TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Apakah Yes 53:7 kontradiksi dengan Yoh 18:23;Yoh 18:36;Mat 27:46?

Apakah Yes 53:7 kontradiksi dengan Yoh 18:23;Yoh 18:36;Mat 27:46?
Apakah TUHAN Yesus menolak CAWAN atau tidak?
---------------
JAWAB :
Apakah Yes 53:7 kontradiksi dengan Yoh 18:23;Yoh 18:36;Mat 27:46?TIDAK,analisis sbb :
Yesaya 53:7
LAI TB, Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

Yesaya 53:7, "Tidak membuka mulutNya", artinya tidak membela diriNya sendiri dihadapan Kayafas, Herodes dan Pilatus untuk MENGHINDARI HUKUMAN SALIB (Matius 26:57-68; 27:11-26; Markus 14:53-65; 15:1-15; Lukas 22:61-71; 23:1-6; 23:8-32; Yohanes 18:12-27; 18:18-38 ).

"Tidak membela diriNya sendiri" berkaitan dengan apa yang harus dilakukan Yesus Kristus sesuai apa yang dikatakan/ dinubuatkan oleh Yohanes Pembabtis sbb :


> Yohanes 1:29
LAI TB, Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang MENGHAPUS DOSA DUNIA."

Yesus merupakan anak domba yang disediakan Allah untuk dikorbankan sebagai pengganti orang berdosa. Melalui kematian-Nya, Yesus memungkinkan penghapusan kesalahan dan kuasa dosa dan membuka jalan kepada Allah bagi seluruh dunia. Gelar 'Anak Domba Allah' adalah gelar Yesus yang paling khas dan istimewa, dalam Kitab Wahyu muncul sebanyak 28 kali. Alkitab Perjanjian Baru mencatat bahwa Yesus menjalani kematian salib dan sengsara yang dinubuatkan dalam kitab Yesaya, selengkapnya sbb :


* Yesaya 52:13-15; 53:1-12 Hamba TUHAN yang menderita (The Sin-Bearing Servant) :
52:13 Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
52:14 Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia -- begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi --
52:15 demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami.
53:1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
53:2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya.
53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan.
53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
53:7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
53:8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
53:9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.
53:10 Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
53:12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.


Yesus Kristus memang 'berbicara' seperti yang tercatat dalam Yohanes 18: 23,36; Matius 27:46, namun apa yang dibicarakan ini bukan untuk menghindari salib, dan ini berbeda konteks dengan apa yang dinubuatkan dalam Yesaya 53:7.
Ada yang menarik juga untuk dikaji, yaitu Yesaya 53:12 menulis "Ia...berdoa untuk pemberontak-pemberontak", bandingkan dengan ayat ini :


* Lukas 23:34
LAI TB, Yesus berkata: 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.' Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.
KJV, Then said Jesus, Father, forgive them; for they know not what they do. And they parted his raiment, and cast lots.
TR, ο δε ιησους ελεγεν πατερ αφες αυτοις ου γαρ οιδασιν τι ποιουσιν διαμεριζομενοι δε τα ιματια αυτου εβαλον κληρον
Translit Interlinear, ho de {dan} iêsous {Yesus} elegen {Dia berkata} pater {wahai Bapa} aphes {ampunilah Engkau} autois {kepada mereka} ou {tidak} gar {karena} oidasin {mereka sudah mengetahui} ti {apa} poiousin {mereka berbuat} diamerizomenoi {membagi-bagi} de {dan} ta himatia {jubah} autou {-Nya} ebalon {mereka melempar} klêron {undi}


Ayat diatas jelas menulis Yesus 'mengucapkan doa pengampunan' seperti apa yang ditulis dalam Yesaya 53:12. Maka 'Tidak membuka mulut' itu, tidak bermakna harfiah 'tidak bicara sama sekali'. Makna "Tidak membuka mulutNya", adalah tidak membela diriNya sendiri dihadapan Kayafas, Herodes dan Pilatus untuk MENGHINDARI HUKUMAN SALIB. Yesus dengan rela menjalani sesuai apa yang dinubuatkan yaitu "Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia".


DALAM YOH 10:17,18 =>IA TAHU BAHWA KEHENDAK BAPA-NYA ADALAH IA MENGORBANKAN NYAWA-NYA.....

BAHKWAN DALAM YOH 18:4 =>IA TAHU PERSIS APA YANG AKAN MENIMPA DIRI-NYA KARENA SISI ILAHI DALAM DIRI-NYA.....

Apakah TUHAN Yesus menolak CAWAN atau tidak?

Definisi doa adalah adalah sebagai berikut : Hubungan persekutuan dengan Allah, atau lebih tepatnya Doa adalah komunikasi pribadi dengan Allah. Yesus memberikan teladan bagi murid-muridNya, bahwa Yesus suka berdoa, baik dalam keadaan aman maupun dalam menghadapi bahaya.

Sikap doa yang dilakukan Yesus ini dapat kita lihat sebagai pengajaran dan contoh yang konkrit agar kita selalu berdoa dan mengikuti kehendak Allah Yang Mahakuasa. Bagi Yesus, tujuan tujuan perjalanan-nya (Yunaninya exodos; Lukas 9:31) dicapai dengan cara mengajar, menyembuhkan orang-orang yang menderita, menjauhkan mereka dari kuasa yang jahat, mengajarkan kepada orang banyak siapa Yang Mahakuasa.

Pertanyaannya; Yesus itu sendiri adalah Allah kok pakai berdoa segala?

Perlu kita pahami bahwa :

Banyak ayat-ayat yang menyatakan Yesus Kristus adalah manusia, tetapi banyak juga ayat-ayat yang menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Allah.
Ayat-ayat yang menyatakan kemanusiaan Yesus tidak boleh digunakan untuk menyerang keberadaan Yesus sebagai Tuhan.
Demikian pula sebaliknya, ayat-ayat yang menyatakan Ke-Allahan Yesus tidak boleh digunakan untuk menyerang keberadaan Yesus sebagai Manusia.


Doa Yesus di Getsemani juga sebagai persiapan Yesus untuk menghadapi siksa salib.
Perlu dipahami perendahan diri Yesus ('kenosis'). Artinya, dalam keadaanNya sebagai manusia, ada hal-hal yang bersifat kemanusiawian yang harus dipikul oleh Yesus. Dalam hal ini, Ia telah membuat diriNya menjadi lebih rendah dari BapaNya, dalam tubuh manusia, Yesus memiliki keterbatasan untuk sementara waktu.


* Ibrani 2:9
Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

FILIPI 2:6-8 =>IA MENGOSONGKAN DIRI-NYA.....MEMBUNGKUK/MERENDAHKAN DIRI-NYA(HOSEA 11:4)....

Matius 26:39
LAI TB, Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Matius 26:39 dan Yohanes 18:11 tidak 'bertolak belakang' (kontradiksi). Yesus Kristus selalu sadar dengan misiNya bahwa Dia adalah Mesias yang menjadi "Anak Domba" tebusan bagi dosa-dosa manusia. Dan tidaklah pada tempatnya jika kita menganggap demikian. Silahkan kaji kembali bahwa Yohanes 18:11 itu jelas menunjuk kepada peristiwa yang terjadi setelah Yesus berdoa di taman Getsemani (ayat ini paralel dengan Matius 26:51 dab), yang artinya Yesus pada peristiwa yang tertulis di Yohanes 18:11 dengan sepenuhnya telah menerima "cawan" yang menjadi pergumulan doaNya dalam Matius 26:39.

Matius 26:39 tidak menulis "penolakan akan cawan". Perhatikan frasa "tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki", yang justru menunjukkan tunduknya Sang Anak kepada kehendak Bapa. Dalam keadaan "kenosis" sebagai manusia, Yesus Kristus menunjukkan ketaatan yang absolut terhadap Bapa-Nya.

Lebih Lanjut penjelasan Matius 26:39 yang tidak dapat diartikan sebagai 'penolakan atas cawan itu'. Kita cek frasa-frasanya sbb :


"Jikalau sekiranya mungkin, artinya dimungkinkan secara moral, sesuai dengan kehendak Bapa. Biarlah cawan ini lalu daripada-Ku. Kunci untuk memahami penderitaan Yesus terletak pada pengenalan akan apa yang dimaksudkan-Nya dengan cawan itu. Walaupun setiap manusia yang normal akan ngeri menghadapi kengerian penyaliban, para martir sering kali menghadapi kematian yang mengerikan tanpa menderita kesusahan yang sedemikian hebat (bandingkan Luk. 22:44). Kita juga tidak dapat menganut pandangan bahwa Kristus takut terhadap kematian sebelum waktunya di tangan Iblis, sebab cawan itu datang dari Bapa dan bukan dari Iblis (lihat Yohanes 18:11).
Selanjutnya, nyawa Kristus hanya bisa diberikan secara sukarela (Yohanes 10: 17, 18 ).


"Cawan" di dalam Alkitab merupakan kiasan dari berkat Allah (bandingkan Mazmur 23:5) atau dari murka Allah (bandingkan Mazmur 75:9) yang olehnya penderitaan akan ditimpakan kepada manusia. Dengan demikian, penjelasan yang paling memuaskan mengenai cawan adalah mengaitkannya dengan murka Allah yang akan ditimpahkan kepada Kristus pada saat Dia menjadi Penanggung Dosa Manusia. Murka Allah akan dosa tidak akan reda sebelum ada Sang Pendamaian yang menjadi kurban pengampunan dosa (lihat Artikel PROPISIASI ) Karena Dosa itu ibarat hutang yang harus dibayar, dosa seluruh manusia ditanggungkan kepada Anak Domba kudus (lihat Artikel PENEBUSAN )
Dan Dalam pengetian inilah cawan itu ditimpakan kepada Yesus Kristus yang pada saat itu akan segera menghadapi siksa salib dan mati sebagai Anak Domba tebusan. Pengalaman ketika Allah untuk sesaat terpisah Dari Sang Anak ini menimbulkan teriakan mengenaskan pada Matius 27:46. Apabila dosa seseorang dapat menyebabkan dukacita yang pahit ketika merasakan dirinya terasing dari Allah, maka betapa tak terbandingkan lagi kesedihan mendalam yang diderita oleh Kristus yang mengerti arti menanggung kesalahan umat manusia.


"Janganlah seperti yang Ku-kehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki". Sejak awal hingga akhir, doa Yesus secara sempuma menyerah kepada Bapa. Dan doa itu dijawab. bukan dengan dengan menyingkirkan cawan itu, tetapi dengan kekuatan untuk meminumnya (Lukas 22:43). dan terutama melalui kebangkitan "dari maut" (Ibrani 5:7). Maka dalam SECARA TEGAS TUHAN YESUS BERKATA =>Yohanes 18:11....bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?" kita bisa baca dengan jelas bahwa Yesus dengan kerelaan sepenuhnya "meminum cawan" murka Allah itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar