TRANSFORMASI INDONESIA. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Surat AL-Maidah 68 yang diintervensi....


Ayat yang Dipalsukan dalam Al-Quran


——-POSTINGAN EDISI KHUSUS untuk QS 5:68 !!!——-

QS 5:68…. Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran TAURAT, INJIL, dan “al quran” yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.” Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu
- AYAT PALSU !!! —————————
Setelah membaca perikop Quran dalam bahasa arab, ternyata ada AYAT PALSU yang disisipkan oleh terjemahan Quran Diraja Malaysia dan Depag RI yang mana tiada tercantum dalam naskah asli Quran berbahasa Arab !!!!

Sebagai contoh Quran versi DEPAG RI: QS 5:68. Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.” Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.

Kata yang saya bold-kan (“dan Al Quran”) ini tiada tertulis dalam mushaf Quran berbahasa Arab, yang lebih lucu lagi terjemahan Quran Malaysia, apakah kedua nagara yg beragama Islam ini tahu tulisan Arab???
Sebagai contoh Quran versi Malaysia: Katakanlah: “Wahai Ahli Kitab! Kamu tidak dikira mempunyai sesuatu agama sehingga kamu tegakkan ajaran Kitab-kitab Taurat dan Injil (yang membawa kamu percaya kepada Nabi Muhammad) dan apa yang diturunkan kepada kamu dari Tuhan kamu (yaitu Al-Quran)”.
Saya tuliskan dalam bacaan Arabnya: QS 5:68 Qul ya ahla alkitabi lastum AAala shayin hatta tuqeemoo alttawrata waalinjeela wama onzila ilaykum min rabbikum………
Terjemahan Bebas-nya: “Katakanlah wahai Ahli Kitab, sesungguhnya engkau (Ahli Kitab) tidak dipandang sedikitpun beragama hingga menegakkan ajaran yang tertulis dalam TAURAT dan Injil yang telah diturunkan kepadamu (Ahli Kitab) dari Tuhanmu.
Ayat ini bercerita tentang Ahli Kitab yang kepada mereka (Yahudi dan Kristen) Tuhan telah memberikan kitab, yakni Taurat dan Injil. Namun mengapa justru yang tertulis dalam Terjemahan Quran Malaysia dan Depag RI menyisipkan kata “dan Al Quran”????
Yang menjadi persoalan disana adalah bahwa dalam Quran berbahasa Arab ada tertulis kata:
1.   ilaykum, yang berarti: “bagimu”, kata “bagimu” itu merujuk kepada Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) dan bukan Muhammad (Quran).
2.   alttawrata wa alinjeela yang berarti, “Taurat dan Injil” ini merujuk kepada kitab yang ada pada Ahli Kitab (Taurat dan Injil). Kenapa disisipkan ayat palsu (frase kata) “dan Quran” padahal jelas sekali dalam Quran berbahasa Arab tidak ada tertulis kata “dan Quran” قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَسْتُمْ عَلَى شَيْءٍ حَتَّىَ تُقِيمُواْ التَّوْرَاةَ وَالإِنجِيلَ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيراً مِّنْهُم مَّا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ طُغْيَاناً وَكُفْراً فَلاَ تَأْسَ عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Memang dalam teks aslinya tidak ada kata “Al Qur’an”…, yang ada; Taurat, wa (dan) Injil
***BONUS TAMBAHAN TERJEMAHAN BAHASA MINANG***
Katokanlah : “Oi ahli kitab.. kalian ndak ka dipandang baagamo saketek alah juo sabalun kalian mangarajokan ajaran Taurat jo Injil nan diturunkan ka kalian dari Tuhan kalian. Sabananyo apo nan diturunkan kapado engkau (Muhammad) dari Tuhan hanyo manambah durhako jo Kapia kabanyakan dari urang-urang tu, Jan sadiah samo urang urang Kapia tu”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

7 komentar:

Dicko Aarayan mengatakan...

dasar admin kristen bodoh dan tolol,, mau lo buat apa juga tentang mengada2kan kebohongan alquran , alquran tdk akan pernh berubah walau satu ayatpun!!! dan ini jelas yg Maha Perkasa lagi Maha Penguasa ALLAH SWT yg menjaminnya
إنا نحن نزلنا الذكر و إنا له لحافظون
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya”
trus saja kau berbohong seperti yg diajarkan tuhanmu si paulus dgn memfitnah alquran, dan alquran secuilpun tdk akan pernh ternodai oleh orang2 bodoh dn tolol seperti kau

Dicko Aarayan mengatakan...

dasar admin kristen bodoh dan tolol,, mau lo buat apa juga tentang mengada2kan kebohongan alquran , alquran tdk akan pernh berubah walau satu ayatpun!!! dan ini jelas yg Maha Perkasa lagi Maha Penguasa ALLAH SWT yg menjaminnya
إنا نحن نزلنا الذكر و إنا له لحافظون
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya”
trus saja kau berbohong seperti yg diajarkan tuhanmu si paulus dgn memfitnah alquran, dan alquran secuilpun tdk akan pernh ternodai oleh orang2 bodoh dn tolol seperti kau

Wong mengatakan...

Memang dasar kristen keahliannya cuma paste copy, kelihatan sekali upaya penyesatannya dengan sengaja menghilangkan tanda kurung di al Quran,

Yang benar adalah "Katakanlah hai ahli kitab. Kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran Taurat, Injil dan (al Quran) yang diturunkan kepadamu"

Atau "qul yaa ahlal kitaabi lastum 'alaa syaiin hatta yuqiimuttauroota wal injiila wamaa unzila ilaikum min robbikum"

Yang artinya wahai ahli kitab kalian tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kalian.menegakkan ajaran Taurat dan injil dan apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian .

Allah menurunkan kepada manusia melalui Muhammad (termasuk terutama ditujukan kpd ahli kitab ) Taurat dan Injil dan tentu saja al Quran yang disebut sebagai "dan apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian".

Apalagi kalau bukan merefer kpd al Quran ??? Kan yang diajak bicara adalah.ahli kitab jamannya nabi Muhammad bukan jamannya nabi Musa atau Yesus.

Yang pasti yang diturunin pada ahli kitab bukan sembako atau celananya wk.wk wk

Makanya jangan suka paste copy apalagi sengaja diilusikan dengan cara yang salah lalu nyebar2in fitnah dgn cara yang nggak berilmu sama sekali.

Raden Maja mengatakan...

@wong

justru itu masalahnya om.

di quran bahasa arab asli engga ada frase kata "Al Quran" koq diterjemahan DEPAG muncul kata "Al Quran"..?

orang islam memang aneh, ditunjukkan kesalahan quran malah keukeuh pada kesalahan itu dan mengklaim kesalahan tsb sebagai kebenaran.. pusing pala berbi

Jeremy Jusen mengatakan...

Terjemahan asli dikatakan tidak ada tulisan Al-quran, tapi kenapa Ditulis (Al-quran) di terjemahan indo? Think!

Anonim mengatakan...

jeremy yg pintar, kita beranalogi ya

kasus 1:

ada 3 orang
1. Jeremy
2. Jusen
3. Jesus

Jeremy diberi apel
Jusen diberi pisang
Jesus diberi jeruk

lalu kita disarankan memakan ketiganya, maka ada 2 pilihan kalimat

a. Makanlah Apel, Pisang, dan JERUK yang diberikan kepada Jesus

kalimat diatas akan bermakna bahwa Jesus diberikan 3 macam buah, krn nama Jeremy dan Jusen tidak disebutkan. Nah kalimat model begitu akan ambigu tdk menjelaskan fakta sebenarnya krn tdk menyertakan 2 pihak lainnya.

atau memilih kalimat kedua

b. Makanlah Apel, Pisang, dan apa yang diberikan kepada Jesus

pertanyaannya sederhana : apa sih yg diberikan kepada Jesus?

YAP BENAR! yg diberikan kepada Jesus adalah Jeruk!

Kalimat kedua adalah yg PALING sempurna dan sederhana untuk digunakan apabila kalimat tdk menyertakan 2 pihak lainnya...

akan repot jadinya kalau kalimatnya menjadi :

c makanlah apa yg diberikan kepada Jeremy, apa yg diberikan kepada Jusen, dan apa yg dibrrikan kepada Jesus

nah beribet dan muter2 kan?

kenapa sih cuma nama Muhammad sj yg disebutkan diatas? sementara nama lainnya (si penerima Taurat dan Injil tdk disebutkan?)

ya karena Quran ada di jaman Nabi Muhammad SAW

kenapa lagi bahasa Quran spt itu? ya karena Quran adalah agama bagi org yg berakal

makanya BERPIKIRLAH dulu sebelum menyatakan ini itu

Islam punya semua jawaban atas tudingan yg dialamatkan oleh misionaris kristen

masih ingat bagaimana Jimmy Swaggart ditelanjangi oleh Ahmed Deedat?

Salam

Putri Kristiani mengatakan...

@anonim: yang dipermasalahkan disini adalah tanda kurung nya. Analog yg anda berikan tidak dengan tanda kurung , sedangkan tanda kurung tsb dari Depag. Analog anda di atas menjelaskan seakan-akan tiap orang MENERIMA buah itu, tidak dengan penambahan tanda kurung.

Poskan Komentar