulan-bulan tersebut muncul dan menghilang, gejala yang ia perkirakan berasal dari pergerakan benda-benda tersebut terhadap Jupiter, sehingga ia menyimpulkan bahwa keempat benda tersebut mengorbit planet dan ini membuktikan bahwa tidak semua planet bergerak mengitari bumi. 

Pada tahun 1616, Galileo berpendapat bahwa bumi itu bulat, bukan datar seperti yang dipahami gereja pada waktu itu. Dalam karyanya Banding ke Grand Duchess, Galileo kokoh menyerang pengikut Aristoteles. Dalam karyanya yang dialamatkan kepada Grand Duchess Christina dari Lorraine, ia mengkritik pernyataan dari Kitab Suci yang mengakatan bahwa bumi itu datar karena bertentangan dengan fakta fisis yang dapat dibuktikan dengan ilmu matematika. Dalam buku ini, Galileo cukup jelas menyatakan bahwa teori Copernican bukan hanya alat perhitungan matematika, tapi merupakan suatu kenyataan fisik : 

Saya berpendapat bahawa Matahari terletak di pusat dan tidak mengubah tempat, dan bahwa Bumi berputar pada dirinya sendiri dan bergerak di sekelilingnya. 
Persoalan tentang bumi itu bulat sebenarnya sudah diketahui oleh banyak orang sejak lama, bahkan ilmu astronomi kuno sudah mengetahuinya, yang mungkin juga dipengaruhi oleh filsuf Yunani, Pythagoras (570 SM), dan Aristoteles (427-247 SM) yang mengajarkan bahwa: “Every portion of the earth tends toward the center until by compression and convergence they form a sphere - Tiap-tiap bagian di bumi cenderung menuju ke arah pusat dan dengan tekanan dan pemusatan mereka membentuk suatu lapisan. (De caelo, 297a9-21).”
Dengan ditemukannya benua Amerika oleh Christopher Colombus (1492), maka juga sudah dibuktikan bahwa bumi itu bulat di abad ke 15, sekitar seabad sebelum kasus Galileo. Maka Gereja Katolik, yang tidak pernah menentang ilmu pengetahuan, juga tidak mengajarkan bahwa bumi itu rata. Kendatipun memang jika kita membaca Alkitab, terdapat ayat-ayat yang seolah- oleh mengatakan bahwa bumi itu rata, contohnya Yes 11:12 dan Why 7:1 yang menyebutkan ke empat sudut bumi, atau Ayb 38:13, Yer 16:19, Dan 4:11 yang menyebutkan ‘ujung bumi’. Namun Gereja Katolik tidak pernah mengeluarkan dokumen pengajaran apapun yang mengajarkan bahwa bumi itu rata. Tetapi dalam alkitab juga (Yes 40:22) mengatakan bahwa bumi itu bulat.
Namun, setelah teori Galileo ini diungkapkan, muncul berbagai pihak yang menentang pernyataan tersebut. Yang pertama-tama menentang Galileo dengan menggunakan Alkitab adalah seorang bernama Lodovico delle Colombe, yang kemudian mendapat dukungan dari imam Dominikan, Tommaso Caccini (1614), walaupun pada saat itu banyak tokoh Gereja Katolik malah sebenarnya mendukung percobaan Galileo, terutama kaum Jesuit. Pandangan Gereja Katolik yang resmi akhirnya disampaikan oleh Kardinal Robertus Bellarminus, yang mengatakan demikian: 

"I say that if there were a true demonstration that the sun was in the center of the universe and the earth in the third sphere, and that the sun did not go around the earth but the earth went around the sun, then it would be necessary to use careful consideration in explaining the Scriptures that seemed contrary, and we should rather have to say that we do not understand them than to say that something is false which had been proven." (Letter of Cardinal Bellarmine to Foscarini.) 

Artinya kira-kira begini: 

"Saya katakan jika ada pembuktian yang benar bahwa matahari berada di pusat jagad raya, dan bumi di lingkaran ke tiga, dan bahwa matahari tidak berputar mengelilingi bumi tetapi bumi mengitari matahari, maka adalah penting untuk menggunakan pertimbangan yang hati- hati dalam menjelaskan Kitab Suci yang kelihatannya sebaliknya, dan kita seharusnya mengatakan bahwa kita tidak mengetahuinya daripada mengatakan sesuatu yang salah, seperti yang telah dibuktikan." (Surat Kardinal Belarminus kepada Foscarini).
Maka di sini saja sebenarnya kita ketahui bahwa pihak otoritas Gereja Katolik mempunyai pikiran yang terbuka terhadap teori Galileo, seandainya ia dapat membuktikannya. Namun sayangnya Galelio tidak dapat membuktikannya, tapi ia berkeras agar Gereja memperhitungkan cara baru untuk menginterpretasikan Kitab Suci. Sebenarnya, jika Galileo hanya mendiskusikan mengenai pergerakan planet, maka ia dapat terus mengajarkan konsep heliosentris ini sebagai proposal teori dengan aman, tetapi rupanya Galileo berkeras untuk mengatakan hal ini sebagai kebenaran, walaupun ia tidak mempunyai bukti yang mendukung pada saat itu. Karena bukti yang diperlukan, yaitu jalur pergeseran paralel dari bintang-bintang karena pergesaran orbit bumi mengelilingi matahari, tidak dapat diamati dengan teknologi pada saat itu. Konfirmasi stellar parallax ini baru ditemukan di abad ke 19 oleh Friedrich Wilhelm Bessel.
Pendapat Galileo dan dukungannya terhadap teori Copernicus menyebabkan dia berhadapan dengan kalangan gereja yang menentangnya habis-habisan karena dia telah menghina keyakinan yang sudah berkembang ketika itu seputar wahyu ilahi di dalam Injil yang mengatakan bahwa bumi datar dan bumi adalah pusat tata surya

Karena bukti yang dapat mendukung teori ini tidak cukup memadai, maka Gereja tidak dapat mendukung teorinya. Maka pada tahun 1616, pihak Gereja Katolik mengeluarkan dekrit bahwa teori heliosentris tersebut adalah teori yang salah dan bertentangan dengan Alkitab. Perlu kita ketahui bahwa bukan hanya Gereja Katolik yang menolak teori Copernicus yang dipegang oleh Galileo, tetapi gereja Protestan juga menolaknya. Bahkan Martin Luther termasuk barisan pertama yang menentang teori heliosentris, bersama-sama dengan muridnya Melancthon dan para teolog Protestan lainnya. Mereka mengecam karya Copernicus. Luther memanggil Copernicus sebagai "keledai/orang bodoh yang mencari perhatian", lengkapnya demikian "an ass who wants to pervert the whole of astronomy and deny what is said in the book of Joshua, only to make a show of ingenuity and attract attention". (Herbert Butterfield, The Origins of Modern Science (New York: the Free Press, 1957), p. 69). Atau Melancthon yang menyebut semua pengikut Copernicus (termasuk Galileo) sebagai ‘tidak jujur dan merusak’. (P. Melancthon, "Initia doctrinae physicae," Corpus Reformatorum, ed. Bretschneider, XIII, p. 216.) Maka tidak benar bahwa pada saat itu yang menentang Galileo hanya Gereja Katolik, sebab Luther dan para tokoh gereja Protestan juga menentang teori heliosentris yang diyakininya. 

Pertentangan gereja ini mencapai puncaknya di tahun 1616, sehingga pada 24 Februari 1616, sekelompok pakar teologi yang dibentuk oleh Tahta Suci Vatikan (Holy Office) menyatakan, bahwa teori Galileo itu bertentangan dengan Bible. Maka, Paus Paul V, meminta Kardinal Bellarmine untuk memperingatkan Galileo dan melarangnya mendukung maupun mengajarkan teori Copernicus. 

2. MATAHARI TERBENAM DALAM LUMPUR HITAM....

Quran 18:86 Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat MATAHARI TERBENAM di dalam laut yang berlumpur hitam...

Benar2 pengetahuan astrologi yang begitu hebat, matahari ditenggelamkan dalam lumpur.

3. QURAN MENGANUT PAHAM GEOSENTRIS....

Ketika Al-Qur’an diwahyukan kepada Rasulullah [saw] pada abad VII M, paham geosentris masih tertanam kuat dalam wawasan pengetahuan manusia pada masa itu. Bahkan, pada era Khulafaur Raasyidiin, Bani Umayah dan Bani Abbasiyah kepercayaan itu tetap dianut kebanyakan orang. 


SANGAT TERLIHAT PADA AYAT-AYAT QURAN SBB:

وَهُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلَّيۡلَ وَٱلنَّہَارَ وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ‌ۖ كُلٌّ۬ فِى فَلَكٍ۬ يَسۡبَحُونَ (٣٣)

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, Matahari dan Bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya (orbit). (QS. Al Ambiya: 33) 

Quran 21:33 ....matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. =>MATAHARI DAN BULAN MEMILIKI GARIS EDAR TERHADAP BUMI....BERARTI PENGANUT PAHAM GEOSENTRIS....

Quran 39:5 ...menundukkan matahari dan bulan, masing-masing BERJALAN menurut waktu yang ditentukan....=>MATAHARI DAN BULAN BERJALAN MENGITARI BUMI/MEMILIKI GARIS EDAR....MENGITARI BUMI....

Quran 36:38 dan MATAHARI BERJALAN di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi MAHA MENGETAHUI. 

q 36:38 .....MATAHARI BERJALAN di tempat peredarannya(=>pada GARIS EDAR/ORBIT=>FALAK=>baca q 36:40=>wakullun fee falakin(=orbit/garis edar).....) =>itu adalah KETETAPAN....=>Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi MAHA MENGETAHUI. ...

لَا ٱلشَّمۡسُ يَنۢبَغِى لَهَآ أَن تُدۡرِكَ ٱلۡقَمَرَ وَلَا ٱلَّيۡلُ سَابِقُ ٱلنَّہَارِ‌ۚ وَكُلٌّ۬ فِى فَلَكٍ۬ يَسۡبَحُونَ (٤٠)

“Tidaklah mungkin bagi Matahari mendapatkan Bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya”. (QS. Ya Siin : 40)


Quran 36:40...Tidaklah mungkin bagi MATAHARI mendapatkan BULAN dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan MASING-MASING beredar pada GARIS EDARNYA.

Kedua ayat(Q 36:40+Q 21:33) tersebut berbunyi Kullu fii falakin yasbahun yang berarti “masing-masing beredar pada orbitnya”.=>kata falak. Kita terjemahkan kata itu sebagai “orbit(GARIS EDAR)”. 

JADI KESIMPULAN :
QURAN CUKUP JELAS MENYATAKAN BAHWA MATAHARI DAN BULAN MEMILIKI GARIS EDAR MENGITARI BUMI....JADI PAHAM YANG DIANUT OLEH QURAN GEOSENTRIS.....ITU SUATU YANG DITETAPKAN OLEH YANG MAHA PERKASA LAGI MAHA MENGETAHUI.....BAGAIMANA DIKATAKAN ALLOH MAHA MENGETAHUI....TERBUKTI FAKTA BAHWA TERNYATA MATAHARI TIDAK MEMILIKI GARIS EDAR...DAPATKAH DIKATAKAN ALLOH MAHA MENGETAHUI?NO HUJAT...NO OOT...SILAHKAN JAWAB....

Muhammad rupanya masih menganut teori GEOSENTRIS, dimana matahari dan bulan beredar mengelilingi bumi. Dia belum tau jika bumi dan bulanlah yang mengelilingi Matahari. Karenanya Muhammad menganggap matahari dan bulan saling berkejar2an, tidak mungkin bulan mendapatkan matahari, atau matahari bertemu bulan. Oleh karenanya Muhammad begitu takut ketika terjadi gerhana matahari.

Sahih Bukhari 18:167
Diceritakan oleh Abu Musa: Saat terjadi gerhana Matahari, Rasulullah terperanjat ketakutan. Ia mengira kalau kalau saat itu Hari Kiamat....

Dalam astronomiheliosentrisme adalah teori yang berpendapat bahwa Matahari bersifat stasioner dan berada pada pusat alam semesta. Kata berasal dari bahasa Yunani (ήλιος Helios = Matahari, dan κέντρον kentron = pusat). Secara historis, heliosentrisme bertentangan dengan geosentrisme, yang menempatkan Bumi di pusat alam semesta. Diskusi mengenai kemungkinan heliosentrisme terjadi sejak zaman klasik. Barulah ketika abad ke-16 dapat ditemukan suatu model matematis dapat meramalkan secara lengkap sistem heliosentris, yaitu Nicolaus Copernicus, seorang ahli matematika dan astronom. Pada abad berikutnya, model tersebut dijabarkan dan diperluas oleh Johannes Kepler dan pengamatan pendukung dengan menggunakan teleskop diberikan oleh Galileo Galilei.

TEORI GEOSENTRIS PADA QURAN TELAH TUMBANG....APAKAH FIRMAN ALLAH TUMBANG?TENTU TIDAK....BERARTI QURAN BUKAN FIRMAN ALLAH...

Sebelum Yesus Kristus dilahirkan di dalam dunia, beberapa ilmuwan seperti Plato, Aristoteles, Ptolomeus mengemukakan teori bahwa pusat alam semesta kita adalah bumi, yang terkenal dengan Teori Geosentris.

Dakwaan Islam thd BIBLE menganut GEOSENTRIS sbb :
Bumi adalah pusat tata surya, matahari mengelilingi bumi" (Yoshua 10:12-13).


Sekarang, kami menjelaskannya dari dasar Alkitab kami, sbb :

* Yosua 10:12-14
10:12 LAI TB, Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: "Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!"
KJV, Then spake Joshua to the LORD in the day when the LORD delivered up the Amorites before the children of Israel, and he said in the sight of Israel, Sun, stand thou still upon Gibeon; and thou, Moon, in the valley of Ajalon.
Hebrew, 
אָז יְדַבֵּר יְהֹושֻׁעַ לַיהוָה בְּיֹום תֵּת יְהוָה אֶת־הָאֱמֹרִי לִפְנֵי בְּנֵי יִשְׂרָאֵל וַיֹּאמֶר ׀ לְעֵינֵי יִשְׂרָאֵל מֶשׁ בְּגִבְעֹון דֹּום וְיָרֵחַ בְּעֵמֶק אַיָּלֹון׃
Translit interlinear, 'AZ {kemudian} YEDABER {ia (sungguh-sungguh)} YEHOSYUA {Yosua} LAYEHOVAH {(baca : La'Adonay) kepada TUHAN} BEYOM {pada hari} TET {untuk menyerahkan} YEHOVAH {(baca 'Adonay) TUHAN} 'ET-HAEMORI {orang amori itu} LIFNEY {di depan} BENEY {anak-anak (dari)} YISRAEL {Israel} VAYOMER {dan ia berkata} LE'EINEY {di hadapan} YISRAEL {israel} SYEMESY {matahari} BEGIVON {di atas gibeon} DOM {diamlah engkau} VEYARE'AKH {dan rembulan} BE'EMEQ {pada lembah} 'AYALON {ayalon}

10:13 LAI TB, Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh.
KJV, And the sun stood still, and the moon stayed, until the people had avenged themselves upon their enemies. Is not this written in the book of Jasher? So the sun stood still in the midst of heaven, and hasted not to go down about a whole day. 
Hebrew, 
וַיִּדֹּם הַשֶּׁמֶשׁ וְיָרֵחַ עָמָד עַד־יִקֹּם גֹּוי אֹיְבָיו הֲלֹא־הִיא כְתוּבָה עַל־סֵפֶר הַיָּשָׁר וַיַּעֲמֹד הַשֶּׁמֶשׁ בַּחֲצִי הַשָּׁמַיִם וְלֹא־אָץ לָבֹוא כְּיֹום תָּמִים׃
Translit interlinear, VAYIDOM {dan ia diam} HASYEMESY {matahari itu} VEYAREAKH {dan bulan} 'AMAD {berdiri} 'AD-YIQOM {hingga mereka membalas} GOY {bangsa} 'OIVAV {musuh mereka} HALO-HI {bukankah ia} KHETUVAH {ditulis} 'AL-SEFER {dalam kitab} HAYASYAR {yasyar (orang jujur)} VAYA'AMOD {dan ia berdiri} HASYEMESY {matahari itu} BAKHATSI {pada tengah} HASYAMAYIM {langit itu} VELO-'ATS {dan tidak tergesa-gesa} LAVO {untuk berangkat} KEYOM {seperti hari} TAMIM {penuh}

10:14 LAI TB, Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN. 
KJV, And there was no day like that before it or after it, that the LORD hearkened unto the voice of a man: for the LORD fought for Israel. 
Hebrew, 
וְלֹא הָיָה כַּיֹּום הַהוּא לְפָנָיו וְאַחֲרָיו לִשְׁמֹעַ יְהוָה בְּקֹול אִישׁ כִּי יְהוָה נִלְחָם לְיִשְׂרָאֵל׃ פ
Translit, VELO {dan tidak} HAYAH {ia menjadi} KAYOM {seperti hari} HAHU' {itu} LEFANAV {di depan} VE'AKHARAV {dan di belakang} LISYMOA {untuk mendengar} YEHOVAH {(baca: 'Adonay) TUHAN} BEQOL {pada suara} 'ISY {manusia} KI {bahwa} YEHOVAH{(baca: 'Adonay) TUHAN} NILKHAM {berperang} LEYISRA'EL {untuk israel}

Kitab Yosua mencatat beberapa mujizat, namun barangkali tidak ada yang begitu banyak dibahas seperti mujizat tentang 'satu-hari yang diperpanjang dua puluh empat jam' ketika terjadi pertempuran di dekat Gibeon. Terhadap kisah ini ada beberapa keberatan karena seandainya benar bumi berputar pada porosnya selama 24jam, tentu akan terjadi bencana yang tak dapat dibayangkan diatas planet bumi ini dan segala sesuatu yang ada di atasnya. Meskipun orang-orang yang percaya pada keMahakuasaan Allah nyaris tidak dapat menyetujui bahwa TUHAN tidak dapat mencegah bencana seperti itu dan menangguhkan berlakunya berbagai hukum alam yang bisa mendatangkan bencana itu, tampaknya tidak mutlak perlu (berdasarkan naskah Ibrani-nya sendiri) untuk berpendapat bahwa planet bumi waktu itu tiba-tiba berhenti berotasi.

Ayat 13 menulis secara harfiah bahwa Matahari “lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh” . Maka hal ini tidak mesti dikatakan bahwa Alkitab menganut geosentris; Dalam banyak istilah bahasa-bahasa yang ada di dunia ini juga menyatakan bahwa 'Matahari terbenam' (sunset, Inggris) dan 'Matahari terbit' (sunrise, Inggris), hal tersebut "seolah-olah" juga menyatakan bahwa bumilah yang berhenti dan Matahari yang berjalan. Namun istilah terebut tidak boleh lantas diartikan bertentangan science. 

Selanjutnya, mari kita baca secara interlinear ayat yang dipersoalkan, demikian :

Yosua 10:13 Interlinear :
VAYIDOM {dan ia diam} HASYEMESY {matahari itu} VEYAREAKH {dan bulan} 'AMAD {berdiri} 'AD-YIQOM {hingga mereka membalas} GOY {bangsa} 'OIVAV {musuh mereka} HALO-HI {bukankah ia} KHETUVAH {ditulis} 'AL-SEFER {dalam kitab} HAYASYAR {yasyar (orang jujur)} VAYA'AMOD {dan ia berdiri} HASYEMESY {matahari itu} BAKHATSI {pada tengah} HASYAMAYIM {langit itu} VELO-'ATS {dan tidak tergesa-gesa} LAVO {untuk berangkat} KEYOM {seperti hari} TAMIM {penuh}

Ungkapan "lambat-lambat" (tidak tergesa-gesa) adalah merujuk pada suatu perlambatan gerakan, sehingga perputaran bumi pada porosnya membutuhkan 48jam dan bukan 24jam sebagaimana lazimnya. Mujizat perpanjangan hari bagi Yosua dan semua orang Israel adalah mujizat adikodrati, sebab mereka bisa menyelesaikan pada hari tersebut pekerjaan untuk 2hari.

Sumber : Ensiklopedia of Bible Difficulties, p. 269


SETELAH SAYA KAJI SECARA MENDALAM ALKITAB TIDAK PERNAH BERKATA BAHWA MATAHARI MEMILIKI GARIS EDAR....ARTINYA ALKITAB TIDAK PERNAH MENYATAKAN BAHWA ALKITAB MENGANUT PAHAM GEOSENTRIS....
"Matahari terbit – sun rise"
"Matahari terbenam – sun set"

Meski telah ada teori heliosentris, istilah "matahari terbenam" itu tidak pernah ditinggalkan.


4. TUJUH LANGIT DAN POSISI BULAN BINTANG



Qs.2 Baqarah:29. Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya TUJUH LANGIT. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Qs.17 Israa':44. LANGIT YANG TUJUH, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

Qs.42 Fushshilat:12. Maka Dia menjadikannya TUJUH LANGIT dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Qs. 67 Mulk:3. Yang telah menciptakan TUJUH LANGIT berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

Qs. 65 Thalaaq:12. Allah-lah yang menciptakan TUJUH LANGIT dan SEPERTI ITU PULA BUMI. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.

QS 71 : 15 – 16
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat? Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?

Pemahaman penulis Quran tentang langit bertingkat2 bukanlah secara kasat mata atau gaib, namun secara riil dan nyata bahwa langit ada 7 lapis. Dan bulan ditempatkan ditengah lapis tersebut (antara tingkat 3 dan 4)

Terjemahan bahasa Indonesia sengaja direkayasa. Kita lihat perbandingan dengan terjamahan Yusuf Ali :

QS 71 : 15 – 16 :
Do you not see how God has created the seven heavens one above the other, and made THE MOON A LIGHT IN THEIR MIDST (TERJ : DITENGAH-TENGAH 7 LANGIT) , and made the sun as a lamp?

Kenapa harus ada REKAYASA TERJEMAHAN, karena :

QS 37 : 6 :
Sesungguhnya Kami telah menghias LANGIT YANG TERDEKAT dengan hiasan, yaitu BINTANG-BINTANG,

Jadi menurut Quran, bintang-bintang (ditingkat 1 atau 2) LEBIH DEKAT ke bumi dibandingkan bulan (ditingkat 4).=>DITENGAH 7 LAPIS LANGIT Satu kesalahan astronomi yang sangat parah.

5. DARI APAKAH SUSU SAPI BERASAL?

Menurut Quran, susu sapi tercipta dari antara DARAH DAN TAHI. (QS 16 : 66 )


[Transliteration]  Wainna lakum fee alanAAami laAAibratan nusqeekum mimma fee butoonihi min bayni farthin wadamin labanan khalisan saighan lilshsharibeena


[Yusuf Ali] And verily in cattle (too) will ye find an instructive Sign. From what is within their bodies, between excretions and blood, We produce for your drink, milk, pure and agreeable to those who drink it.
 [Mohsin Khan] And verily! In the cattle, there is a lesson for you. We give you to drink of that which is in their bellies, from between excretions and blood, pure milk; palatable to the drinkers.
 [Pickthal] And lo! in the cattle there is a lesson for you. We give you to drink of that which is in their bellies, from betwixt the refuse and the blood, pure milk palatable to the drinkers.
 [Shakir] And most surely there is a lesson for you in the cattle; We give you to drink of what is in their bellies-- from betwixt the feces and the blood-- pure milk, easy and agreeable to swallow for those who drink.
 [Indonesian] Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.



Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) SUSU YANG BERSIH ANTARA TAHI DAN DARAH, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.

Bandingkan dengan terjemahan berikut :
"... between EXCRETIONS AND BLOOD ..." Yusuf Ali
"... from betwixt the FECES AND THE BLOOD ..." M. M. Ali-
"... from between EXCRETIONS AND BLOOD ..." M. Taqi-ud Din Al-Hillali - M. Muhsin Khan

Kombinasi yang aneh, kotoran sapi (Tai) dan darah. Bukankah ini menjijikkan…

6.  APAKAH MAKANAN LEBAH MENURUT QURAN ?

Menurut Quran makanan lebah adalah buah buahan. (QS 16:68-69)
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia". kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).

Mungkin sewaktu menulis ayat ini Muhammad melihat lebah yang hinggap pada buah2an. Kemudian ia mengira bahwa lebah itu memakan buah.

7. EMBRIOLOGI


Buku karya Keith Moore yang berjudul The Developing Human, edisi ke 3 dicetak dalam 2 versi. Versi standard yang digunakan di dunia barat, dan versi Islam yang digunakan dibeberapa negara Islam. Dengan membandingkan kedua versi tersebut, terlihat bahwa Keith Moore sendiri tidak yakin dengan "penemuan ilmiah" dalam qur'an yang akan dapat membahayakan reputasinya sebagai akademisi di dunia barat.

Sebagai contoh :

Pertama :

QS 23 : 14
"Kemudian KAMI menjadikan air mani itu segumpal darah, lalu segumpal darah itu KAMI jadikan segumpal daging …..

Ini jelas salah, karena tidak pernah ada periode dimana sperma atau sel telur yang telah dibuahi oleh sperma berubah menjadi segumpal darah.

Uniknya KESALAHAN INI JUGA DISADARI OLEH BUCHAILLE, yang dalam bukunya menyebutkan :

Bucaille, Bible, Quran and Science, halaman .200
Mayoritas terjemahan menuliskan, sebagai contoh, manusia dibentuk dari "segumpal darah" atau "gumpalan". STATEMEN SEPERTI INI JELAS TIDAK BISA DITERIMA OLEH ILMUWA-ILMUWAN YANG SPESIAL DIBIDANG INI.

Oleh karenanya, BUCHAILLE DENGAN SENGAJA TELAH MENGUSULKAN TERJEMAHAN YANG SALAH YAITU "SESUATU YANG MENEMPEL DI GUMPALAN" yang mengindikasikan fetus menempel di uterus melalui placenta. (halaman 186 – 187)

Ide bahwa manusia berkembang dari gumpalan darah BERASAL DARI ARISTOTELES (322 SM – 384 SM), yang mempercayai bahwa manusia berasal dari sperma yang jatuh ke darah menstruasi wanita. Pandangan inilah yang kemudian diambil oleh Quran karena hal inilah yang KELIHATAN OLEH MATA.

Kedua :

QS 23 : 14
"Kemudian KAMI menjadikan air mani itu segumpal darah, lalu segumpal darah itu KAMI jadikan segumpal daging, lalu segumpal daging itu KAMI jadikan tulang-tulang, maka KAMI liputi tulang-tulang itu dengan daging, kemudian KAMI menjadikannya satu bentuk yang lain. MAHASUCI ALLAH, sebaik-baik PENCIPTA"

Jadi menurut Quran :
Air mani – segumpal darah – segumpal daging – diubah menjadi tulang – meliputi tulang dengan daging – diciptakan bentuk lainnya.

Menurut Prof. Keith Moore dalam edisi standardnya, jaringan dimana tulang berasal yaitu mesoderm, adalah jaringan yang sama yang menghasilkan otot dan daging. Jadi tulang dan daging berkembang bersama-sama, bukan tulang dulu baru daging seperti pandangan Quran. Lagipula pandangan bahwa TULANG DILIPUTI DAGING BERASAL DARI ILMUWAN YUNANI YAITU GALEN DARI PERGAMUS (129 M – 216 M)

Sumber Encyclopaedica Britannica 2003 :
Hingga tahun 500 M hasil karyanya diajarkan dan dirangkum di Alexandria, dan teorinya telah dikutip dibuku-buku medical di Byzantium. Manuskrip Yunaninya dikoleksi dan diterjemahkan dalam bahasa Arab sekitar tahun 850 M oleh Hunayn ibn Ishaq ……

Pengetahuan ini tidaklah istimewa, karena orang-orang kuno juga membuat patung2 manusia atau binatang dengan teknik yang sama yaitu membuat rangka dengan rangkaian batang kemudian membungkusnya dengan lumpur atau tanah liat. Pengetahuan yang jauh dari ilmiah, melainkan lebih menggambarkan pandangan kuno yang salah.

Ketiga :

Quran 86:5-7
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Dia diciptakan dari air yang terpancar, yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.

Jadi menurut Al Quran air mani itu dipancarkan dari antara tulang rusuk dan tulang dada. Padahal kita semua tahu bahwa sel mani di produksi di testis yang jaraknya cukup jauh dari kedua tulang yang dimaksud.

Uniknya pandangan ini tampaknya dicontek dari PENGAJARAN HIPPOCRATES di abad 5 SM (1100 tahun sebelum Muhammad SAW)

Sumber :

Hippocratic Writings, Penguin Classics, 1983, halaman 317-8
"sperma dihasilkan dari semua cairan dalam tubuh, disebarkan dari otak melalui sumsum tulang belakang kemudian melalui ginjal hingga testikel dan organ pria.

Keempat :

Tidak disebutkan sama sekali peran dari sel telur wanita. Jadi Al-Qur'an hanya dapat menuliskan air mani karena itu kelihatan mata. SEMENTARA YANG TIDAK KELIHATAN MATA TIDAK DIKETAHUI.

Apakah manusia hanya tercipta dari air mani saja? Dimanakah sel telur dan peran perempuan?










  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10 komentar:

Monang Selamet mengatakan...

Gimana dgn bible? benarkan bible sesuai dengan akal sehat manusia? jawabnya: Tidak :)

Dipusat Bumi ada pohon besar yg tinggi sampe kelangit :)

Daniel 4:10-11 Ketika aku sedang tidur, kulihat sebuah pohon yang tumbuh di tengah-tengah bumi. Pohon itu sangat tinggi; batangnya besar dan kuat. Puncaknya sampai ke langit, sehingga dapat dilihat oleh semua orang di bumi.

Ada tiang-tiang antara bumi dan langit

Ayub 9:6 Yang menggeserkan bumi dari tempatnya, sehingga tiangnya bergoyang-goyang.

Ayub 26:11 Tiang-tiang langit bergoyang-goyang, tercengang-cengang oleh hardik-Nya.

Anonim mengatakan...

GOBLOK !! Ini Blok Siapa ???

Mengartikan "Hamparan" masa disebandingkan dengan Karpet !??

Penyesatan Ayat Al Qur'an adalah suatu hal yang tidak bisa bro... karena Al Qur'an Keaslian dan Keabsahan dijaga Allah.... beda dengan Injil Abal abal lu yang Segudang Kesalahannya.... Bahkan Perintah Yesus / Firman Tuhan abal abal dalam Injil Markus 16:18 Tidak ada satupun Manusia yang Beragama KRISETAN yang bisa mempraktekkannya....

Apakah anda berani mempraktekkan Isi Ayat Injil Markus 16:18 ???

Anonim mengatakan...

Semua Penafsiran Bisu dan penyesatan Dalil terhadap Ayat 2 Al Qur'an ini telah Terjawab dengan Lugas Bijaksana oleh DR Zakir Naik yang membantah dalil goblok DR Wiliam Campbel yang dibuat Ternganga oleh DR. Zakir Naik.

Btw Tulang Sulbi itu memang dimana ?? Goblok lu !?

Sudah Aku bilang Al Qur'an Keaslian dan Kebenarannya Terjaga dan dijamin oleh Allah.... jadi tidak akan mungkin disesatkan artinya oleh siapapun termasuk oleh Orang BODOH seperti Anda... hahaha
Ini isi sebenarnya Al Qur'an Surah At-Tariq Ayat 5-7 (QS 86:5-7) :
[5] (Setelah mengetahui yang demikian), maka hendaklah manusia memikirkan: dari apa ia diciptakan.

[6] Ia diciptakan dari air (mani) yang memancut (ke dalam rahim) -

[7] Yang keluar dari “tulang sulbi” lelaki dan “tulang dada” perempuan.

Jelaskan bahwa dengan itu ada kata perempuan... haha Firman Allah lu Mo selewengkan.... :D

Justru di Injill abal abal yang banyak Kesalahan Ilmiahnya... karna Injil hanya ditulis, dikarang dan dirobah-robah oleh Manusia silahkan anda Tonton Fakta berikut ini : http://www.youtube.com/watch?v=3HTxFTOkP6Q

Anonim mengatakan...

Bentuk Bulat Planet Bumi


"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam..." (Al Qur'an, 39:5)

Dalam Al Qur'an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai "menutupkan" dalam ayat di atas adalah "takwir". Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.

Keterangan yang disebut dalam ayat tersebut tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain berisi keterangan yang tepat mengenai bentuk bumi. Pernyataan ini hanya benar jika bumi berbentuk bulat. Ini berarti bahwa dalam Al Qur'an, yang telah diturunkan di abad ke-7, telah diisyaratkan tentang bentuk planet bumi yang bulat.

Namun perlu diingat bahwa ilmu astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda. Di masa itu, bumi diyakini berbentuk bidang datar, dan semua perhitungan serta penjelasan ilmiah didasarkan pada keyakinan ini. Sebaliknya, ayat-ayat Al Qur'an berisi informasi yang hanya mampu kita pahami dalam satu abad terakhir. Oleh karena Al Qur'an adalah firman Allah, maka tidak mengherankan jika kata-kata yang tepat digunakan dalam ayat-ayatnya ketika menjelaskan jagat raya.

Alvian Eka Maulana mengatakan...

admin goblok......
salah tafsirnya.....

Anonim mengatakan...

yg namanya hamparan mau kotak bunder penceng tetap hamparan

Anonim mengatakan...

apabila kekafiran itu telah menghujam dalam jiwa, maka hilanglah akal sehat...admin ini kafir dan tak akan pernah menerima cahaya kebenaran islam

Unknown mengatakan...

simple aja bro.. yang bunuh galileo karna konsep bumi itu bulat dan matahari sebagai pusat bukan kami para kaum muslim.. tapi kaum kalian..

dangean club mengatakan...

yang buat GobLok Banget goblok goblok. ga logis banget sok hakimi padahal ada penjelasanyya dasar otak udang

GRIYANATA ARCHITECTURE mengatakan...

Admin membuat kesimpulan yang dangkal. Dan dgan tergesah2 hànya untuk mencari kelemahan AlQuran dari terjemahan bhs indonesia. Satu ayat AlQURAN harus dipahami asal bahasa aslinya . Dmana bhs arab memiliki padanan kata yg banyak dan memiliki nilai sastra. Tanyakan kpada ahlinya apa yg dimaksud pd ayat2 tersebut. Jangan dgn rasa benci dan dilandasi akal yg pendek untuk membuat kesimpulan. Ilmu tuhan meliputi langit dan bumi. Dimanapun berasal dari hindu kah ato kristen kah ato islamkah , yg namanya kebenaran tetaplah sebuah kebenaran.ilmu alam bersifat umum dan berasal dari TUHAN.mari sama2 belajar mengamati alam ini untuk mengetahui seberapa hebatnya Pencipta kita. Salam damai 4 all

Poskan Komentar