TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Jawaban...thd Ahmad Zaky....

1.DAKWAAN BIBLE ASLI ATAU TIDAK.......
Dalam konteks ajaran Islam, Allah memberikan petunjuk (Hudan) kepada umat manusia melalui wahyu yang disampaikan-Nya kepada parana nabi dalam bahasa rasul beserta umatnya masing-masing. Sesuai dengan QS. Ibrahim 4, maka salah satu tanda keaslian suatu kitab suci adalah adanya bahasa asli Kitab tersebut sebagaimana ketika pertama kali diturunkan. Karena Bibel yang ditulis dalam bahasa asli sudah tidak ada, namun sudah bercampur dengan Sabda Rasul dan Keterangan Manusia Biasa maka berarti Bibel sudah tidak asli.
_____________________
JAWAB :
Al-Qur'an hanya mengenal Alkitab Asli, tidak mengenal Alkitab Palsu


Lebih dari itu, Muhammad pada zamannya telah menegaskan bahwa Taurat dan Injil yang benar sungguh exist disisi para pemiliknya secara fisik :


* Al-Baqarah 2:41, 89,101
[41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur'an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=41&t=ind
[89] Dan setelah datang kepada mereka Al Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=89&t=ind
[101] Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi Kitab (Taurat) melemparkan Kitab Allah ke belakang (punggung) nya seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah Kitab Allah).
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =101&t=ind


* Al-i-'Imran 3:93
[93] Semua makanan adalah halal bagi Bani Israel melainkan makanan yang diharamkan oleh Israel (Yakub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah: "(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar".
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=93&t=ind


* An-Nisaa4:136
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =136&t=ind


* Al-Maidah 5:43, 44, 47, 68
[43] Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman.
[44] Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=43&t=ind
[47] Dan h endaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=47&t=ind
[68] Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=68&t=ind


* Al-A'raf 7:157
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =157&t=ind



Dan bahwa kalimat-kalimat Allah itu tidak dapat dirobah oleh siapapun :

* Al-An'am 6:34
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=34&t=ind

* Al-Fat-h 48:23
Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunatullah itu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=23&t=ind


Dan yang paling tuntas adalah perintah Allah kepada Muhammad agar Taurat / Injil harus dijadikan semacam "konsultan kebenaran" bagi setiap keraguan dari Qur'an :

* Yunus 10:94
Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=94&t=ind


Sesungguhnya bilamana kita bersikap fair dan rela hati maka "pusat rujukan kebenaran" telah mem-vonis keaslian Alkitab tanpa bisa diperdebatkan lagi. Apalagi Qur'an sendiri tidak pernah menuduh dan memperingatkan umat Allah akan adanya Alkitab palsu yang menelan Alkitab Islami.

Pengadilan rakyat yang paling primitive sekalipun tahu bahwa seseorang tidak bisa menuduh adanya suatu pemalsuan bilamana orang tersebut tidak dapat menunjukkan beberapa dari 4 hal berikut, yaitu :


a. Sipelaku pemalsuan (Siapakah orang-orangnya? Sipenulis palsu dan otoritas manakah yang menghancurkan habis-habisan sejati? Tindak penghancuran itu mustahil bisa diam-diam di-siluman-kan, karena salinan kitab Injil/ fragmennya telah berskala begitu luas hingga 24ribu salinan!

b. Barang bukti aslinya (Seperti apa "Injil Sejati" yang dimaksudkan para penuduh? Seperti injil palsu Barnabas kah? Ataukah seperti Al-Qur'an? Bila seperti Al-Qur'an, tentu tidak cocok karena ajaran-ajaran Yesus berisi banyak narasi perumpamaan-perumpamaan yang indah dan orisinil yang tidak dimiliki oleh Al-Qur'an. Juga ajaran-ajaran Yesus yang khusus kepada orang-orang miskin, dan berisi begitu banyak pesan-pesan Kasih, bahkan merangkumkan Hukum Kasih yang paling menggetarkan hati, semuanya ini absent dalam Al-Qur'an.

c. Tempat terjadinya pemalsuan (Yang berarti juga harus bisa ditemukan tempat pemusnahan Injil-injil Asli – yang pasti tidak bisa disembunyikan).


d. Waktu terjadinya pemalsuan (Apakah sebelum turunnya Al-Qur'an ataukah sesudahnya? Bila sebelum Al-Qur'an, tentu Al-Qur'an tidak akan membenarkan Alkitab seperti telah dilakukannya. Bila pemalsuan dianggap terjadi sesudah turunnya Al-Qur'an, musium-musium dan perpustakaan dunia sudah terlanjur terisi duluan dengan "Alkitab yang dituduh palsu" (abad ke-4 ke bawah).


Dari dulu hingga kini, walau ke 4 unsur bukti tersebut tidak tercari satupun secara sains dan histories tetapi tuduhan-tuduhan primitive harus tetap dikenakan kepada Alkitab dan tidak bisa dibuang. Tidakkah itu lucu? TIDAK! Sebab bila itu dibuang maka seluruh ajaran mereka akan goyah, sejauh yang berbeda dengan Alkitab historis :


"In the Family of Abraham", Anne Cooper menggambarkan dilemma Islam sbb :

"Alasan utama para pengkritik dari kalangan Muslim men-cap bahwa Alkitab telah dikorupsikan teks-nya adalah kerana mereka betul-betul tidak mempunyai pilihan lain lagi. Karena Al-Qur'an disatu pihak membenarkan Alkitab, tetapi ternyata isi keduanya saling tidak cocok, sehingga tidaklah mungkin keduanya turun dari Allah yang sama. Dan karena Qur'an dianggap wahyu terakhir dari Allah, maka cara yang paling gampang untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini adalah meletakkan tuduhan bahwa isi Alkitab telah dikorupsikan oleh sipemalsu


Di dunia ini, Islam adalah satu-satunya agama yang menempatkan Kitab Suci mereka sebagai pengkoreksi terhadap Kitab Suci agama orang lain (Alkitab). Itu adalah dilemma sekaligus survival Al-Qur'an. Tetapi dengan posisi pengkoreksi yang berpotensi menyalah-nyalahi pihak lain ini, para Muslim yang cenderung merasa "agamanya dizalimi" itu seharusnya menyadari bahwa justru pada Kristiani-lah yang pertama-tama pantas merasakan hal tersebut.

Penyelewengan verbal atau tekstual?
Keasliannya musnah atau tetap exist?



Perhatikan bahwa semua penyelewengan/ penggelapan yang dikecam Muhammad umumnya bersifat penyelewengan verbal dan bukanlah merubah fisiknya teks Alkitab dengan maksud substitusi total penggantian. Kecaman yang menyangkut fisik teks palsu dari Alkitab hanya terdapat dalam satu ayat saja, yaitu dalam Qs 2:79, menyangkut orang-orang tertentu yang menulis Alkitab palsu dengan maksud untuk ditukar dengan harga rendah:

* Qs 2:79
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=79&t=ind


Jelas "menulis palsu" (untuk dijual dengan harga murahan, untuk memperoleh keuntungan) ini bukanlah melakukan substitusi dengan penghancuran & pelenyapan semua Alkitab asli, melainkan untuk turut menambahi (bukan mengganti) koleksi Kitab-Asli yang sudah ada dengan kitab-kitap apokrip yang dikarang sendiri.

Kitab Apokrip ini hadir, bahkan sampai sekarangpun, semisal "injil Nazarin, Kisah Petrus,dll. yang banyak mendongengkan mujizat-mujizat sihir. Dan, lihat betapa injil Barnabas pun sering dijago-jagokan oleh teman Muslim tertentu sebagai injil yang asli, tetapi mereka sendiri bahkan tidak memeriksanya, apalagi mengimaninya!.

a. Bahwa Taurat dan Injil itu ada dalam tangan bani Israil/ ada disisi mereka, exist secara fisik disisi para pemiliknya, tidak hilang seperti yang sering dituduhkan :


* Qs 2:41, 89, 91
[41] Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Qur'an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa
[89] Dan setelah datang kepada mereka Al Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.
[91] Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al Qur'an yang diturunkan Allah", mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al Qur'an yang diturunkan sesudahnya, sedang Al Qur'an itu adalah (Kitab) yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah: "Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika benar kamu orang-orang yang beriman?"

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=41&t=ind


* Qs 3:93
Semua makanan adalah halal bagi Bani Israel melainkan makanan yang diharamkan oleh Israel (Yakub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah: "(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar".

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=93&t=ind


Qs 5:43,44,47
[43] Dan bagaimanakah mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu (dari putusanmu)? Dan mereka sungguh-sungguh bukan orang yang beriman.
[44] Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
[47] Dan h endaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=43&t=ind

dll.


Bila kitabnya korup atau hilang habis, untuk apa Muhammad menyerukan agar Alkitab itu diimani? Muhammad memang perlu mengindikasikan adanya para penyeleweng atau penggelap ayat Alkitab, namun sekali-kali itu bukanlah pernghapusan/ pelenyapan eksistensi Alkitab yang otentik. Sebaliknya kita menyaksikan di seluruh Qur'an bahwa Muhammad pada zamannya, tidak pernah menegur, menecgah, atau melarang siapapun untuk membaca Alkitab yang ada ditangan orang-orang Yahudi di Mekah atau Medinah, apalagi yang ada di tanah Israel! Allh malahan mendesakkan bacaanNya :


* Qs 3:93
Semua makanan adalah halal bagi Bani Israel melainkan makanan yang diharamkan oleh Israel (Yakub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah: "maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar".

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=93&t=ind



b. Bahwa yang menyelewengkan Kitab Allah itu hanya segolongan orang-orang fasik, bukan seluruhnya. Qs 3:199 menegaskan bahwa sebagian para Ahli Kitab justru adalah orang-orang beriman yang tidak menukarkan atau menjual ayat-ayat Allah yang diturunkan kepada mereka. Mereka memperoleh pahala disisi Allah :


* Qs 3:199
Dan sesungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan-nya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =199&t=ind


Juga dikatakan : "Orang-orang yang telah Kami berikan Alkitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu neriman kepadanya" :


* Qs 2:121
Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barang siapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =121&t=ind



c. Dan sebagai puncak pengakuan atas kebenaran Alkitab bagi Muslim, maka Muhammad-pun perlu "berkonsultasi" kepada ahli-ahli Kitab ini tatkala ada keraguan terhadap pewahyuan :


* Qs 10:94
Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=94&t=ind


Ini adalah "pusat rujukan kebenaran" yang otomatis telah memvonis keaslian Alkitab tanpa usah diperdebatkan lagi. Sebab, bagaimanakah Muhammad dapat disuruh berkonsultasi kepada orang-orang yang Kitab-kitabnya palsu dan korup?
Dan yang diulang sekali lagi agar tidak terlupakan oleh para penafsir :


* Qs 16:43
Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui,

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=43&t=ind

DILEMMA MUSLIM :


Alkitab dipersalahkan sebagai Kitab yang palsu, bukan wahyu Allah, tidak asli lagi, dan banyak yang direkayasa dan diubah-ubah. Tetapi baiklah kita berterus-terang, bahwa jikalau tuduhan itu datangnya dari orang-orang non Muslim, kami masih bisa memahaminya. Namun bila mereka itu Muslim, maka sulit untuk kita mencari dasar tuduhannya. Mungkin orang semacam ini kurang emmahami ajaran Qur'an, atau terlanjur membutakan hatinya snediri. Sekali Muslim menuding keabsahan Alkitab, mereka langsung masuk kedalam dilemma yang tak terselesaikan.



Tanyakan kepada teman Muslim :
Kapankah waktu terjadi pemalsuannya?


Dan tidak ada satupun pakar Islam yang dapat menjawab pertanyaan yang amat perlu dan amat sederhana ini. Sebab jikalau dijawab "Sebelum Islam muncul", maka muncul pertanyaan : "Mengapa Qur'an justru bersaksi tentang kebenaran Alkitab dan memerintahkan orang-orang untuk mengimaninya?. Sebaliknya jika dijawab "Sesudah Islam muncul", maka sang pakar tersebut akan dipermalukan oleh fakta-fakta sejarah, karena naskah-naskah Alkitab/ Perjanjian Baru yang final sudah tersimpan rapi dalam gereja dan musium-musium dunia jauh sebelum datangnya Islam (antara lain : Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus, dan lain-lain, di abad ke-4). Dan isi naskah-naskah itu dalam teks bahasa aslinya tidak berubah atau terpalsu apapun dengan isi Alkitab yang ada sekarang ini!


* Dalam buku "In the Family of Abraham", Anne Cooper menggambarkan Dilemma Islam sbb :

"Alasan utama mengapa Muslim men-cap bahwa Alkitab telah dikorupsikan teks-nya adalah karena mereka betul-betul tidak mempunyai pilihan lain lagi. Karena Qur'an disatu pihak membenarkan Alkitab, tetapi belakangan baru diketahui (bukan pada masa-masa sahabat Nabi) bahwa isi keduanya saling tidak cocok, sehingga tidaklah mungkin keduanya turun dari Allah yang sama. Dan karena Qur'an dianggap wahyu yang terakhir dari Allah, maka cara yang paling gampang untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini adalah meletakkan tuduhan bahwa isi Alkitab telah dikorupsikan oleh si-pemalsu"


* Namun dilemma terbesar pada Qur'an adalah justru ketika Allah sendiri meletakkan Taurat & Injil itu sebagai kebenaran bagi Muhammad. Dengan demikian, sekali Alkitab dituduh palsu maka palsu pulalah Qur'an itu dengan sendirinya!

Sesungguhnya untuk teman Muslim yang menuduh secara sembrono, "Alkitabmu Palsu", Anda dapat bertanya dengan amat santai, siapa pemalsu, siapa penyaksi, apa yang dipalsu, seperti apa yang tidak palsu, kemanakah yang tidak palsu, dst... dst… dan tidak satupun dapat mereka jawab dengan nyata. Karena semuanya hanya argumen siluman yang tidak berujud! Namun biarkanlah ia menjawab luhur pertanyaan dasar, bagaimanakah si-pemalsu itu dapat memalsu/ menggantikan Kalimat/ Firman dari Penciptanya :


• Akankah Allah yang Mahakuasa membiarkan orang-orang kafir yang bejat dan najis untuk meng-otak-atik KitabNya serta mengubah kalimat/firmanNya yang kudus itu?
• Akankah Akkah membiarkan seluruh FirmanNya dalam Taurat, Zabur, Injil dan Kitab Nabi-nabi, terhilang semuanya dan tidak tercari di dunia, namun masih terjaga kekal dan mulia disisi Allah di Surga?
• Dan dapatkah manusia menghilangkan Kalimat/ Firman Allah, sedangkan setan dan iblis-pun tak mampu melakukannya?


Sungguh, Alkitab sejati tidak akan pernah gagal oleh ulah manusia, karena ia adalah pernyataan dan Sabda Allah yang kekal. Berapa banyak Alkitab telah dirusak, dinyatakan ilegal, dibakar orang dan penguasa negara. Berapa banyak penyebar-penyebarnya telah dianiaya, dibunuh atau dibungkam di penjara. Tetapi Firman Allah yang kekal tidak bisa terbungkam, atau dihilangkan seperti tuduhan sejumlah orang.

Ringkas dan sederhana saja, bilamana Firman Allah bisa hilang, maka kita bisa mencurigai bahwa itu bukanlah Firman Allah yang baka, melainkan "kalimat manusia" yang fana belaka.
____________
C. Keterangan manusia biasa, seperti dalam Kitab kejadian 3:8-10 yang
melecehkan Allah: “Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk. Bersembunyilah manusia dan istrinya itu terhadap TUHAN Allah diantara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Dimanakah Engkau?”.
_____________
JAWAB
Inilah doktrin islam yang sangat-sangat ngawur...baca Kejadian 1:26-27 =>Manusia diciptakan menurut secitra/serupa Allah sendiri...berarti Allah serupa dengan manusia tetapi tidak terbatas dimensi.....jadi jika Allah memiliki kaki untuk melangkah wajar dong...krn Allah serupa dengan manusia.....bahkan Kejadian 3:22=>Allah hampir sama seperti manusia.....jadi HAL ITU BUKAN KETERANGAN MANUSIA.....TETAPI MURNI FIRMAN DARI TUHAN......
____________
APAKAH ISA PUTRA TUNGGAL ALLAH???YA...APA BUKTINYA...

Yoh. 1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah,....

Yoh. 3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

1Yoh. 4:9Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.

Ada pengakuan dari Allah sendiri...

Mat. 3:17lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Luk. 9:35Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.

Memang dalam Alkitab juga dituliskan...

Kel 4:22 ...Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;

Banyak ayat juga yang menyatakan Efraim anak-Nya...dst....

Tetapi apakah Israel dan Efraim berani berkata Allah adalah Bapa.....Barangsiapa menyatakan Allah adalah Bapa maka Ia menyatakan diriNya adalah Allah...

Yoh 5:18 ...karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.....(maka dari itu tidak ada seorangpun dari Israel dan Efraim yang berani berkata Allah adalah Bapa)

Pribadi pertama yang menyatakan Allah dengan sebutan Bapa adalah Yesus...berarti Yesus benar-benar ANAK TUNGGAL ALLAH....bukan Tuhan beranak....tetapi menyatakan KESEJAJARAN/KESETARAAN YESUS dengan ALLAH sendiri.....Hos 1:10 Tetapi kelak, jumlah orang Israel akan seperti pasir laut, yang tidak dapat ditakar dan tidak dapat dihitung. Dan di tempat di mana dikatakan kepada mereka: "Kamu ini bukanlah umat-Ku," akan dikatakan kepada mereka: "Anak-anak Allah yang hidup."=>KELAK ....DIKATAKAN KAMU INI BUKANLAH UMAT-KU...TETAPI DIKATAKAN KEPADA MEREKA ANAK-ANAK ALLAH YANG HIDUP...ARTINYA JABATAN ANAK-ANAK ALLAH BARU DISANDANG OLEH MANUSIA SETELAH YESUS DATANG......SUPAYA IA MENJADI YANG SULUNG DIANTARA BANYAK SAUDARA....Rm. 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

Anonim mengatakan...

anda bohong melkisedek datang sblm isa lahir dan dia dikatakan anak Allah tidak ada permulaan dan tdk ada akhir. nah lho hebat mana melkisedek dibanding yesus?anda pasti bilang yesus tho?ha ha ha hihihi huhuhu hehehehhahahahahahah cilukba.

Anonim mengatakan...

ajaran yg hanya bisa dicerna oleh orang yg rada gemblung krn gak jelas meng ada2 babaliyut.gitu teh te nyaho

Poskan Komentar