TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Menjamu dakwaan Luk 7:37-38 adalah resepsi perkawinan...

Dakwaan Luk 7:37-38 adalah resepsi perkawinan TUHAN YESUS....(menurut Profesor Thiering)...

________
Jawab : Meski Lukas menempatkan kisah pengurapan ini terjadi di daerah Galilea. Namun, tidak ada dokumen Injil Kanonikyang mengatakan bahwa perempuan itu adalah Maria Magdalena. Siapa perempuan yang disini tidak disebutkan siapa namanya. Ada beberapa penafsir yang mengatakan bahwa dia adalah Maria Magdalena, tetapi saya tidak menemukan dasar yang cukup kuat atas pendapat tersebut. Maria Magdalena digambarkan (Lukas 8:2 dan Markus 16:9) sebagai salah seorang yang dibebaskan Kristus dari tujuh roh Jahat. Namun, ciri2 yang disebutkan di dalam kisah ini tidak ada rujukan sama sekali kepada Maria Magdalena. Oleh sebab itu perempuan ini bukan Maria Magdalena.

Dan, sangat premature sekali jikalau menganggap peristiwa pengurapan kepada Yesus adalah sebuah peristiwa pernikahan Yahudi. Jikalau ayat2 dalam perikop Lukas 7:36-50 tersebut dengan lengkap dibaca, tentu saja tidak ada sama sekali hal-hal yang menyiratkan sebuah upacara/ ritual pernikahan.

Ada banyak hal-hal yang tidak mendukung tafsir Lukas 7:36-50 adalah sebuah ritual pernikahan:

    1. Yesus menerima undangan dari orang Farisi yang bernama Simon, itu jelas sebagai hal yang insidentil. Sedangkan sebuah ritual pernikahan tentu saja mengalami persiapan-persiapan.

    2. Simon, sebagai si empunya rumah tidak bersetuju dengan kedatangan perempuan itu. Jikalau itu sebuah ritual pernikahan, tentu saja mempelai perempuan merupakan orang penting di tempat itu.

    3. Jikalau itu merupakan ritual pernikahan, si mempelai laki-laki tidak akan menyuruh si mempelai perempuan pulang sendirian dan pergi meninggalkan si mempelai laki-laki yang masih ada di rumah Simon.


Lukas menulis dengan jelas sehingga apapun-bagaimanapun tidak dapat diplintir sebagai sebuah ritual pernikahan:

* Lukas 7:50
LAI TB, Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"
KJV, And he said to the woman, Thy faith hath saved thee; go in peace.
TR, ειπεν δε προς την γυναικα η πιστις σου σεσωκεν σε πορευου εις ειρηνην
Translit interlinear, eipen {Ia berkata} de {lalu} pros {kepada} tên gunaika {perempuan itu} hê pistis {iman} sou {-mu} sesôken {telah menyelamatkan} se {engkau} poreuou {pergilah} eis {di dalam} eirênên {damai sejahtera}

Yesus menyuruh perempuan itu pergi/ pulang sambil mengatakan "Imanmu telah menyelamatkan engkau, PERGILAH dengan selamat" (Yunani: eirene) yang merangkum segenap selamat dan sejahtera. Perkataan itu dapat juga diterjemahkan sebagai berikut: PERGILAH dengan selamat sejahtera, artinya mulai sekarang engkau akan hidup dalam keadaan selamat dan sejahtera.
Dari perkataan tersebut: BUKANLAH SUATU KELAZIMAN di hari pernikahannya seorang mempelai laki-laki MENYURUH MEMPELAI PEREMPUAN PERGI.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar